Setiap manusia tentu mempunyai banyak keinginan dan juga impian. Dalam Islam, dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT terlepas seseorang itu mempunyai hajat atau tidak. Karena, sejatinya beribadah kepada Allah dan mendekatkan diri adalah suatu hal yang mutlak dilakukan oleh setiap hamba beriman.
Lalu bagaimana, apabila seseorang hanya melakukan suatu amalan tertentu hanya semata-mata ingin mendapatkan hajat dunia. Maka hal itu, kembali kepada niat. Karena, suatu amalan akan dilihat berdasarkan niatnya. Jadi, perbaiki niat dan luruskan hati. Meminta kebaikan kepada Allah SWT adalah sebuah keharusan pula.
Namun, dewasa ini banyak penggiat media sosial mengajak bersholawat apabila ingin mencapai sesuatu yang diinginkan, seperti apabila menginginkan sebuah mobil impian, handphone impian, rumah impian, maka perlu disholawati. Pada dasarnya, sholawat itu adalah bentuk kita memuji dan mengharapkan ridho Allah SWT dan syafaat Nabi Muhammad SAW. Jadi bagaimana bila kita bersholawat dengan maksud hati yang lain dan bersifat duniawi?
Berdasarkan postingan video dari akun TikTok @tajdiidul_iman pada tanggal 26 april 2022 memberikan wawasan mengenai logika sholawat yang sebenarnya. Pada saat artikel ini ditulis, video tersebut telah disukai 31.2ribu warganet dan 604 komentar.
Dalam video tersebut Iman mengibaratkan sholawat dengan hajat yang kita inginkan dengan satu lembar uang lima puluh ribu dan sebuah koin lima ratus perak. Jika diberikan pilihan, manakah yang akan kita ambil dari kedua uang tersebut?
Maka tentu kita akan lebih memilih uang lima puluh ribu dibandingkan dengan uang koin lima ratus perak. Karena pada dasarnya manusia lebih memilih sesuatu yang besar dan menguntungkan. Lalu, jika sudah mendapatkan uang yang lebih besar, apabila diberikan uang lima ratus perak secara cuma-cuma mungkinkah kita akan terima? Mungkin saja tidak, tapi jika memang dikasih kenapa tidak? Lumayan, bisa dikumpul-kumpul untuk parkir.
"Nah, Sholawat begitu..." Jelas beliau.
Uang lima puluh ribu diibaratkan adalah sholawat, sedangkan uang koin lima ratus perak adalah hajat yang ingin kita dapatkan. Jadi, jangan tertipu dengan tipu daya setan. Mindset sholawat adalah mengharapkan ridho Allah SWT semata, bukan mengharapkan duniawi.
"Jadi, sholawat itu seharusnya membuat apa yang kita kagumi didunia ini tuh jadi tidak berharga. Bukan, biar Dapet!" Jelas beliau diakhir Videonya.
Para warganet banyak menanggapi postingan Iman dengan positif,
"nah, yang bener kek gini logikanya @wirda mansur" Tulis salah satu warganet.
"Setelah Video tiktok begini, sekarang kalau lagi galau, banyak keinginan, sholawat. Bukan karena biar terkabul tapi biar hati tenang, ga mikirin dunia mulu." Tambah warganet lainnya.
"Makasi bang udah dijelasin, dari dulu agak ragu soalnya nyolawatin barang.." Tulis salah satu warganet.
"Akhirnya ada yang speak up masalah ini, biar ga pada keliru orang-orang kedepannya." Komentar warganet lainnya.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Asal Usul Walid, Lagi Ramai Disebut di TikTok sampai Trending di X
-
Kenalan Sama Kechun, Bintang Drama Pendek yang Jadi Sensasi di TikTok
-
Puan Ungkap Sempat Ada Rencana Megawati Video Call dengan Prabowo saat Lebaran, Tapi Batal karena...
-
Fuji Blak-blakan soal Pendapatan TikTok: Tak Diambil, Untuk Iseng Dibagikan ke Orang Lain
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
Kolom
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?
-
Jumbo: Langkah Berani Animasi Lokal di Tengah Dominasi Horor
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop