Pernahkah kamu mencoba memahami orang lain? Setelah membangun keterampilanmu dalam memahami orang lain, bagaimana kamu menggunakan pengetahuan itu? Jika kamu seperti kebanyakan orang, kamu akan menggunakannya untuk membantu dan mendukung orang-orang yang kamu sayangi. Inilah yang dinamakan belas kasih.
Belas kasih membantu kita membentuk hubungan. Karena itu, cobalah kiat berikut untuk meningkatkan rasa belas kasihmu!
1. Tanyakan kepada orang lain apa yang mereka butuhkan
Jika seorang teman sedang mengalami masa-masa yang sulit, tanyakan apa yang dapat kamu lakukan untuk membantunya. Jika teman kamu berkata, "Aku tidak tahu" atau "Tidak perlu", pikirkan apa yang kamu inginkan jika kamu dalam situasi yang sama dengannya, lalu tawarkan untuk melakukan hal serupa.
2. Tunjukkan minat yang tulus pada orang lain
Rasa ingin tahu tentang orang yang kamu kenal tidak dilakukan dengan cara yang usil, tetapi dengan cara yang menunjukkan bahwa kamu ingin memahami mereka sedikit lebih baik. Misalnya, tanyakan tentang hal-hal yang mereka sukai, atau tentang perasaan, ide, dan pendapat mereka terhadap sesuatu.
3. Selalu berbuat kebaikan
Ketika kamu mendengar gosip, ejekan, atau hinaan yang tidak baik, buatlah reaksi pertamamu untuk membayangkan bagaimana rasanya jika kamu berada di pihak penerima alias korban. Hal itu dapat membantumu menyesuaikan diri dengan perasaan orang lain.
4. Luangkan waktu untuk mendengarkan seseorang secara mendalam
Cobalah seakan kamu sedang mewawancarai teman atau anggota keluarga tentang hal penting dalam hidupnya. Misalnya, tanyakan kepada orang tuamu tentang hari pernikahan mereka atau minta kakek dan nenekmu untuk memberi tahumu tentang pertemuan keduanya.
Coba bayangkan seperti apa pengalaman itu bagi mereka. Mintalah mereka untuk memberi tahumu lebih banyak tentang bagaimana perasaan mereka.
5. Baca buku atau tonton film yang menggambarkan emosi manusia secara realistis
Perhatikan bagaimana karakter yang berbeda menggunakan responnya dan bertindak. Cobalah untuk memahami mengapa karakter merasa seperti itu. Berdasarkan emosi tersebut, prediksi apa yang akan dilakukan karakter selanjutnya. Atau lihat apakah kamu dapat menjelaskan mengapa seorang tokoh melakukan apa yang dia lakukan.
Perbanyaklah membaca buku bertema psikologi dan sosilogi yang dapat membantumu memahami tindakan dan eksistensi manusia.
6. Lihat ekspresi dan bahasa tubuh orang
Lain kali jika kamu berada di pasar, warung atau di kendaraan umum, coba untuk melihat sekeliling dan identifikasi perasaan orang berdasarkan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan apa yang mereka lakukan. Anak sekolah yang sibuk membaca bukunya mungkin akan menghadapi ujian.
Telaah apakah dia tampak percaya diri atau stres? Bagaimana dengan pria tua yang merokok dengan mata yang lunglai? Apakah dia merasa damai? Lelah? Kecewa?
Nah, tindakan belas kasih yang kecil pun dapat membangun hubungan sosial yang positif. Dari keenam kiat tadi, mana yang sudah kamu coba?
Baca Juga
-
Bukan Malas, Ini 4 Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Manfaat Slow Living
-
6 Tips Mengatasi Keadaan Finansial yang Terpuruk, Hindari Utang!
-
7 Tips Ampuh untuk Mencintai Pekerjaan yang Kamu Lakukan
-
5 Efek Berbahaya Ponsel bagi Remaja, Bisa Menyebabkan Teen Trigger Tumb!
-
9 Tips Berbicara dengan Crush-mu Tanpa Menjadi Canggung
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Gaya OOTD Retro Casual ala Yeonjun TXT yang Bikin Look Makin Berkarakter!
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Cari Laptop Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Kuliah dan Kerja
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!
Terkini
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
-
Gaji Naik, Korupsi Turun? Sebuah Asumsi yang Perlu Diuji
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan