Berganti zaman, berganti pula sifat dan karakter masyarakatnya. Tentunya, fenomena sosial pun akan berubah-ubah. Begitu pun di masa yang kita jalani sekarang ini, pastinya ada berbagai fenomena sosial yang terjadi, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Hal sepele dapat dengan mudah menyulut emosi
Dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati siapa tahu. Pepatah tersebut barangkali dapat menggambarkan fenomena masa kini, di mana hal sepele dapat dengan mudah menyulut emosi seseorang. Tak jarang, kita tidak menyangka sama sekali bahwa hal kecil yang seseorang katakan atau lakukan bisa saja menyinggung hati orang lain, bahkan membuatnya menaruh dendam.
Kita tidak pernah tahu, perbuatan dan perkataan kita yang mana yang ternyata menyakiti seseorang. Oleh karena itu, hendaknya kita berhati-hati dalam setiap ucapan dan tingkah laku kita. Sebab, dewasa ini, ada banyak orang yang mudah tersulut emosinya karena hal yang sepele, bahkan hingga tega melakukan hal-hal yang tidak berperikemanusiaan.
2. Meningkatnya arogansi, sekalipun tengah berada di posisi yang salah
Dalam keseharian, kita kerap menemukan fenomena meningkatnya arogansi seseorang, sekalipun ia berada dalam posisi yang salah. Misalnya, seseorang yang menyerobot antrean atau membuang sampah sembarangan, tapi ketika ditegur, bukannya merasa malu atau mengakui kesalahan, tapi ia justru berbalik marah dan menganggap orang yang menegurnya suka ikut campur urusan orang lain. Padahal, sudah kewajiban bagi sesama manusia untuk saling mengingatkan ketika ada yang berbuat kesalahan.
3. Imbauan dan nasihat semakin banyak, tapi perilaku tak patut juga bertambah
Belakangan ini, imbauan dan nasihat tentang rasa empati, ketertiban, dan hal-hal baik lainnya semakin banyak. Ajaran tentang nilai dan norma yang baik pun terus-menerus digalakkan. Anehnya, perilaku tak patut yang terjadi di masyarakat juga semakin menjadi dan tak kalah banyak bertambah. Terlebih, hadirnya media sosial juga membuat perilaku-perilaku tersebut mudah diketahui oleh masyarakat. Kebaikan dan keburukan kini semakin gencar berlomba.
Demikian tiga fenomena yang kerap kita temui di masyarakat pada masa kini. Fenomena-fenomena tersebut hendaknya membuat kita banyak belajar demi menjadi pibadi yang lebih baik, sehingga akan membentuk masyarakat yang lebih baik pula.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Saldo Dana Bansos BPNT 2025 Senilai Rp 600 Ribu, Begini Cara Mendapatkan dan Syaratnya
-
Desak DPR Tak Buru-buru soal RUU KUHAP, Koalisi Masyarakat Sipil Beberkan 9 Poin Catatan Krusial
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya