Seluruh calon murid baru yang sekaligus peserta MPLS telah mengikuti aksi ekologi di SMA Negeri 1 Purwakarta pada hari Jumat (18/7/2025) sejak pukul 06.30 WIB. Persiapan yang dilakukan yaitu dengan membawa peralatan kebersihan, seperti sapu, pengki, dan lain-lain.
Dari berbagai seragam sekolah asal yang berbeda, melalui aksi ini siswa bisa menjalin hubungan, ajang saling mengenal, dan tertawa bersama-sama. Canda tawa itu secara tidak langsung pula menghasilkan lingkungan yang bersih dan asri melalui tangan-tangan mereka.
Area yang dibersihkan oleh peserta MPLS di antaranya Taman Surawisesa, Situ Buleud, dan lingkungan di sekitarnya. Kegiatan ini didampingi oleh kakak MPLS dari OSIS-BPHPK SMA Negeri 1 Purwakarta. Ada pula siswa dari Ekstrakurikuler Multimedia & Broadcasting mengikuti kegiatan untuk keperluan dokumentasi sekolah.
Peduli lingkungan ini tak hanya dengan membersihkan sampah di area tersebut. Tetapi, siswa juga diminta untuk membawa tanaman sebagai bentuk rasa peduli terhadap lingkungan hijau. Uniknya, mereka membawa tanaman ke lantai dua dengan berbaris dan berjajar di sepanjang tangga sembari menyerahkan tanaman hingga sampai menuju ke lantai atas.
"Ibu berharap dengan aksi ekologi ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa lebih lanjut akan peduli terhadap lingkungan. Banyak bencana yang membuat hidup manusia terancam diakibatkan karena tingkah laku manusia yang tidak bisa menjaga dan hilangnya rasa peduli," tegas Dra. Hj. Titin Kuraesin, Kepala SMA Negeri 1 Purwakarta.
"Seru sekali kegiatan aksi ekologi seperti ini, di mana kita secara langsung diajarkan bagaimana cara merawat tumbuhan dan menjaga lingkungan sekitar. Semoga bisa menjadi pembelajaran yang bermanfaat untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ucap salah satu peserta MPLS yang mengikuti aksi ekologi.
Antusiasme pelajar begitu tinggi dalam aksi ini, mereka membawa peralatan kebersihan dan saling bahu membahu membersihkan area yang telah ditentukan.
“Mereka semangat banget, bahkan sebelum diminta sudah sigap untuk membersihkan dan mengangkat tanaman. Semoga semangat ini terus terjaga selama mereka menjalani masa sekolah di sini,” ujar salah satu panitia MPLS dari OSIS-BPHPK.
Kegiatan ini menjadi simbol awal bagi para siswa baru untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dalam skala kecil yang dapat berdampak besar.
Melalui kegiatan ini pula, siswa dilatih untuk tidak menjadi penonton, tetapi pelaku aktif dari perubahan. Senyum dan semangat mereka menjadi bukti bahwa cinta lingkungan bisa tumbuh sejak dini dimulai dari hal kecil, dari diri sendiri, dan dari sekolah tercinta.
Bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang berakar pada kepedulian sosial dan kecintaan terhadap alam. Aksi ekologi ini menjadi bukti bahwa generasi muda bisa berkontribusi nyata dalam menjaga lingkungan, dimulai dari langkah sederhana namun bermakna.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun sejak awal masa pengenalan sekolah, diharapkan para peserta MPLS mampu melanjutkan nilai-nilai positif ini dalam keseharian mereka. Sebab dari tangan merekalah, masa depan bumi dititipkan.
Di sini, para siswa belajar bahwa mencintai lingkungan bukanlah sekadar slogan, melainkan tindakan nyata yang dimulai dari hal kecil yakni memungut sampah, menanam pohon, dan hingga menjaga kerapihan bersama.
Kegiatan ini juga tidak hanya mempererat hubungan antar siswa baru, tetapi juga memperkuat karakter mereka sebagai generasi yang tangguh, peduli, dan bertanggung jawab.
Semoga semangat aksi ekologi ini terus tumbuh seiring perjalanan mereka menimba ilmu di SMA Negeri 1 Purwakarta dengan menciptakan jejak positif yang akan terus menginspirasi angkatan-angkatan selanjutnya.
Baca Juga
-
Jangan Biarkan 'Homeless Media' Jadi Humas Pemerintah: Mengapa Independensi Itu Harga Mati
-
Batasan Pertemanan Lawan Jenis: Masih Relevankah di Tengah Era Kebebasan Saat Ini?
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Joget Kicau Mania di Hari Buruh: Apa yang Sebenarnya Dirayakan?
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Evaluasi Lintasan Sebidang dan Sistem Sinyal
Artikel Terkait
-
Keren! Rizky Pratama Riyanto Sabet 5 Kali Juara Lomba Video di Karawang
-
Polisi Periksa 20 Guru-Siswa, Terbongkar Skenario Balas Dendam di Balik Viral Siswa MPLS Dikeroyok
-
Stop Siswa Kesulitan Calistung! MPLS 2025 Jadi Kunci Pemetaan Kemampuan Siswa Sejak Dini
-
Meriah! HUT ke-68 SMA Negeri 1 Purwakarta Penuh dengan Nasi Tumpeng
-
Penjelasan Gambar Aspek Green Jobs Berada di Tengah Paragraf, Lengkap dengan Alasan
News
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
Terkini
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel