Mengakui kesalahan bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi pasangan, diri kita sendiri saja mungkin beberapa kali pernah mengelak dari kesalahan.
Bagaimanapun, sebenarnya kesalahan adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan. Jadi, ketika kamu berani berbuat, itu artinya kamu harus berani bertanggung jawab.
Ketika pasangan berbuat salah kemudian mengelak, tentu kamu akan merasa kesal. Apalagi kalau kamu sudah punya bukti yang kuat. Namun, berdebat tidak akan menyelesaikan masalah. Yang ada bahkan masalahmu bertambah parah.
Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat pasangan mengelak dari kesalahannya.
1. Bicarakan dengan baik
Cari waktu yang pas dan bicarakan dengan baik bersama pasangan mengenai kesalahannya. Kamu harus menenangkan dirimu terlebih dahulu, kemudian bicarakan segalanya dalam keadaan yang jauh lebih baik dan tenang.
Hindari berdebat, karena hal itu tidak baik. Apalagi kalau ada anak di rumah. Kamu harus berusaha untuk membuat pembicaraan itu bersifat pribadi. Hanya kamu dan pasangan. Hanya melibatkan empat mata.
2. Suguhi bukti
Bukti adalah sesuatu yang bisa membungkam elakan dari seseorang, termasuk pasangan kita sendiri. Kalau sudah ada bukti yang nyata, apalagi yang akan dibantah? Bukankah semua sudah tergambar dengan jelas dan tidak perlu diperjelas lagi?
Oleh sebab itu, sebelum kamu memancing pembicaraan dengan pasangan mengenai kesalahannya yang kamu duga, kamu harus berusaha untuk memiliki bukti yang kuat, bukti yang berwujud.
3. Beri kesempatan membela diri
Setelah semua itu, cobalah untuk memberi waktu kepada pasangan untuk menanggapi semuanya. Apakah dia akan mengakui kesalahan, tetap membela diri, atau memberi penjelasan mengenai penyebab yang membuatnya bersikap seperti itu.
Bagaimana karakter yang dimiliki oleh pasangan akan tergambar dengan jelas. Apakah dia termasuk seseorang yang bertanggung jawab atas kesalahannya atau membela diri, akan terpampang dengan nyata. Kamu hanya perlu menjadi lawan bicara yang cerdas dan bijaksana.
4. Selesaikan
Buat konsekuensi atas kesalahan pasangan. Apa yang dia lakukan, dan dengan cara apa dia harus menebusnya. Paling tidak, pasangan harus memahami kalau kamu bukanlah orang yang mudah untuk dibohongi.
Bahkan untuk berbuat kesalahan denganmu, harus ada konsekuensi yang harus dijalani. Memang, tidak ada manusia yang sempurna. Semuanya pasti pernah melakukan kesalahan. Tapi, konsekuensi adalah simbol peringatan untuk lebih berhati-hati dan tahu diri.
Jadi itu dia 4 langkah untuk menyikapi pasangan yang mengelak dari kesalahannya. Semoga bisa membantumu menyelesaikan sekelumit masalah yang sedang kamu hadapi.
Tag
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
5 Kesalahan Finansial saat Mudik yang Bikin Dompet Jebol, Hindari Ini!
-
Mengapa Pasangan Bahagia Pun Bisa Berselingkuh?
-
Ayam Geprek Jadi Jurus Damai, Kisah Kocak Pasangan Ini Buktikan Makanan Bisa Redam Emosi
-
Mengatasi Stress Pasca Kematian Pasangan, Peran Kawruh Jiwa pada Lansia Duda
-
20 Contoh Selingkuh Kecil yang Fatal, Apa itu Micro Cheating?
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya