Sebelumnya apakah kamu paham makna dari percaya diri? University Of South Florida menyatakan bahwa self-confidence atau percaya diri adalah sikap tentang keterampilan dan kemampuan kita dalam menerima diri sendiri, memiliki kontrol atas diri dan mempercayai bahwa kita mampu melewati masalah yang tengah kita hadapi.
Nah permasalahan di sini adalah tidak memiliki rasa percaya diri. Bisa saja tidak percaya diri ketika tampil berbicara di depan umum, tidak percaya diri saat bertemu dengan gebetan, tidak percaya diri didepan kamera, tidak percaya diri karena bentuk tubuh dan sebagainya. Hal itu selalu menjadi problematik dengan diri sendiri.
Penyebab tidak percaya diri karena belum menemukan, mengenal dan menggali siapakah diri kita dengan baik, menjadi sangat buruk saat dipengaruhi oleh social media yang berisi komentar negatif atau konten unjuk diri dan flexing dari banyak orang yang semakin membuat kamu minder dan tidak percaya diri.
Berikut 3 hal yang membantu kamu dapat meningkatkan percaya diri!
Kamu dapat memulainya dengan mengenali siapa diri kamu, bagaimana sebenarnya personaliti kamu, apakah cenderung extrovert atau introvert? Nah untuk mengetahui itu kamu dapat melakukan test self personality di situs internet. Lakukan test tersebut dengan jujur agar sesuai dengan kepribadian kamu. Selain melakukan test tersebut, kamu dapat menanyakan bagaimanakah diri kamu sebenarnya kepada orang yang kamu percayai dan orang terdekat kamu. Minta mereka untuk mengatakannya dengan jujur padamu.
Setelah menemukan siapa diri kamu, kamu dapat mencatat di buku harianmu apa yang membuat kamu untuk tidak percaya diri? Tulis saja apa adanya dan urutkan dengan memberikan nomor. Lalu, tulis di sampingnya hal apa yang perlu dilakukan sebagai solusinya dari penyebab kamu tidak percaya diri, teknik ini paling tidak dapat membantu kamu memahami masalahmu dan menemukan titik terang dari tidak percaya diri kamu.
2. Menggali Potensi
Hal ini dapat kamu lakukan jika sudah mengenali diri kamu sepenuhnya dan mengetahui penyebab tidak percaya diri kamu. Kemudian kamu dapat menggali potensi diri dan mengasahnya. Misalnya kamu tidak percaya diri berbicara didepan orang banyak sedangkan kamu tahu kamu adalah seorang introvert, tidak ada aturan yang mematenkan bahwa yang pandai berbicara didepan orang banyak adalah yang memiliki kepribadian ekstrovert. Untuk itu kamu dapat menggali potensi untuk dapat lancar public speaking dengan mengasah teknik berkomunikasi kamu, latihan dan latihan. Teruslah gali potensi diri kamu, jangan merasa cepat puas dan cepat menyerah. Karena tidak ada yang instan dalam merubah pribadi sendiri, nikmati prosesnya.
3. Cut Off Semua Faktor
Cari faktor pemicu yang membuat kamu merasa tidak percaya diri, misalnya perasaan insecure melihat orang yang memiliki kehidupan yang lebih keren dari kamu. Kamu dapat membatasi diri kamu dengan menutup pandangan kamu terhadap kehidupan orang lain. Apakah sosial media adalah faktor pemicu utama kamu tidak percaya diri? Maka kamu dapat mengurangi bermain media sosial. Apakah faktor pemicu kamu adalah teman sendiri? Jangan minder dahulu, bisa saja kamu dapat menarik sisi positif dari teman kamu, misalnya kamu dapat mengetahui apa saja kebiasaan positifnya dan bagaimana pola pikirnya atau mungkin kamu bisa menanyakan kepadanya bagaimana cara untuk dapat berhasil dan percaya diri seperti dirinya.
Intinya, kamu harus pandai membatasi diri dari lingkungan negatif, pola pikir yang negatif dan pengaruh buruk sosial media. Kamu harus menjaga mental kamu untuk tetap sehat dan positif ya! Caranya bisa saja mencari komunitas belajar yang mempunyai lingkungan yang sehat.
Kemampuan untuk dapat percaya diri terbangun karena sudah memiliki jam terbang dan pengalaman dalam menghadapi berbagai situasi, kamu dapat memulainya dari sekarang dengan menerapkan 3 hal diatas. Tidak ada kata terlambat dan tidak ada kata menyerah. Tetap atur pola pikir atau mindset kamu pada hal positif karena jika kamu berfikir negatif dapat menghambat kamu untuk mulai percaya diri didepan orang banyak.
Bagaimana menurut kamu? Semoga Artikel ini bermanfaat ya!
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Berkaca dari Menteri Pariwisata, Pentingkah Pejabat Publik Kuasai Public Speaking?
-
Temukan Potensi Diri dan Kekuatan Pikiran dalam Buku Mind Power Skills
-
Apa Pekerjaan Widi Wardhana Sebelum Jadi Menpar? Kualitas Public Speaking Ramai Disorot
-
Public Speaking Dokter Reza Gladys Jadi Sorotan Lagi, Kali ini Sampai Ditegur Anggota DPR!
-
Remaja K-Pop, Antara Kecintaan dan Rasa Kesepian dalam Dunia Maya
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop