Isu perubahan iklim, polusi plastik hingga kerusakan lingkungan belakangan terus berkelindan di kehidupan kita. Manusia dapat berada di titik kritis apabila menutup mata dengan hal ini. Tahun lalu, bumi mencatat rekor terpanas untuk kandungan panas lautan menurut Carbon Brief.
Selain itu, 11 juta metrik ton polusi plastik memasuki lautan setiap tahun. Pada tahun 2030, polusi plastik di sungai, danau, dan lautan dapat meningkat hingga 53 juta metrik ton. Ahli primata legendaris , Jane Goodall, sempat mengatakan bahwa bahaya terbesar bagi planet bumi adalah ketika manusia kehilangan harapan lagi.
Berita baiknya, kita masih dapat membantu planet ini untuk masa depan lebih baik. Berikut sejumlah cara mudah dan tanpa biaya untuk membantu menyelamatkan bumi, seperti dilansir Realsimple.com.
1. Kurangi Sisa Makanan
Secara global, kita membuang hampir 40 persen dari semua makanan yang dihasilkan. Selain itu, makanan yang dibuang mewakili sekitar 10 persen dari semua emisi gas rumah kaca global. Emisi dari makanan yang kita buang hampir empat kali lebih besar daripada emisi yang dihasilkan oleh seluruh industri penerbangan global.
Mencegah pemborosan makanan bisa semudah meluangkan beberapa menit untuk merencanakan makanan Anda sebelum berbelanja. Selain itu Anda dapat memanfaatkan freezer untuk menyimpan sisa makanan.
2. Diet Kantung Plastik
Daur ulang memang langkah bagus. Namun mengurangi limbah yang kita miliki jauh lebih baik. Mengurangi penggunaan plastik, misalnya, sangat penting untuk keberlangsungan planet bumi. Plastik telah ditemukan di setiap sudut lautan, dari parit terdalam hingga es Arktik yang paling terpencil. Plastik juga telah memasuki atmosfer.
Lebih dari 800 spesies laut terkena dampak plastic. Mulai dari zooplankton terkecil hingga paus terbesar, menurut laporan PBB tentang sampah laut. Ada banyak tindakan yang dapat dilakukan untuk mulai mengurangi ketergantungan pada plastik. Banyak dari langkah-langkah ini gratis atau benar-benar akan menghemat uang Anda bila diterapkan setiap hari.
Salah satunya yakni membawa botol air daripada membeli air kemasan. Selain itu bawalah tas Anda sendiri ketika berbelanja. Jika Anda ingin membeli makanan untuk dibawa pulang, beri tahu restoran bahwa Anda tidak memerlukan peralatan plastik.
3. Naik Sepeda dan Jalan Kaki
Bukan rahasia lagi bahwa mobil adalah penyebab utama emisi karbon yang memicu perubahan iklim. Namun jika kita semua menghindari penggunaan mobil hanya untuk setengah perjalanan singkat yang biasa kita lakukan—di bawah satu mil—kita dapat menghilangkan sekitar dua juta metrik ton emisi CO2 per tahun. Itu setara dengan mengambil 400.000 mobil dari jalan setiap tahun.
Memilih untuk berjalan kaki atau bersepeda, jika memungkinkan, terutama untuk perjalanan lokal di sekitar komunitas Anda dapat memiliki perbedaan yang signifikan baik pada lingkungan maupun dompet Anda. Ini juga bisa menjadi cara yang bagus untuk beristirahat dari kehidupan yang sibuk dan mencari udara segar.
4. Bijak Dalam Konsumsi
Perilaku konsumerisme secara gamblang dapat merugikan planet karena memicu penumpukan sampah hingga menyedot sumber daya alam. Cobalah menjadi konsumen yang berkesadaran. Artinya, Anda perlu memastikan uang yang Anda belanjakan tak berdampak buruk bagi bumi. Salah satunya dengan berbelanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan.
5. Ikut Kampanye Lingkungan
Anda dapat ambil bagian di komunitas yang fokus pada isu lingkungan hidup. Lewat komunitas, Anda dapat berperan aktif untuk mengampanyekan isu perubahan iklim, penanaman pohon hingga konsumsi yang berkelanjutan.
Itulah sejumlah cara mudah dan tanpa biaya untuk membantu menyelamatkan bumi. Tips di atas bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Mulailah langkah kecil untuk membuat perubahan besar dan bisa menyelamatkan bumi.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Gawat! 90 Persen Hutan Mangrove di Jawa Barat Rusak, Diklaim Karena Perubahan Iklim
-
Wacana Pembangunan Tol Puncak Bogor Tuai Pro Kontra, Pengamat: Bisa Menimbulkan Persoalan Lingkungan
-
BMKG: Tak Benar Cuaca Ekstrem dan Gempa Picu Bencana di Pantai Amurang
-
Lebih dari 13 Tahun Produksi Mobil Ramah Lingkungan, Ini Angka Kumulatif Buatan Hyundai dan Kia
-
Perubahan Iklim Bisa Memicu Penyebaran Wabah Seperti Cacar Monyet dan Virus Ensefalitis Jepang
Lifestyle
-
Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Mungil yang Bikin HP Gaming Kamu Kena Mental!
-
Wajah Muncul Jerawat setelah Lebaran! Ini 4 Acne Serum yang Layak Dicoba
-
Tutorial Habisin THR Berfaedah: Borong Buku di Gramedia Mumpung Masih Diskon!
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Xiaomi SU7 Generasi Baru Resmi Meluncur: Sedan Listrik Rasa Supercar, Jarak Tembus 900 Km
Terkini
-
Ramadan Berlalu, Lebaran Usai: Bagaimana Merawat Makna Fitri di Tengah Kesibukan Sehari-hari
-
Secuil Kebahagiaan, Soal Adrian dan Minuman Oplosan dari Kak Lita
-
Jeno NCT Mendadak Hapus Selfie: Mata Elang Netizen Temukan Vape?
-
Misi Erick Thohir Perkuat Citra Sepak Bola Nasional Lewat FIFA Series 2026
-
Jebakan 'Aji Mumpung' Lebaran: Saat Harga Ikan Bakar Setara Fine Dining