Ketika orang-orang terdekat atau rekan kita merayakan sesuatu atau meraih suatu pencapaian, seperti mengadakan upacara pernikahan, merayakan ulang tahun atau wisuda, dan lain sebagainya, tentunya kita akan turut merasa senang. Salah satu hal yang biasa kita lakukan untuk menunjukkan hal tersebut adalah dengan memberikan hadiah kepada orang yang sedang berbahagia.
Sayangnya, tidak semua orang memberi hadiah kepada orang lain dengan tulus atau karena semata-mata ingin memberi tanpa mengharapkan balasan apa pun. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sikap yang ditunjukkan oleh pemberi hadiah, beberapa di antaranya ialah:
1. Tersinggung jika penerima tidak memposting atau mengumumkan
Ada orang-orang yang merasa tersinggung saat orang yang menerima hadiah darinya tidak memposting pemberian tersebut, tidak menyebut-nyebut si pemberi atau tidak mengumumkannya di hadapan banyak orang. Ketersinggungan ini menandakan bahwa mereka tidak tulus dalam memberi hadiah.
Sebab, ia tidak seharusnya merasa pemberiannya kepada seseorang perlu diketahui oleh orang banyak. Jika ia merasa demikian, artinya ia barangkali hanya ingin dipuji atau berharap dinilai baik oleh orang lain.
2. Ingin penerima membalas dengan hadiah pula
Beberapa orang memberikan hadiah, misalnya pada hari ulang tahun teman atau hari wisuda rekan, karena ia ingin mereka juga memberikan hadiah kepadanya di hari-hari istimewanya. Hal ini menunjukkan bahwa si pemberi hadiah memiliki maksud lain demi kepentingannya sendiri.
Tak hanya itu, perilaku seperti ini juga bisa menjadi sumber kekecewaan, manakala apa yang diharapkan tidak terwujud. Akibatnya, hubungan dengan orang lain juga bisa memburuk, terlebih jika ia mengungkapkan rasa kecewanya secara terang-terangan.
3. Meminta hadiah dikembalikan
Hubungan manusia kadang tak selamanya baik. Sebagian di antaranya berakhir dengan perselisihan yang berujung perpisahan. Memburuknya suatu hubungan terkadang membuat seseorang mengungkit hadiah yang diberikannya kepada orang yang sedang berselisih dengannya, bahkan meminta agar hadiah-hadiah tersebut dikembalikan.
Sesuatu yang sudah diberikan tentunya pantang untuk diminta kembali. Tidak selayaknya seseorang mengungkit pemberiannya, apalagi meminta kembali barang atau sesuatu yang telah diberikannya kepada orang lain.
Demikian tiga sikap yang menunjukkan seseorang tidak tulus memberikan hadiah. Mari kita tunjukkan ketulusan kita ketika memberi hadiah dengan menghindari sikap-sikap tersebut!
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
5 Tanda yang Menunjukkan Kamu Seorang Anti Drama, Pandai Menjaga Sikap
-
Terharu, 3 Anggota Polres Kebumen Akan Diberangkatkan Ibadah Umrah
-
5 Ide Hadiah Wisuda untuk Sahabat Terdekat, Nomor 3 Membuatmu Selalu Terkenang
-
Simak, 3 Hal Penting yang harus Dimiliki oleh Seorang ASN
-
Anies Bertemu Kelompok Habib Rizieq, Ada Sinyal 'Minta Restu' Pilpres 2024
Lifestyle
-
Cari HP Kamera Terbaik 5 Jutaan? Ini 5 Pilihan dengan Foto Paling Tajam
-
Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
-
7 HP Gaming Samsung 5G Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan!
-
5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Terkini
-
Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS
-
Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?
-
Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia
-
Iqbal Ramadhan Totalitas Perankan Ijal di Film Operasi Pesta Copet
-
Menjadi Kapten, Menjadi Manusia: Pelajaran Hidup dari Memoar 'BEPE20: Pride'