Karya bergenre fantasi dan petualangan dengan judul The Bride Who Burned The Empire ini ditulis oleh Magnifiken. Terdiri dari 35 bab, saat ini masih tersedia dan bisa dibaca secara lengkap melalui aplikasi atau website Wattpad.
Sinopsis Cerita The Bride Who Burned The Empire
Putri Serafyn diculik di hari pernikahannya. Belum sempat sah menjadi istri putra mahkota Kekaisaran Deor'Sumen, para pemberontak membawanya pergi. Saat dalam pelarian dengan pemberontak bernama Ferron, Serafyn menjadi takjub saat melihat dunia luar.
Putri yang selalu dikurung berbalik memihak para pemberontak, walau harus dibayar dengan harga mahal, yaitu kematian orang yang dicintainya. pergolakan emosi ini membangkitkan roh purba yang hidup dalam diri Serafyn.
Serafyn dan Ferron bertualang mengumpulkan inang roh-roh purba untuk menjadi sekutu mereka. Banyak halangan yang menguji kesetiaan, kepercayaan, hingga masa lalu. Tapi, tekad Putri Serafyn sudah bulat: dia akan "membakar" Deor'Sumen hingga hangus tak bersisa.
Kisah Seorang Putri yang Memberontak
Cerita ini berkisah tentang Putri Serafyn yang akhirnya memilih jalan "memberontak" setelah tahu kebenaran mengenai kejamnya penguasa Deor 'Sumen sekarang.
Pembaca akan diajak mengikuti petualangan Putri Serafyn dan Ferron (pemberontak yang menculik Putri Serafyn) dalam usaha mereka mengumpulkan roh sulung dan roh bungsu, kakak dan adik mereka.
Bagi yang belum tahu, ada roh purba yang mendiami tubuh Serafyn dan Ferron. Roh itu adalah pecahan roh tengah bernama Sylvara dan Avestra. Keduanya pun berusaha mencari roh sulung, Kairos; dan roh bungsu, Thamuz.
Penggambaran Karakter yang Kuat
Putri Serafyn
"Not your damsel, not your doll, and certainly no your peace treaty. I am the ending you never saw coming".
Putri kerajaan yang dulunya hanya tinggal (dikurung lebih tepatnya) di istana hingga umur belasan, sampai akhirnya diserahkan kepada kekaisarn Deor'Sumen untuk menikah dengan putra mahkota.
Awalnya tidak tahu apa-apa, naif, polos, tapi seiring perkembangan cerita, ia berubah menjadi gadis yang kuat, berprinsip, dan berani menghadapi tantangan serta membuat keputusan besar.
Aku suka sekali dengan perkembangan karakter Putri Serafyn. Meski didera berbagai kesedihan, hal itu justru menjadi sumber kekuatannya.
Ferron
"I didn't come back from the dead to negotiate. I came back to take what's mine. And if your 'laws' and 'treaties' stand in her way, I won't just break them. I'll burn the people who wrote them".
Salah satu anggota klan pemberontak 'Libertia'. Awalnya cuek pada Sersfyn, tapi akhirnya, 'ekhem'.
Aku suka sekali dengan karakter Ferron! Gagah, cowok cool, agak gengsian tapi aslinya penyayang.
Beban yang dia pikul sangat amat berat, dari bayi satu tahun udah sengsara hidupnya, wajar aja dia jadi agak beringas saat menghadapi musuh (walaupun tetap agak ngeri-ngeri sedap menurut perkataan Serafyn).
Zaen
Inang roh bungsu (Thamuz). Sama seperti peran bungsu lainnya, dia yang paling bontot, manja, mood naik turun, tapi tingkahnya menggemaskan.
Tapi jangan salah. Jika Thamuz alias roh bungsu udah keluar, kelar semua urusan. Selamat tinggal musuh!
Zaen suka kesal saat Serafyn dan Ferron mulai adu mulut.
Yasu
Inang roh sulung (Kairos). Tipikal kakak sulung yang suka ngisengin adik-adiknya. Bayangkan, baru pertemuan pertama dia sudah mengerjai ketiga adiknya!
