Perilaku negatif atau yang akhir-akhir ini lebih sering disebut perilaku toxic tak jarang kita temui di kehidupan sehari-hari. Perilaku toxic ini bisa saja dilakukan terhadap orang lain atau bahkan pada diri sendiri. Sama seperti perilaku toxic terhadap orang lain, perilaku toxic terhadap diri sendiri juga memiliki banyak dampak buruk.
Nah, berikut 5 perilaku toxic pada diri sendiri yang wajib kamu hindari untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
1. Meragukan diri sendiri dalam meraih apa yang diimpikan
Kamu adalah orang pertama yang harus percaya bahwa kamu mampu meraih mimpimu. Meskipun orang-orang meragukanmu, jangan pernah sekali-sekali kamu ikut-ikutan meragukan dirimu sendiri. Karena sesungguhnya kamulah yang paling mengerti tentang dirimu sendiri dan bagaimana kerasnya kamu berusaha. Meragukan diri sendiri dalam meraih impian hanya akan membuatmu pesimis. Tetap tekun dan yakinlah bahwa kamu bisa.
2. Negatif self talk atau kritik diri secara berlebihan
Perilaku toxic terhadap diri sendiri berikutnya adalah negatif self talk atau kritik diri secara berlebihan. Kamu boleh mengkritik dirimu sendiri dengan syarat supaya menjadi penyemangat atau penggerak untukmu menjadi maju. Tapi jangan sampai kritik itu dilakukan secara berlebihan karena justru akan menimbulkan dampak buruk untukmu. Alih-alih sebagai pembangun, kritik diri secara berlebihan malah akan membuatmu menjadi insecure dan kurang percaya diri.
3. People pleasure atau terlalu memprioritaskan kebutuhan orang lain
Orang yang cerdas adalah orang yang mengerti mana yang menjadi prioritasnya dan mana yang tidak. Begitu juga dengan dirimu, kamu harus pintar-pintar menentukan prioritasmu. Sebab jika sampai kamu terlalu mementingkan kebutuhan orang lain ketimbang kebutuhanmu sendiri atau yang sering disebut people pleasure, dikhawatirkan kamu malah akan kehilangan jati diri dan membuat orang lain berlaku seenaknya denganmu.
4. Kebiasaan menunda pekerjaan
Perilaku toxic terhadap diri sendiri berikutnya adalah kebiasaan menunda pekerjaan. Menunda pekerjaan hanya akan membuat pekerjaan itu kian menumpuk dan terlihat seperti tak pernah selesai. Yang mana hal ini justru malah membuatmu semakin stres atau tertekan. Sifat ini sangat beracun jika keseringan dilakukan. Ingat, bahwa apapun alasanmu sebaiknya lakukan pekerjaan sedisiplin mungkin, ya, sobat.
5. Perfeksionis
Terakhir adalah perfeksionis, yaitu sifat yang mengharuskan segala sesuatunya untuk selalu sempurna. Ingatlah, bahwa tidak semua hal dapat kamu kendalikan, termasuk hasil akhir. Jika sesuatu berjalan tidak sesuai rencanamu atau tidak berakhir seperti apa yang kamu inginkan, cobalah untuk berdamai dan mulai berbenah diri. Perfeksionis memang tidak selamanya salah, tapi jika sifat menuntut segala kesempurnaan itu mulai mengganggu dan menjadi racun, sebaiknya segera hindari.
Nah, itu tadi 5 perilaku toxic atau beracun pada diri sendiri yang sebaiknya kamu hindari ya, sobat. Semoga dengan begitu kamu dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan menyebarkan goodvibe untuk sekitarmu. Semangat!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Angka Perceraian di Indonesia Meningkat, Kepala BKKBN: Banyak Toxic People di Antara Kita
-
5 Hal yang Kamu Pelajari dari Hubungan Toxic tentang Cinta, Apa Saja?
-
4 Tanda Teman yang Tidak Menghormati Kamu, Merasakan Salah Satunya?
-
Hustle Culture, Toxic Productivity, dan Workaholic, Apa Perbedaannya?
-
4 Ciri Orang Toxic Menurut Psikologi yang Wajib Kamu Ketahui, Harus Dihindari!
Lifestyle
-
Pentingnya Mengurai Benang Kusut Pikiran lewat Journaling
-
Makin Glow Up, Ini 5 Serum Eksfoliasi Lokal untuk Regenerasi Kulit
-
5 Rekomendasi Day Cream Pria Outdoor agar Wajah Tetap Terhidrasi
-
Tinggalkan Hiruk Pikuk Kota, Mengapa Anak Muda Pulang ke Desa?
-
Bye Kulit Belang! 4 Sunscreen Mist Solusi Praktis Buat Aktivitas Outdoor
Terkini
-
Nadin Amizah dan Fiersa Besari Buka Suara soal Polemik Juicy Luicy!
-
Ulasan Novel Sang Pemanah: Menemukan Makna Hidup dari Sebuah Anak Panah
-
IU Bahas Menua Bersama Yoo In Na di Lagu Comeback, Dear my crazy soulmate
-
Mark Lee Ungkap Arti Cinta Sejati di Lagu Comeback Solo Terbaru, My Friend
-
Empati Tidak Harus Menunggu Korbannya Menjadi Keluarga Kita