Memilih cowok yang tepat memang bisa dibilang susah-susah gampang. Terkadang sudah berusaha memilih dengan cermat pun ternyata masih saja tidak sesuai harapan.
Meski begitu, tetap saja kamu mesti tingkatkan kewaspadaan agar tidak sampai salah pilih cowok untuk dijadikan pasangan. Untuk itulah kali ini akan membahas perilaku yang gak akan dilakukan oleh cowok baik-baik. Mari kita simak bersama ulasannya berikut ini.
1. Mengancam
Cowokmu bukanlah orang baik apabila menggunakan ancaman sebagai cara untuk membuatmu menuruti apa kehendaknya. Entah ancaman itu bersifat berbahaya atau tidak, cara berkomunikasi seperti ini bisa menandakan kepribadian yang bermasalah, di antaranya arogan dan suka mengontrol.
Sayangnya, terkadang saking cinta, ancaman ini malah dikira sikap manis atau bahasa cinta. Misalnya, ketika cowokmu mengancam untuk putus jika kamu gak membatalkan acara dengan teman, hal itu dimaknai kalau dia sangat sayang sehingga gak mau kalian berpisah barang sebentar. Padahal, sikap demikian merupakan salah satu perilaku toksik, lho.
2. Janjinya sering meleset
Ciri lain kalau cowokmu bukanlah pasangan yang baik, adalah janjinya sering meleset. Wah, masih pacaran aja sudah sering ingkar janji, apalagi nanti memegang janji sehidup semati. Komitmennya sangat dipertanyakan.
Cowok yang sering ingkar janji bisa mencirikan kalau dia gak cukup menghormatimu. Makanya, dia jadi menyepelekan perkataan atau janjinya kepadamu.
3. Berbicara kasar
Apakah cowokmu sering memaki-maki kalau kalian bertengkar? Hati-hati, perilaku seperti ini pun mencirikan kalau dia bukan cowok baik-baik, lho.
Cowok yang benar-benar punya etika dan menghargai perempuan gak akan berbicara kasar, apalagi sampai main tangan. Seorang cowok yang baik akan berusaha memperlakukanmu dengan lembut dan penuh kasih sayang. Kalaupun berantem, tetap saja gak membenarkan tindakan kasar.
4. Memaksa hubungan badan sebelum nikah
Cowok baik-baik pasti akan menghormati ceweknya. Jadi, kalau cowokmu pernah memaksa berhubungan badan, itu tandanya cintanya dipertanyakan. Kemungkinan besar dia cuma nafsu, tapi gak mencintaimu dengan tulus.
Cowok yang hanya mementingkan nafsu umumnya akan rentan sekali berselingkuh. Yang ada di pikirannya hanya ketertarikan fisik. Kesetiaan bukanlah hal penting baginya. Maka dari itu, kalau cowokmu kerap memaksa melakukan hubungan yang seharusnya belum dilakukan jika belum menikah, mending tinggalkan saja. Dia bukanlah cowok baik-baik!
Dari uraian tadi semoga bisa jadi ‘bekal’ bagimu agar bisa mendapatkan cowok yang baik, ya. Jangan terjebak pada cowok toksik!
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Hindari Lakukan 3 Hal Ini pada Suami jika Ingin Rumah Tangga Harmonis
-
3 Tipe Kepribadian yang Menyebabkan Konflik dalam Hubungan Asmara
-
Sering Memukul Tembok saat Bertengkar, Wanita Ini Justru Temukan Bakat Terpendam Pasangannya
-
Kerja WFH, Pasangan Suami Istri Dianggap Tak Mau Ikut Bersosialisasi Dengan Tetangga Saat Berada di Rumah
-
Apakah Temanmu Baik atau Toksik? Kenali 4 Perbedaannya
Lifestyle
-
4 Hybrid Sunscreen Vegan dengan Proteksi Maksimal, Nyaman Dipakai Seharian
-
5 Powerbank 50.000 mAh Terbaik 2026, Sekali Cas Bisa Bertahan Berhari-hari
-
4 Chemical Sunscreen Vegan Favorit, Ringan di Kulit dan Anti White Cast
-
4 Ide Daily OOTD ala Jennie BLACKPINK, Classy Look Sampai Street Style!
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
Terkini
-
Cha Eun Woo Terseret Skandal, Drakor The Wonder Fools Terancam Tak Tayang?
-
Membaca Drama Can This Love Be Translated? Lewat Lensa Pengasuhan
-
Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia
-
Film Sentimental Value: Testament Penting Hubungan Manusia yang Mendalam
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Alasan Bertahan di Balik Depresi