Sebenarnya interaksi Yasu dengan inang roh lainnya kurasa masih kurang, karena dia baru bertemu dengan ketiga adiknya menjelang akhir cerita.
Berkat dia lah akhirnya perang yang meletus bisa dimenangkan oleh pihak yang benar. Siapa sangka, Kairos alias roh sulung ini bentuknya kura-kura raksasa seukuran pulau!
Karakter yang akan membuat pembaca berdecak kagum. Ketika Kairos beraksi, sekali gerak, semua kapal terombang-ambing. sekali tepuk, semua pulau terapung-apung.
Daya Tarik Cerita
Premisnya menarik, tentang seorang putri yang memberontak dan seorang pemuda yang mencoba merebut kembali apa yang sudah menjadi haknya.
Perkembangan karakter tiap tokohnya cenderung cepat, sat-set, jadi tidak membosankan.
Pergerakan alurnya juga cepat, antara satu chapter dan chapter lainnya situasi bisa sangat berbeda, membuatku ingin terus membaca chapter berikutnya, sambil antisipasi ada kejutan apa lagi yang menghadang.
Penulis lihai memainkan emosi pembaca. Takut, senang, sedih, gemetar, bahkan humor yang terselip di cerita ini memiliki porsi yang pas, tidak terasa seperti dipaksakan.
Aku suka sekali dengan cerita yang menampilkan visual peta, jadi pembaca tidak bingung alias hah-heh-hoh saat membayangkan perjalanan para tokoh menyeberangi lautan mengarungi padang pasir berkat bantuan peta yang cantik.
Aku juga suka sekali dengan pemilihan nama tokoh dan nama tempat yang sangat estetik ini.
Kekurangan dan Masukan
Mungkin bisa dijabarkan lebih detail beberapa kejadian besar, seperti pergolakan hati Putri Serafyn saat baru tahu kebenaran tentang kekejian Deor'Sumen, atau ketika ia berlatih pedang dari yang awalnya sangat pemula dan kaki sampai jadi jago dan menguasai.
Cerita ini Direkomendasikan untuk Penggemar Fantasi dan Petualangan
- Kamu yang mencari bacaan fantasi seru, menegangkan, tapi tetap diselipi humor menghibur (biar gak tegang-tegang banget)
- Kamu yang bosan dengan bacaan gitu-gitu aja, coba ikuti petualangan Serafyn dan Ferron yang dar-der-dor ini!
- Kamu yang tertarik dengan kisah berlatar Kekaisaran, peperangan, dan pertarungan mendebarkan
Pesan yang Bisa Diambil
- Apa yang menyakitimu bisa menjadi sumber kekuatanmu.
- Apa yang ditakdirkan menjadi milikmu, akan kembali jadi milikmu, meski harus melewati jalan yang berliku.
- Menjelajahlah, dunia ini terlalu luas untuk kamu habiskan dengan berdiam diri saja.
- Bagaiamana pun juga, kekejian akan bertekuk lutut di hadapan kebenaran.
Baca Juga
-
Lebih dari Sekadar Romansa, Ini Alasan Kenapa Kamu Wajib Baca Kokoronotomo: I Heart Tokyo
-
5 Primer Makeup untuk Pemula, Bisa Kamu Dapatkan di Bawah Rp50 Ribu!
-
Lika-liku Perasaan Remaja: Dear G Hadirkan Kisah Romansa Berbalut Teka-teki
-
Physical atau Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Ibu Hamil?
-
Wajah Lebih Cerah dalam 7 Hari: 5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti-Flek Hitam
Artikel Terkait
-
Novel "Angin dari Tebing 2", Ketika Cerita Anak Menjadi Cermin Kehidupan
-
Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"
-
Mata di Tanah Melus: Petualangan Fantasi yang Membuka Wajah Indonesia Timur
-
Berlatar di Islandia, Manga Misteri Karya Aki Irie Resmi Diadaptasi Anime
-
Hell University: Saat Enam Sekawan Terjebak di Sekolah Penuh Pembunuhan
Ulasan
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
Terkini
-
Di Balik Megahnya Dapur MBG, Ada Sekolah yang Dilupakan Negara
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah