Bohong pada diri sendiri bisa saja kerap terjadi dalam kehidupan. Maunya ingin bantu orang lain, tetapi malah terjebak bisa merugikan diri sendiri. Kondisi ini memang patut untuk diperhatikan.
Kalau dalam psikologi, bohong pada diri sendiri mungkin bisa disebut toxic productivity. Toxic productivity dalam istilah psikologi ketika kamu terobsesi untuk melakukan sesuatu dan merasa bersalah kalau tidak bisa melakukannya. Begitulah pendapat yang diungkapkan oleh Dr. Julie Smith.
Sifat toxic productivity ini banyak ditemui bagi orang yang perfeksionis atau orang yang ambisius. Karena di dalamnya ada perasaan yang selalu menggugah untuk terus bekerja walau sudah lelah pun masih juga dipaksa.
Terkait dengan hal tersebut, berikut setidaknya ada empat tanda kalau kamu sering bohong pada dirimu sendiri seperti disadur dari akun instagram @mudahbergaul.
1. Suka nyalahin diri sendiri
Misalnya kamu nyalahin diri sendiri karena kamu sedih, takut, marah, atau gagal karena banyak orang lain yang bisa ketimbang kamu. Nyatanya kondisi seperti ini bisa membuat tidak percaya diri dan sulit untuk mencapai sesuatu. Artinya pikiran-pikiran negatif yang ada dalam pikiranmu yang belum tentu kebenarannya hanya akan menghantui kamu saja.
2. Ngerasa bersalah kalau ngerasain perasaan-perasaan gak enak
Rasanya seperti kamu bikin larangan ke diri kamu sendiri kalau kamu itu gak boleh sedih, gak boleh marah, gak boleh kecewa, dan boleh baperan. Jadi kalau kamu lagi down rasanya seakan-akan kamu yang salah atau kamu yang terlalu baper.
3. Sering pura-pura ndak kenapa-kenapa
Padahal sedih bilangnya gak kenapa-kenapa, padahal marah bilangnya gak marah, padahal kecewa bilangnya gak kecewa. Jadi semua perasaan gak enaknya gak mau dianggap dan jadinya pura-pura gak apa-apa.
4. Suka menghindar dari masalah
Jadi kalau ada masalah suka dipendam, gak mau coba nyari solusi, dan bikin tameng. Kondisi ini jelas berefek negatif pada diri sendiri karena akan selalu dihadapkan pada masalah dan selalu merasa pusing, sehingga yang terjadi tidak bisa menemukan hasil yang terbaik.
Nah, itulah empat tanda kalau kamu sering bohong pada diri kamu sendiri dan semoga saja kita dapat sadar serta bisa mengeceknya. Tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi toxic productivity yang merupakan juga bohong pada diri sendiri dengan sadar tentang it's ok not be ok, belajar menerima perasaan-perasaan gak enak, belajar ungkapin perasaan yang positif dan jujur, serta cari teman curhat.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong