Punya banyak jenis pakaian yang beraneka ragam dan warna-warni terkadang dapat membuat kepuasan tersendiri bagi pemiliknya. Tapi hal yang tidak dapat dihindarkan adalah isi lemari yang penuh dan tumpukan baju yang tidak terorganisir.
Sudah pernah dengan konsep capsule wardrobe? Konsep ini mampu membantu kamu dalam bidang energi dan waktu yang berurusan dengan pakaian.
Capsule wardrobe ialah membatasi isi lemari pakaian seminimal mungkin dengan pakaian yang pasti terpakai. Biasanya konsep ini hanya membutuhkan 20-30 potong pakaian yang fleksibel digunakan untuk berbagai acara.
Apakah kamu salah satunya yang sudah memiliki banyak pakaian dan ingin menerapkan metode capsule wardrobe? Coba terapkan 4 aturan penting ini ya!
1. Berhenti Belanja Selama 3 Bulan
Membaca sub-judulnya saja sudah bikin tarik napas panjang, ya. Betul, kamu harus menahan diri untuk berhenti belanja pakaian selama minimal tiga bulan. Langkah ini cukup penting untuk bisa menerapkan capsule wardrobe loh. Karena apabila kamu tidak menahan diri maka isi lemari akan kembali menjadi gunung.
2. Analisis Jenis Pakaian yang Paling Cocok
Selain berhenti belanja, kamu juga bisa memilah pakaian yang sering dan jarang dipakai. Setelah memilah pakaian yang sering dan jarang dipakai, kamu akan menemukan jenis-jenis pakaian kesukaan.
Coba pelajari dan analisis mengapa pakaian-pakain tersebut sering kamu kenakan, apakah karena warna, bahan, model, atau lainnya. Langkah ini bisa kamu gunakan sebagai pedoman untuk mencari pakaian serupa ketika kamu ingin menambahkan koleksi di capsule wardrobemu.
3. Tentukan Warna Khusus
Selanjutnya memperhatikan warna yang akan kamu gunakan di capsule wardrobe. Pastikan warna yang kamu pilih adalah warna kesukaanmu agar ketika mengenakannya kamu bisa lebih percaya diri.
Atau untuk versi lebih aman, pilih warna natural atau monokrom. Karena warna-warna tersebut akan lebih mudah untuk di mix and match.
4. Temukan Gaya yang ‘Kamu Banget’
Tidak kalah penting adalah kamu harus memahami gaya berbusana yang mencerminkan ‘kamu banget’!
Misalnya, kamu nyaman mengenakan croptop, dress, atau jumpsuit, maka jangan tinggalkan zona nyaman kamu itu. Meskipun sedang dalam upaya untuk mengoleksi pakaian secukupnya, jangan sampai kamu kehilangan ‘jati dirimu’ lewat pakaian yaa..
Itulah empat aturan penting terapkan capsule wardrobe. Penerapan konsep capsule wardrobe ini adalah small dan compact alias pakaian seminim mungkin tetapi bisa berfungsi secara maksimal. Oleh sebab itu, bukannya tidak boleh untuk menambah koleksi pakaian, melainkan lebih dipikirkan secara matang sebelum membeli. Selamat mencoba!
Baca Juga
-
Makin Blak-blakan, Aaliyah Massaid Akui Bucin Ke Thariq Halilintar: Kamu Juara di Hati Aku
-
Mengenal Li Ran, Princess Eropa dari Asia Pertama, Istri dari Pangeran Charles Belgia
-
Fans Fuji Kecewa Konten Eksklusif Tersebar: Jadi Percuma Bayar
-
Nyanyi 'Cundamani' di Hadapan Happy Asmara, Celetukan Niken Salindry Bikin Ngakak Satu Venue
-
ARMY Next Level! Wanita Ini Pamer Rumah Berkonsep BTS, Semua Serba Ungu
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Lenovo IdeaPad Slim 5 Gen 10: Laptop Tipis Berotak AISiap Temani Aktivitas Harianmu
-
Nongkrong Lebih Modis dengan 4 Ide Padu Padan OOTD Hitam ala Krystal Jung
-
INFJ 101: Rahasia Si Penasihat Misterius yang Hobi Curhat tapi Susah Terbuka
-
4 Serum Hexylresorcinol Penyelamat Atasi Dark Spot, PIH, dan Kulit Kusam
-
Vivo V70 5G: Kamera ZEISS, Baterai Jumbo, dan Performa Ngebut di Harga Rp9 Jutaan
Terkini
-
Dari Selat Hormuz ke Meja Makan: Waspada Efek Domino Konflik Global ke Dapur Kita
-
Wisuda Bukan Garis Finis: Nasib Lulusan Baru di Pasar Kerja yang Tak Pasti
-
Review Film Nobody: Petualangan Monster Kecil yang Lucu dan Menginspirasi
-
Perempuan Bergaun Merah dan Jejak di Pos Satpam
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia