Jika kita bekerja atau kuliah di tempat yang jauh dari rumah kita dan tidak bisa laju pulang-pergi setiap hari, maka ada dua solusi yang bisa kita pilih yaitu tinggal di kamar indekos atau menyewa rumah kontrakan. Dengan begitu kita bisa tinggal lebih dekat dengan tempat kerja maupun kampus kita. Hal ini bisa menghemat tenaga dan waktu.
Baik tinggal di kamar kos-kosan maupun menyewa rumah kontrakan, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan kita. Jangan asal pilih karena bisa membuat kita tidak nyaman maupun membuang terlalu banyak uang.
Untuk itu, berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan kamar kos dibanding rumah kontrakan yang bisa kita jadikan pertimbangan.
1. Biaya Kamar Kos Lebih Murah
Biaya untuk sewa kamar kos cenderung lebih murah dibanding sewa rumah kontrakan. Hal ini karena biasanya satu bangunan bisa berisi beberapa kamar yang disewakan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan yang sangat penting karena harga sewa harus kita sesuaikan dengan budget atau anggaran yang kita miliki.
Selain itu, harga sewa kamar kos juga biasanya tergantung dengan lokasi dan fasilitas yang disediakan. Kos-kosan yang terletak di pusat lota atau tempat strategis tentu akan lebih mahal dibanding dengan yang terletak di pinggiran perkampungan. Begitu juga dengan fasilitas, semakin banyak fasilitas yang disediakan seperti perabot, AC, kamar mandi dalam, maka akan semakin mahal kamar kos tersebut.
2. Fasilitas Bersama
Karena kos-kosan biasanya terdiri dari banyak kamar yang disewakan pada orang lain, maka beberapa fasilitas juga harus kita gunakan bersama. Misalnya apabila kamar mandinya di luar kamar, maka kita harus rela berbagi dan menggunakannya bersama penghuni lain. Kita tidak boleh egois dengan memanfaatkan fasilitas untuk keperluan kita saja.
3. Ruang Lebih Terbatas
Karena hanya menyewa kamar kos, maka ruang yang kita miliki lebih terbatas dibanding rumah kontrakan. Paling kita hanya mendapat satu ruangan saja. Oleh sebab itu, kamar kos lebih cocok bagi orang yang tinggal sendiri. Tidak cocok untuk keluarga yang terdiri dari beberapa orang karena akan terasa sempit.
4. Menambah Pertemanan
Jika kita tinggal di kos, maka kita akan bertemu dan berkenalan dengan penghuni lainnya. Seringkali penghuni lain adalah orang asing yang kemudian bisa menjadi teman baru bagi kita. Terlebih jika asalnya berbeda dengan kita, maka jaringan pertemanan kita menjadi semakin luas.
5. Keakraban Antar Penghuni
Karena tinggal di bawah atap yang sama dan sering berinteraksi, maka hubungan antar penghuni kos bisa menjadi semakin akrab. Bahkan, tidak jarang hubungan antar penghuni kos lebih erat dibanding dengan teman-teman yang lain. Banyak juga kemudian yang membentuk komunitas karwna tinggal di kos yang sama. Hal ini tentu membuat penghuninya merasa nyaman dan betah tinggal di kos tersebut.
Demikian 5 kelebihan dan kekurangan sewa kamar kos dibanding rumah kontrakan. Sudsh punya pilihan?
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Mahasiswa di Kota Kendari Ditikam di Kamar Kos
-
3 Alasan Pemilik Kos dan Rumah Kontrakan Selektif dalam Memilih Penyewa
-
Razia Kos-kosan dan Kafe di Medan Selayang, Petugas Temukan Penghuni Kos Positif Narkoba
-
4 Tipe Penghuni Kos yang Wajib Kita Waspadai, Jangan Lengah
-
3 Alasan Seseorang Sulit Mencari Rumah Kontrakan, Merasakannya?
Lifestyle
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu