Adab atau etika merupakan salah satu hal mendasar yang harus dimiliki oleh setiap orang, dalam lingkup kehidupan bersosial. Dalam lingkungan kampus, penting bagi seorang mahasiswa untuk menjaga adab dan etika baik kepada dosen, kakak tingkat, maupun junior.
Satu hal yang tidak bisa dihindari dan pasti akan dihadapi oleh setiap mahasiswa adalah menghubungi dosen. Meskipun hanya berinteraksi melalui pesan atau telepon, adab dan etika tetap haru dijaga. Berikut ini adalah beberapa ada atsu etika yang harus diperhatikan ketika menghubungi dosen, yuk disimak!
1. Ucapkan salam pembuka
Salah pembuka merupakan satu hal yang penting pada saat menghubungi dosen. Ucapkan salam baik formal seperti selamat pagi atau selamat siang, maupun salam keagamaan seperti Assalamualaikum.
Jangan langsung asal menghubungi tanpa memberi salam terlebih dahulu karena kamu akan dianggap tidak sopan dan tidak menghargai dosen.
2. Sebutkan identitas diri
Jumlah mahasiswa yang diajar oleh seorang dosen bisa mencapai ratusan, sehingga tidak mungkin dosen dapat mengingat semua nama mahasiswa yang beliau ajar. Sedekat apapun hubungan kamu dengan dosen, tetap penting untuk memperkenalkan diri setiap kali menghubungi dosen.
Sebutkan nama lengkapmu, jika perlu dengan nama panggilan, sebutkan jurusan atau prodimu, serta tahun angkatanmu. Dengan demikian, dosenmu tahu sedang berhubungan dengan siapa dan berasal dari prodi mana.
3. Sampaikan tujuan dengan jelas
Bagian ini adalah salah satu bagian inti yang menjadi tujuan kamu menghubungi dosen. Jadi, kamu harus bisa menyampaikan tujuanmu dengan jelas, bahasa yang mudah dipahami, serta sopan.
Jangan membuat kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele, karena dosen pasti memiliki banyak pekerjaan lainnya. Gunakan kalimat to the point seusai dengan tujuanmu.
4. Tanyakan kesediaan beliau dengan sopan
Ketika kamu perlu bertemu dengan dosen untuk membicarakan maksud tujuanmu menghubungi beliau, kamu harus menanyakannya dengan sopan.
Tanyakan kapan beliau ada waktu luang dan dapat bertemu denganmu, jangan menentukan waktu sendiri karena akan dianggap tidak sopan dan tidak menghargai waktu dosen. Jangan lupa untuk meminta maaf di awal kalimat karena harus mengganggu dan meminta waktu beliau.
5. Akhiri dengan salam dan terima kasih
Setelah tujuan dan keinginan kita menghubungi beliau sudah tersampaikan, akhiri dengan mengucapkan terima kasih dan salam penutup. Jangan pernah lupakan ucapan terima kasih sebagai bentuk penghormatan kita atas kesediaan beliau.
Berikut adalah contoh lengkap teks menghubungi dosen yang baik dan sopan serta sesuai etika.
"Selamat pagi, Pak. Mohon maaf sebelumnya jika mengganggu waktunya. Perkenalkan saya xxx dari angkatan 20xx prodi xxxx.
Saya ingin meminta bimbingan Bapak terkait proposal skripsi yang sedang saya kerjakan dengan tema xxx dan judul xxx. Apakah Bapak ada waktu dalam waktu dekat ini, Pak?
Mohon informasi dan bimbingannya, terima kasih banyak sebelumnya, Pak."
Itulah lima etika dan adab yang harus diperhatikan ketika menghubungi dosen beserta contohnya. Jadi, jangan takut dan ragu lagi ketika harus menghubungi dosen, asalkan tahu dan paham etika yang harus dijaga.
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Makin Glow Up, Ini 5 Serum Eksfoliasi Lokal untuk Regenerasi Kulit
-
5 Rekomendasi Day Cream Pria Outdoor agar Wajah Tetap Terhidrasi
-
Tinggalkan Hiruk Pikuk Kota, Mengapa Anak Muda Pulang ke Desa?
-
Bye Kulit Belang! 4 Sunscreen Mist Solusi Praktis Buat Aktivitas Outdoor
-
Vivo V80 Lite 5G Meluncur, Tawarkan Baterai 10.000 mAh dan Kamera Sony 50MP
Terkini
-
Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab
-
Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib
-
The Great Bang Ok Sook Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya!
-
Review Film Fiksi.: Ketika Cinta Berubah Menjadi Obsesi Mematikan
-
Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga