Memang benar, bercanda dengan teman itu mengasyikkan dan saat kepala sedang ada pikiran yang bikin pusing, seketika penat yang ada di kepala akan menghilang.
Walaupun nanti jika sudah tidak bersama teman-teman lagi, biasanya pusing akan balik lagi. Apalagi saat teman yang sudah sefrekuensi kumpul bersama, pasti sudah seru banget.
Tapi, perlu kamu ketahui bahwa bercanda juga harus beretika. Jangan berpikir bahwa bercanda bisa seenaknya dan tidak akan ada kesalahan dalam canda. Jika kamu ingin tahu, inilah beberapa etika saat kamu ingin bercanda dengan temanmu.
1. Lihat Dahulu Kondisi Sebelum Bercanda
Terkadang ada tempat dan kejadian di mana sebenarnya bercanda itu tidak diperbolehkan.
Misalnya kamu sedang ada di tempat yang sakral atau tempat di mana banyak orang yang melakukan doa di dalamnya, saat itulah kamu harus menahan bercanda bersama temanmu.
Di saat temanmu terlihat sedang tidak baik-baik saja, sedang terlihat ingin sendiri dan tidak ingin diganggu, sebaiknya kamu harus mengerti hal tersebut, jangan mencoba untuk memulai bercandaan yang malah nanti membuat temanmu emosi bahkan marah denganmu.
2. Jangan Bercanda Tentang Fisik Seseorang
Bercanda tentang hal-hal ringan sangatlah dibolehkan, tapi ada salah satu yang sangat sensitif dan sebaiknya tidak dijadikan bahan candaan yaitu fisik seseorang.
Bagaimana pun fisik seseorang, itu tidak bisa diubah, bahkan yang mempunyai fisiknya pun tidak bisa bernego untuk mempunyai fisik yang diinginkan.
Jadi sebaiknya masalah fisik tidak lucu untuk jadi topik lelucon. Jangan pernah membicarakan fisik temanmu dengan topeng bahan candaan yang nantinya akan bisa menyakiti hati temanmu.
Pikirlah dahulu sebelum berbicara, jangan sampai perkataan dari mulutmu membuat orang lain menjadi sakit hati dan kecewa.
3. Jangan Bercanda Tentang Finansial Seseorang
Jika tadi kita bicara tentang fisik yang tidak boleh dijadikan bahan candaan, kali ini sama halnya tidak lucu untuk dibahas dan dibuat lelucon.
Finansial seseorang, mungkin temanmu tidak semapan dirimu atau temanmu hanya orang yang sederhana. Jangan hanya karena itu, kamu menertawakan temanmu yang semisal tidak bisa pergi ke luar negeri atau tidak bisa memiliki barang mewah, karena memang faktanya temanmu tidak mempunyai biaya sebesar itu.
Kamu pikir itu hanya candaan yang sepele, kamu tidak sadar bahwa perkataanmu yang menyudutkan temanmu bahwa dia tidak bisa sepertimu karena pendapatannya saja tidak sebanyak dirimu.
Itu hanya membuat temanmu sedih dan bisa merasa insecure atas apa yang sudah kamu katakan padanya dengan nada candaanmu tapi tidak bagi temanmu.
Itulah beberapa etika dalam bercanda yang harus kamu ingat. Jangan sampai hal yang kamu kira sepele, bisa membuat dirimu jadi buruk di mata orang lain.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Bocah Ini Tak Bisa Membuka Mata Gegara Dilumuri Cabai Oleh Ibu Temannya
-
Ben Kasyafani Nangis Dengar Marshanda Idap Tumor Payudara hingga Ucap Wasiat Kematian
-
Marshanda Idap Tumor Payudara, Tangisan Ben Kasyafani Pecah
-
Bukan Kaleng-kaleng! Pelatih Fisik Persis Solo Ternyata Jebolan Klub Papan Atas Liga Brasil
-
Bima Arya: Ridwan Kamil Sudah Mulai Tegar, Minta Mendoakan Eril
Lifestyle
-
Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Mungil yang Bikin HP Gaming Kamu Kena Mental!
-
Wajah Muncul Jerawat setelah Lebaran! Ini 4 Acne Serum yang Layak Dicoba
-
Tutorial Habisin THR Berfaedah: Borong Buku di Gramedia Mumpung Masih Diskon!
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Xiaomi SU7 Generasi Baru Resmi Meluncur: Sedan Listrik Rasa Supercar, Jarak Tembus 900 Km
Terkini
-
Ramadan Berlalu, Lebaran Usai: Bagaimana Merawat Makna Fitri di Tengah Kesibukan Sehari-hari
-
Secuil Kebahagiaan, Soal Adrian dan Minuman Oplosan dari Kak Lita
-
Jeno NCT Mendadak Hapus Selfie: Mata Elang Netizen Temukan Vape?
-
Misi Erick Thohir Perkuat Citra Sepak Bola Nasional Lewat FIFA Series 2026
-
Jebakan 'Aji Mumpung' Lebaran: Saat Harga Ikan Bakar Setara Fine Dining