Mantan kekasih merupakan salah satu manusia yang tentu saja cukup berkesan dalam kehidupan kita. Meskipun, bagaimana kesan tersebut tidaklah selalu sama. Ada kesan yang baik, dan ada pula yang buruk.
Membangun hubungan baik dengan mantan kekasih setelah putus cinta adalah hal yang sah-sah saja. Namun demikian, kamu tetap harus menimbang beberapa hal di bawah ini sebelum menceritakannya kepada mantan kekasih.
1. Perihal bahagiamu
Sudah bukan menjadi urusan ataupun tanggung jawab dari mantan kekasih itu sendiri untuk membuat kamu merasa bahagia. Entah kamu bahagia atau rusak setelah tanggal darinya, kamu harus berusaha untuk menyimpannya sebagai sebuah rahasia. Paling tidak, tunjukkan bahagiamu saja.
Atau, kamu memang sedang mencari perhatian mantan kekasih dengan menceritakan bagian dalam hidupmu yang sedih? Kalau tidak ada niat untuk itu, tentu seharusnya kamu merasa gengsi untuk terlihat tidak bisa bahagia tanpanya.
2. Masalahmu kini
Apapun yang menjadi masalahmu kini, terutama dalam urusan percintaan, usahakan untuk tidak menyampaikannya kepada mantan kekasih. Ketika dia bersikap ingin tahu, tidak selalu berarti bahwa dia peduli. Namun, bisa saja dia hanya penasaran dan berusaha untuk memuaskan rasa ingin tahunya.
Ketika kamu menyampaikan masalahmu dengan mantan kekasih, kamu akan terlihat lebih buruk dari anggapannya. Bahkan dia akan menjadi tahu akan rahasiamu. Jadi, cobalah untuk mulai memilah topik dalam bercerita.
3. Tentang masa lalu
Tidak perlu mengungkit segala sesuatu yang sudah berlalu. Seindah apapun masa lalu yang kamu miliki dengan mantan kekasih, tidak akan membuat kamu dan dirinya menjadi bersama kembali. Bahkan, bersama kembali untuk apa? Apakah sekadar untuk mengulang kembali cerita yang sama?
Nostalgia tentang kisah cinta yang sudah berlalu hanya akan membuat kamu ataupun mantan kekasih merasa dirinya terganggu. Apalagi kalau sudah saling punya pasangan masing-masing. Tentu bercerita tentang kisah indah di masa lalu bukanlah sesuatu yang baik untuk dilakukan.
4. Pasanganmu
Kamu juga tidak perlu menceritakan tentang bagaimana pasanganmu kini. Karena setiap orang memang tidak bisa menjadi orang yang sempurna. Sehingga, kamu juga harus berusaha menerima keburukan pasangan dan berusaha untuk menutupinya dari orang lain.
Menceritakan tentang pasangan kepada mantan kekasih, apalagi cerita tentang kekurangannya, sama halnya kamu sedang mempermalukan diri pasangan. Dan itu bisa membuat dirinya merasa sakit hati dan hubunganmu menjadi terancam.
Jadi, itu dia beberapa hal yang tidak boleh diceritakan kepada mantan kekasih. Semoga kita bisa menjaga diri agar tidak keceplosan saat berbincang dengan mantan, ya!
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
4 Hal dalam Hidup yang Tak Perlu Diambil Hati, Salah Satunya Tuntutan Orang Lain!
-
6 Ciri-ciri Kamu Memiliki Pasangan yang Posesif, Merasakannya?
-
Demi Buktikan Cinta, Gadis 15 Tahun Suntik Diri Sendiri dengan Darah Pacar yang Kena HIV
-
4 Hal yang Harus Kamu Lakukan agar Sukses Secara Finansial
-
Penampakan Thariq Halilintar Diduga Lamar Fuji Bikin Geger: Kawal Sampai Halal
Lifestyle
-
Sering Dianggap Cerewet, Ini 5 Pesan Cinta di Balik Kisah Masa Lalu Orang Tua
-
Mengatasi Kulit Dehidrasi: 5 Pilihan Moisturizing Cream untuk Dry Skin
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Kamera Mumpuni dan Baterai Tahan Lama
-
Mengapa Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026?
Terkini
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia
-
Peringatan Keras The Economist untuk Indonesia: Saatnya Rem Kebijakan yang Terlalu Ekspansif?
-
Refleksi Film Toy Story 5: Apakah Teknologi dan Mainan Bisa Hidup Berdampingan?
-
Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong