Banyak dari kita berusaha untuk menjadi pacar yang baik, teman yang baik, keluarga yang baik, namun lupa bahwa kita juga harus menjadi anak yang baik.
Seiring berjalannya waktu yang membuat kita berjalan jauh, mengenal banyak orang dan hal baru, mendapatkan tanggung jawab besar, dan akhirnya membuat kita kehilangan waktu bahkan rasa bertanggung jawab kepada orangtua.
Mereka seolah menjadi bagian yang terlupakan. Padahal karenanya lah kita bisa mendapatkan kesempatan dan kehidupan yang sekarang ini kita jalani. Berkat tirakat mereka, doa-doa mereka, dan cara mereka mendidik kita. Sadar tidak?
Nah, berikut ini beberapa cara menjadi anak yang baik dan semoga bisa menjadi pengingat bagi kita untuk selalu berbakti kepada orang tua.
1. Selalu menyempatkan waktu untuk bertemu
Ketika mungkin kamu bekerja merantau, menempuh pendidikan di kota orang, usahakan untuk menemui orang tua dengan rutin. Meskipun sebulan sekali atau dua kali, namun berusahalah untuk mengobati kerinduan mereka.
Kamu harus melihat bagaimana keadaan orang tuamu. Apakah mereka hidup dengan cukup? Apakah mereka dalam kondisi yang sehat? Apakah mereka baik-baik saja? Kamu harus selalu memiliki perhatian yang lebih kepada orang tua.
2. Berusaha agar mampu membantu
Membantu orang tua bisa dilakukan dengan berbagai macam hal. Kalau kamu dalam kondisi keuangan yang baik, bantu mereka secara finansial. Mereka tentunya tidak mengharapkan itu, namun itu lah kewajiban mu. Kalau mereka tidak mau menerima dalam bentuk uang, maka kamu bisa membelikannya sembako atau kebutuhan dapur selama satu bulan. Dan lakukan itu setiap bulan.
Kalau kamu hanya bisa membantu melalui tenaga, kunjungilah orang tua ketika mereka membutuhkan bantuan. Misalnya, membantu orang tua panen padi di sawah, mengurus ternak, bertani, berdagang, dan lain sebagainya. Tidak mengapa kalau kamu hanya bisa membantu dengan tenaga. Asalkan ikhlas, orang tua akan sangat bersyukur karena memiliki anak yang kuat dan berinisiatif.
Satu hal yang tidak boleh dilupakan, iringi semua itu dengan doa. Doakan orang tua agar diberikan umur yang panjang, kesehatan, dan banyak hal baik lain. Doakan mereka karena mereka juga tidak pernah terlewat untuk mendoakan mu.
3. Melibatkan orang tua dalam banyak hal
Jadilah seorang anak yang menurut pada perintah dan nasihat orang tua. Meskipun kamu memiliki pendapat sendiri, kemauan sendiri, namun kamu harus melibatkan orang tua dalam mengambil banyak keputusan. Terutama adalah keputusan yang besar.
Banyak orang yang menyesali keputusannya sendiri, banyak orang ingin mengubah masa lalu dengan menuruti perkataan orang tua. Betapa mustajabnya perkataan orang tua seolah sudah mengetahui yang kita hadapi adalah hal seperti apa.
Mereka seolah bisa menerka dan memberikan kita saran terbaik. Sayangnya, dalam posisi itu, biasanya kita sedang fokus pada diri dan ego diri sendiri.
4. Sering meminta maaf kepada orang tua
Jangan ragu untuk meminta maaf kepada orang tua. Entah apa kesalahan kita, terlalu banyak disebutkan. Meminta maaflah kepada orang tua dengan tulus, dan berusaha untuk membenahi diri menjadi anak yang lebih baik.
Banyak dari kita yang merasa malu untuk meminta maaf kepada orang tua sendiri. Padahal hal tersebut adalah hal baik yang harus terus dilakukan.
Jangan sampai kita hidup dipenuhi dengan perasaan bersalah, jangan sampai kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pintu maaf dari orang tua.
5. Menjaga nama baik orang tua
Ketika kamu mendapatkan hal baik, namamu saja yang mungkin akan harum. Namun ketika kamu melakukan hal buruk, seluruh dunia akan membawa orang tuamu. Itulah mengapa, sangat penting bagi kita untuk menjaga nama baik orang tua.
Bahkan setelah orang tua tidak ada, kita tidak boleh berhenti untuk menjaga nama baiknya. Kalau bisa, ajarkan kepada anak-anak kita pula untuk menjaga nama baik kakek dan neneknya.
Itu dia 5 cara menjadi anak dewasa yang baik. Semoga kita selalu diberi kemudahan dalam berbagai hal agar bisa membahagiakan orang tua di masa tuanya.
Tag
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Bocoran Infinix Hot 70 Pro 5G: Bawa Baterai 6.000 mAh dan Dimensity 7100
-
3 Moisturizer Anti-Aging Lokal Under 50 Ribu: Bantu Samarkan Tanda Penuaan!
-
Nobar Piala Dunia 2026 di Rumah? Ini 5 Proyektor Mini Canggih di Bawah Rp1 Juta!
Terkini
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Red Velvet Dikabarkan Comeback Agustus 2026, Reuni Perdana Usai 2 Tahun
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026