Orangtua perlu mengajarkan anaknya etika dasar dengan aktivitas yang sering dilakukan saat di rumah. Hal ini bertujuan agar anak juga mengerti baik atau buruknya dalam melakukan suatu tindakan. Berikut ada 6 etika dasar yang bisa diajarkan ke anak saat aktivitas di rumah.
1. Mengajarkan mengucapkan permisi, maaf, tolong, dan terima kasih
Etika ini penting diajarkan ke anak dengan cara memberi tahu mereka secara langsung atau dengan menunjukkan contoh keseharian orangtua, maka secara otomatis anak akan terbiasa melihat dan mencontohnya.
Misalnya mengucapkan permisi saat masuk ke kamar orang lain, mengucapkan maaf apabila melakukan kesalahan, mengucapkan tolong saat meminta bantuan, dan mengucapkan terima kasih sebagai bentuk apresiasi ke orang lain.
2. Mengajarkan untuk segera menjawab dan datang apabila dipanggil orangtua
Ajarkan anak untuk segera merespon atau menjawab dan datang menghampiri orangtuanya saat dipanggil. Ini merupakan salah satu adab di rumah yang tidak boleh terlewat. Apabila dibiarkan, akan menjadi kebiasaan buruk dan anak menganggap sepele panggilan dari orangtuanya.
3. Melatih bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan
Lakukan cara ini dengan sederhana misalnya membereskan mainan ke tempat semula, mencuci piring yang telah digunakan, dan lain sebagainya. Hal ini berguna apabila anak diajak bertamu atau bermain ke tempat orang lain, ia akan terbiasa hidup tanggung jawab dan memberikan kesan positif bagi orang yang melihatnya.
4. Mengajarkan untuk selalu bicara yang baik
Tutur kata itu menunjukkan kualitas diri dan juga pengaruh lingkungan sekitar. Oleh karena itu, ajarkan tutur kata yang boleh atau tidak boleh diucapkan anak dengan menjelaskan penyebabnya. Misal nanti bisa buat orang lain sakit hati, tidak punya teman, dan lain sebagainya.
5. Mengarahkan apabila tindakannya keliru
Jangan membentak anak apabila ia melakukan kekeliruan dalam bertindak. Namun, arahkan ia supaya tidak melakukannya lagi di lain waktu. Anak akan lebih mudah paham apabila orangtuanya berbicara baik-baik dan bisa menjelaskan sebab akibatnya.
6. Mengajarkan kejujuran dan saling menghormati orang lain.
Jujur dan menghargai orang lain merupakan etika penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun secara tidak langsung orangtua kerap berbohong agar anaknya tidak rewel. Tindakan ini justru memicu anak sulit untuk berkata jujur karena merasa pernah dibohongi atau dikecewakan.
Selain itu, menghargai orang lain juga bisa dilakukan dengan cara mengajarkan anak untuk mendengarkan baik-baik apabila sedang diberi nasihat, tidak memotong pembicaraan orang lain, tidak mengolok orang lain, dan lain sebagainya.
Itulah 6 etika dasar yang bisa diajarkan ke anak saat aktivitas di rumah. orangtua wajib coba!
Baca Juga
-
4 Dampak Negatif Kecanduan Aplikasi Kencan, Awas Gampang Overthinking!
-
Jangan Lakukan 5 Hal Ini saat Menolak Memberi Pinjaman Uang ke Teman
-
Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Menginap di Rumah Orang Lain
-
5 Etika saat Menghubungi Orang Lain, Jangan Asal Telepon!
-
5 Dampak Negatif akibat Sering Mencontek, Bisa Merugikan Diri Sendiri!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Serum Polyglutamic Acid untuk Hidrasi Intensif dan Perkuat Skin Barrier
-
5 Body Lotion Susu Kambing, Bikin Kulit Auto Cerah dan Lembap
-
Anti Kusam! 4 Pilihan Sunscreen Oil-Free yang Aman Dipakai Kulit Berminyak
-
4 Rekomendasi Tablet Murah Anti Lemot, RAM 8 GB Harga Mulai Rp 1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Murah Usung Kamera Optical Image Stabilization, Ambil Foto dan Video Anti Goyang
Terkini
-
Sinopsis My Name, Film Baru Yeom Hye Ran yang Masuk ke Berlin Film Festival
-
Cetak Sejarah! Film Sinners Borong 16 Nominasi di Ajang Piala Oscar 2026
-
4 Drama Kolaborasi Artis Korea dan Jepang yang Tayang di Netflix
-
500 Days of Summer: Mengapa Cinta Saja Tidak Pernah Cukup
-
Cha Eun Woo ASTRO Diselidiki Dugaan Penggelapan Pajak, Fantagio Buka Suara