Sudah belajar dengan rajin, tapi materi pelajaran bukannya makin paham malah jadi hilang semua? Kalau kamu berada di situasi seperti ini, itu tandanya ada yang salah dari cara belajar kamu. Berikut, tiga kesalahan belajar yang bikin gagal paham saat sekolah.
1. Belajar Tanpa Istirahat
"Logika tanpa logistik jadinya anarkis"-unknown
Jadi, jangan pernah belajar tanpa memberikan jeda atau istirahat bagi jiwa dan ragamu. Belajar juga harus tahu waktu, memforsir otak untuk terus menerus berpikir juga tidak baik.
Daya konsentrasi juga akan menurun jika kamu lelah, kalaupun dipaksa untuk bekerja dan berpikir lagi, hasilnya pun tidak akan maksimal dan bisa jadi justru malah amburadul. Jadi, aturlah waktu belajar diselingi istirahat selama 10 hingga 30 menit. Jangan lupa isi amunisi untuk memulihkan tenaga setelah mengajak otak untuk berpikir.
2. Menghafal Rumus tanpa Konsep
Kesalahan selanjutnya yang banyak terjadi di kalangan para pelajar adalah penggunaan cara belajar yang lebih condong pada menghafal. Menghafal memang cara termudah, tapi semudah itu juga ingatan tentang materi tersebut juga hilang atau lupa.
Jangan terbiasa menghafalkan rumus, teori, dan fenomena tanpa mengerti lebih dulu tentang konsep. Yang benar ialah, kamu memahami konsepnya terlebih dahulu, lalu menghafal rumusnya.
Setidaknya, ingatan akan hafalan tersebut akan jauh lebih awet. Kalaupun kamu lupa dengan rumusnya, kamu telah memahami konsepnya sehingga mempermudah untuk mengerjakan sesuatu atau untuk mengingat kembali rumus tersebut.
3. Metode Belajar yang Tidak Sesuai
Metode belajar yang tidak sesuai denganmu, mungkin akan tetap berjalan. Namun, akan membuat progres atau perkembangan dirimu lebih lambat.
Jadi, pertama-tama kamu harus menemukan metode belajar yang sesuai untukmu. Untuk itu, kamu bisa melakukan psikotes atau mengonsultasikan hal ini pada orang tua atau guru BK yang mendampingi belajarmu.
Menemukan metode belajar yang sesuai juga bisa mempermudah diri untuk mencari tutor yang tepat untuk membantu aktivitas belajarmu. Tentunya, dari segi waktu pun akan menjadi lebih efektif.
Sekian ulasan singkat di atas, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Semangat belajar!
Baca Juga
-
Menemukan Jalan Pulang ke Diri Sendiri di Buku 'Semua Orang Butuh Curhat'
-
Menampar Diri Lewat Buku How to Stop Feeling Like a Sh*t Karya Andrea Owen
-
Buku Saat Kau Terluka Karena Rasa Percaya: Trauma itu Sakit!
-
Menuju 81 Tahun Indonesia Merdeka: Saat MRT Melaju, Desa Masih Gelap
-
Menyelami Buku Empat Arketipe: Warisan Psikis Manusia Menurut Carl Gustav Jung
Artikel Terkait
-
Geger! Oknum Kepala Sekolah Digerebek Warga, Diduga Berbuat Mesum di Toilet Masjid
-
5 Manfaat Belajar Bahasa Inggris untuk Anak Muda, Masih Ragu Mau Coba?
-
Doa Sebelum Belajar dan Sesudahnya, Lengkap dengan Waktu Terbaik
-
Dialog Bersama Nadiem, Prilly Latuconsina Bahas Pentingnya Belajar di Luar Kelas
-
Seperti Main Game, Ini 5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak Sejak Kecil
Lifestyle
-
Honor Magic V6 Siap Guncang Mobile World Congress 2026, HP Lipat Fast Charging Tercepat di Kelasnya
-
Amaranta Prambanan Yogyakarta Jamu 125 Buyer Internasional di JITEX 2026
-
4 Ide Gaya Layering ala Ten WayV yang Bikin OOTD Makin Stand Out!
-
4 Serum Lokal Cysteamine, Solusi Lebih Maksimal Atasi PIH dan Melasma
-
5 Gaya OOTD Kondangan Feminin ala Han Ji Min
Terkini
-
Membaca Halte Alam Baka: Pelajaran Hidup Tanpa Beban Penyesalan
-
Gaji Pas-pasan? Ini Trik Kumpulkan Dana Darurat Tanpa Menyiksa Dompet
-
BATC 2026: Comeback Gemilang Ester dan Tim Putri Indonesia Runner Up Grup X
-
7 Drama MBC yang Tayang di 2026, Ada Perfect Crown hingga Your Ground
-
Lelah Seharian? Ini 5 Pilihan Drama Korea Dunia Kerja dengan Kisah Menyentuh