Pada dasarnya semua pembicara pasti pernah merasakan nervous atau gugup. Perlu kamu tahu, bahwa grogi atau rasa gugup yang kita alami ketika tampil di depan banyak orang biasanya dipicu oleh beberapa hal, misalnya, kurangnya rasa percaya diri, belum menguasai materi yang akan disampaikan, atau adanya trauma di masa lalu.
Maka, tidak heran jika ada beberapa mahasiswa yang meski sudah berulang-ulang kali latihan berbicara, dan berusaha mencoba banyak cara untuk mengurangi rasa gugup, tapi masih saja merasa gugup saat presentasi. Jika kamu mengalami kondisi yang seperti itu, tidak ada salahnya kamu bisa mencoba beberapa tips berikut ini:
1. Kurangi kecepatan bicara
Aturlah napasmmu agak perasaan menjadi lebih rileks. Kemudian sampaikan materi dengan tenang, dan tidak terburu-buru. Jika bicaramu terlalu cepat, maka rasa gugupmu akan semakin terlihat dan materi yang kamu sampaikan tidak akan dimengerti oleh audiens.
Hal ini justru akan memicu banyak pertanyaan pada sesi tanya jawab karena mereka tidak mengerti dengan apa yang kamu bicarakan. Bicaralah dengan tenang, nikmati keberadaanmu, nyamankan posisimu.
2. Menjadi aktif
Akui perasaan grogimu, kemudian salurkan melalui gerakan-gerakan yang mendukung presentasimu. Misalnya, tampilkan ekspresi yang ramah, dengan banyak senyum, dan berdirilah dengan posisi kaki yang terbuka.
Kemudian ketika kamu berbicara, majulah beberapa langkah kedepan atau ke samping, dan gerakkanlah tanganmu untuk memperkuat/mendukung materi yang sedang kamu sampaikan. Menjadi pembicara yang aktif akan mengurangi rasa gugupmu.
3. Fokus pada goal
Cara ini juga efektif untuk membangun mood dan membuat pikiran kita yang tadinya tegang menjadi lebih santai. Jika rasa gugup muncul, coba pikirkan hal-hal positif yang kita dapat jika kita mampu menyelesaikan presentasi dengan baik, atau pikirkan kegiatan menarik yang akan kita bisa lakukan setelah presentasi.
Begitulah tips singkat untuk mengurangi rasa gugup saat kita presentasi. Perlu diingat, bahwa kemampuan presentasi yang baik tidak akan terwujud tanpa banyak latihan secara konsisten. Maka, sangat penting untuk sering-sering melatih kemampuan public speaking-mu. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Hari Buruh Internasional: Seruan Perubahan untuk Dunia Kerja
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Belajar Jadi Seru: 7 Cara Pilih Aplikasi AI yang Cocok untuk Anak
-
Chatbot vs Agen AI: Kenali Perbedaannya sebelum Memilih
-
Tren Masa Depan AI Action Figure: Mainan dengan Kecerdasan Buatan
Artikel Terkait
-
Empat Anggota Polres Halmahera Utara Aniaya dan Paksa Mahasiswa Minta Maaf ke Anjing Polisi, Dikecam Komnas HAM
-
10 Mahasiswa Terduga Pemukul Mahasiswa Diksar Litbang UIN Raden Fatah Palembang Terancam Sanksi Dari Rektor
-
Tak Sengaja Pamer Chat Pacar saat Presentasi, Mahasiswa Ini Banjir Sorakan
-
Makin Ruwet! Rektor UIN Raden Fatah Palembang Pertanyakan Tanggung Jawab Pembina Soal Kekerasan Diksar
-
Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Mahasiswa di Banyuwangi Tuntut Kapolda Jatim Agar Dicopot
Lifestyle
-
4 Pelembab Anti-Aging Berukuran Besar 100 ML, Solusi Hemat Wajah Awet Muda!
-
4 Body Serum Glutathione yang Ampuh Cerahkan Kulit Belang dengan Cepat
-
7 HP OPPO Murah 2026 dengan Spek Tinggi, Nomor 4 Paling Menarik
-
Clean Look Goals! 4 OOTD Minimalis ala Byeon Woo Seok yang Gampang Ditiru
-
7 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan Terbaik 2026, Bisa Gantikan Laptop
Terkini
-
Ada Jakarta! NCT JNJM Bagikan Jadwal Tur Fanmeeting Bertajuk Duality
-
SM Minta Maaf atas Insiden yang Lukai 3 Fans di Konser Encore Super Junior
-
Ketakutan Tidak Naik Kelas dan Perasaan yang Tak Dimiliki Generasi Sekarang
-
Mengejar Gitar Legendaris Sunburst 1960 di Buku Andrea Hirata
-
Realitas Pahit Gaji UMR: Saat Kerja Tak Selalu Sejahtera