Orang-orang yang baru memasuki usi 20-an biasanya sering mengalami berbagai kecemasan mengenai masa depan dan kehidupannya. Masa-masa ini sering disebut sebagai Quarter Life Crisis. Ada berbagai macam penyebab Quarter Life Crisis yang dialami oleh seseorang, mulai dari tuntutan lingkungan yang mengharuskan punya ini dan itu, pertemanan yang terlalu menuntut, ekspektasi terhadap diri yang berlebihan, dan lain sebagainya. Lalu, apa saja kecemasan yang biasanya dialami oleh orang-orang di usia 20-an yang mengalami Quarter Life Crisis?
1. Kehilangan motivasi
Seiring bertambahnya usia, biasanya orabg-orang akan mulai kehilangan motivasi. Rasanya masa depan semakin buram, tidak jelas, dan tidak tentu arah. Bahkan banyak yang merasa apa yang dijalani sekarang sama sekali bukan keinginan kita dulu.
Untuk kamu yang mengalami hal ini, coba untuk mencari dan menggali kembali motivasi itu, perbanyak berpikir positif, kelilingi dirimu dengan hal-hal baik. Jangan lupa perbaiki ibadah dan dekatkan dirimu pada Tuhan.
2. Membandingkan diri sendiri
Kecemasan lain yang dialami saat usia 20-an juga bisa muncul karena kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Melihat teman di usia yang sama sudah bisa sukses, pendidikan bagus, memiliki pandangan serasi, sedikit banyak pasti mempengaruhi diri kita.
Berhenti melakukan perbandingan seperti itu! Memangnya kamu akan merasa lebih baik setelah melakukan itu semua? Lebih baik fokus memperbaiki kekurangan diri.
3. Takut tidak sukses
Ketakutan dan kekhawatiran akan masa depan yang serba tidak pasti memang wajar. Apalagi jika kita merasa orang-orang di sekitar terlihat mudah menjalani hidupnya. Namun, apa yang kita lihat belum tentu demikian nyatanya.
Masa depan memang tidak bisa kita prediksi dengan tepat. Untuk itu, daripada menghabiskan waktu dan energi memikirkan sesuatu yang belum pasti, gunakan waktu dan energi itu untuk memaksimalkan apa yang bisa kita lakukan sekarang ini.
4. Stres dengan keadaan
Ada kalanya kita memang perlu rehat sejenak. Setelah bekerja atau belajar seharian penuh, berikan kesempatan kepada pikiran dan tubuh untuk beristirahat.
Hidup itu bukan ajang lomba lari. Jangan memaksakan diri ketika dirasa sudah terlalu lelah. Istirahat dan hiburan yang cukup juga menjadi salah satu kewajiban yang harus kita penuhi sebagai manusia.
Itulah empat kecemasan yang biasanya dialami oleh orang-orang berusia 20-an yang sedang mengalami Quarter Life Crisis. Apapun yang sedang kamu hadapi dan rasakan, yakinlah bahwa tidak selamanya akan seperti itu. Kecemasan, kegelisahan, kesedihan, bahkan kebahagiaan, hanya bersifat sementara.
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis
-
4 Sepatu Trail Running untuk Medan Licin dan Berbatu, Stabil dan Anti-Slip!
-
Kacang Rebus Terakhir di Pasar Malam
-
4 Serum Actosome Retinol Atasi Tekstur Kulit dan Garis Halus Tanpa Iritasi
-
4 Rice Cooker Digital Multifungsi dengan Fitur Lengkap untuk Sehari-hari
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
Debut Unit Baru, Jeno dan Jaemin NCT Siap Merilis Mini Album 'Both Sides'