Pada dasarnya, semua perempuan itu cantik, dengan keunikannya masing-masing. Laki-laki pun begitu, semua tampan dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
Masing-masing dari kita memiliki ciri khasnya sendiri, dan itu sudah diatur oleh Tuhan, tidak baik jika kita terus-menerus membandingkannya dengan orang lain.
Namun, ternyata masih saja banyak orang yang menilai dirinya buruk. Tak jarang, orang tersebut cenderung menutup diri dari lingkungan sekitar. Kenapa bisa begitu? Ada 3 hal yang biasanya membuat seseorang menilai dirinya sendiri buruk. Yuk, simak!
1. Terlalu percaya dengan penilaian orang lain
Sayang sekali jika hidup kita sampai dikendalikan oleh penilaian orang lain terhadap kita, apalagi sampai bergantung. Jika kita merasa buruk dalam menilai sesuatu, maka penilaian orang lain juga belum tentu benar dan baik untuk kita.
Hidup ini bukan hanya tentang kita, juga bukan hanya tentang orang lain. Masalah orang lain menilai buruk diri kita, ya itu urusan mereka, bukan urusan kita.
Selamanya kita tidak akan mampu mengendalikan perasaan orang lain. Jadi, buat apa kita peduli pada hal-hal yang sudah jelas tidak bisa kita atur. Hanya akan membuang-buang waktu dan energi saja.
2. Terpengaruh oleh respons orang lain
Sama halnya dengan penilaian orang lain, sebaiknya kita juga jangan menilai diri kita buruk hanya karena perlakuan orang lain pada kita. Tindakan yang orang lain lakukan, belum tentu merupakan cerminan diri kita. Itu adalah cerminan diri mereka sendiri.
Misal, kita merasa diri kita adalah seorang yang tidak asik diajak bercanda, dikarenakan tiap chat kita dalam grup Whatsapp tidak pernah direspons oleh teman-teman dalam grup.
Orang lain tidak merespons chat kita bukan berarti kitanya tidak asyik, bisa jadi karena mereka belum membaca chat kita, chat kita tertumpuk orang lain, atau mereka tidak tahu harus memberi respons yang seperti apa.
Banyak kemungkinan yang terjadi, dan jika itu semua kita pikirkan maka habislah waktu kita hanya untuk hal-hal yang sia-sia.
3. Belum mengenal dirinya sendiri dengan baik
Menilai diri sendiri buruk, bisa jadi karena kitanya belum tahu apa kelebihan kita. Itu artinya, kita yang belum mengenal diri kita sendiri dengan baik. Dengan mengenal diri sendiri dengan baik, selain dapat mengetahui kelemahan dan potensi kita, kita juga jadi tahu mana lingkungan pertemanan yang cocok untuk kita.
Sebab, kita akan diterima dan diperlakukan baik oleh orang-orang yang memang mengenal kita. Kalau kitanya saja belum mengenal diri kita, bagaimana bisa orang lain mengenal dan mengerti kita.
Manusia diciptakan sempurna dengan segala kekurangan dan kelebihannya masing-masung oleh Tuhan. Jika kita merasa diri kita begitu buruk, secara tidak langsung kita pun sedang memandang buruk ciptaan Tuhan.
Baca Juga
-
Hari Buruh Internasional: Seruan Perubahan untuk Dunia Kerja
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Belajar Jadi Seru: 7 Cara Pilih Aplikasi AI yang Cocok untuk Anak
-
Chatbot vs Agen AI: Kenali Perbedaannya sebelum Memilih
-
Tren Masa Depan AI Action Figure: Mainan dengan Kecerdasan Buatan
Artikel Terkait
-
Bohani, Bocah Badui penderita Gizi Buruk itu kembali Ceria
-
Tes Kepribadian: Kebenaran Tentang Diri Anda akan Diungkapkan oleh Satu di antara Burung Hantu Ini
-
4 Dampak Buruk Menjadi Deadliner yang Kerap Diabaikan
-
4 Dampak Buruk Sikap Pamrih dalam Berbuat Kebaikan
-
3 Cara Mengatasi Kucing yang Tidak Mau Minum
Lifestyle
-
5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah
-
Mulai 40 Ribuan! 5 Night Serum Lokal Ampuh Samarkan Garis Halus dan Kerutan
-
4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan
-
Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba
Terkini
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me
-
Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?