Setiap dosen tentunya menyukai mahasiswa yang aktif di kelas baik saat proses diskusi ataupun tanya jawab. Namun, sebagian orang masih merasa bingung untuk menjadi mahasiswa yang aktif di kelas seperti itu. Perlu diingat bahwa menjadi mahasiswa aktif bukan berarti caper (cari perhatian). Kamu harus bisa membedakannya.
Melihat teman yang aktif rasanya minder dan takut untuk salah ucap apabila mengajukan diri untuk berbicara. Justru itu, keberhasilan ialah hasil dari kesalahan yang telah diperbaiki. Apabila tidak mencoba, sampai kapanpun tidak akan berani aktif di kelas. Selain itu, menjadi mahasiswa aktif tentunya akan mendapat nilai tambahan dari dosen.
Berikut ini 5 tips untuk menjadi mahasiswa aktif di kelas.
1. Banyak membaca, kuasai materi, dan berpikir kritis
Setelah selesai perkuliahan biasanya dosen akan memberikan materi hari itu ke mahasiswanya untuk dipelajari. Kamu bisa memperbanyak literasi dari berbagai sumber untuk memperdalam materi tersebut. Setelah itu, di pertemuan selanjutnya kamu bisa bertanya atau mengajak dosenmu berdiskusi atas apa yang kamu pelajari sebelumnya.
2. Tulis pertanyaan atau gagasan yang ingin kamu sampaikan di akhir
Apabila kamu tipe orang yang pemalu dan takut lupa kalau grogi, maka kamu bisa menuliskan pertanyaan atau gagasan yang ingin kamu sampaikan di akhir penyampaian materi. Hal ini juga untuk mendukung supaya cara bicaramu lancar dan lebih hati-hati dalam berpendapat. Selain itu, kamu juga bisa mendiskusikannya terlebih dulu bersama teman sebelah.
3. Percayalah pada diri sendiri
Kamu harus percaya diri supaya berani melakukannya dan jangan takut untuk salah berpendapat. Misalnya saat presentasi, kamu harus menguasai materi dan berani menjawab pertanyaan dari temanmu yang menyimak meskipun kamu tampil secara berkelompok.
4. Dengarkan baik-baik saat dosen atau mahasiswa lain berbicara
Saat dosen menjelaskan materi atau temanmu sedang presentasi, jangan sibuk sendiri bermain ponsel atau tidak memperhatikannya dengan baik. Kamu harus menyimaknya dan berpikir kritis atas apa yang disampaikan. Dengan begitu, akan terlintas pertanyaan di otakmu untuk ditanyakan setelah materi selesai dijelaskan.
5. Ambil sisi positif dan buang pikiran negatif
Ambil sisi positif karena telah berusaha menjadi mahasiswa yang aktif. Kamu akan lebih percaya diri, tampil berani, dapat nilai tambahan, dan public speaking-mu lebih terasah. Buang pikiran negatif seperti takut salah atau pikiran negatif lainnya yang bisa menghambat untuk maju.
Nah, itu dia 5 cara untuk menjadi mahasiswa yang aktif saat di kelas. Apa kamu mau mencoba?
Baca Juga
-
Jangan Lakukan 5 Hal Ini saat Menolak Memberi Pinjaman Uang ke Teman
-
Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Menginap di Rumah Orang Lain
-
5 Etika saat Menghubungi Orang Lain, Jangan Asal Telepon!
-
5 Dampak Negatif akibat Sering Mencontek, Bisa Merugikan Diri Sendiri!
-
Anak Kos Perlu Lakukan 5 Hal Ini agar Tidak Bikin Orang Rumah Khawatir
Artikel Terkait
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Viral Polisi Suruh Pendemo Tolak UU TNI Cap Jari dan Foto, Publik Murka: Mereka Penjahat?
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran
-
Aksi Tolak UU TNI di Jakarta Berakhir Ricuh
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"