Berlebihan dalam mencintai bukan hal yang akan berdampak baik untuk dirimu. Bahkan, banyak orang mengatakan bahwa memang lebih baik dicintai daripada mencintai. Namun bagaimana hati, sebenarnya merupakan bukan perkara yang mudah untuk diatur sedemikian rupa.
Berlebihan dalam mencintai seseorang seharusnya bisa kamu perbaiki dengan segera. Sebelum lebih jauh dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Untuk memahami mengenai tanda-tanda dari mencintai secara berlebihan, berikut uraiannya. Semoga bisa menjadi pengingat bagi diri kita.
1. Menginginkan seluruh waktu
Tanda mencintai secara berlebihan yang pertama adalah selalu menginginkan seluruh waktu. Jadi, setiap waktu yang dimiliki oleh pasangan, kita ingin sepenuhnya.
Padahal, tentu saja semua orang punya kesibukan dan kemauan terhadap waktu masing-masing. Seharusnya, kamu bisa menghargai hal tersebut.
Tapi ketika kamu mencintai secara berlebihan, maka kamu akan menjadi acuh dengan kebutuhan pasangan. Kamu hanya ingin apa yang kamu mau selalu menjadi bisa untuk terpenuhi dengan sebagaimana mestinya.
2. Penuh rasa curiga
Curiga juga bisa timbul karena mencintai berlebihan, lho! Jadi, ketika kamu sangat mencintai seseorang, maka kamu akan merasa sangat khawatir bahwa orang tersebut bisa pergi dari kamu atau pindah kepada hati yang lain. Semakin cinta itu besar, semakin besar juga kekhawatiran yang ada.
Beberapa orang akhirnya mengalihkan rasa khawatir tersebut dengan curiga berlebihan, harus mengecek banyak hal, dan tanpa sadar hal tersebut bisa membuat pasangan merasa tidak dihargai dan tidak lagi mendapatkan kepercayaan.
Oleh karenanya, cobalah untuk belajar mengontrol perasaan agar supaya ketika kamu merasa khawatir, kamu bisa menyikapinya dengan bijaksana.
3. Harus dihubungi terus
Kamu seolah menjadi tidak bisa jauh dari pasangan. Bahkan ketika dalam keadaan diharuskan seperti karena bekerja dan hal semacamnya, kamu benar-benar harus selalu dihubungi setiap hari.
Ketika kamu mengirim pesan, maka harus dibalas dengan segera. Perasaanmu sendiri yang benar-benar akan merepotkan orang lain ketika sudah berada di tahap ini. Lambat laun, pasangan bisa merasa tidak nyaman dengan kamu, lho!
4. Marah dengan hal kecil
Tidak hanya marah karena hal kecil, tapi kamu juga seolah sering memancing hal-hal yang bisa membuat kamu dan pasangan menjadi bertengkar. Ya, sebenarnya kamu hanya ingin lebih diperhatikan.
Marah dengan hal-hal kecil akan membuat hubungan asmara yang kamu jalani terasa begitu sesak dan sulit. Bagaimana kalau tujuanmu mendapatkan perhatian justru akan membuat kamu semakin terabaikan?
Nah, jadi itu dia beberapa tanda bahwa kamu sudah berlebihan dalam mencintai seseorang. Segera cek, yuk! Pasalnya, segala yang berlebihan itu tidaklah baik.
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
6 Masalah Pernikahan yang Paling Sering Dihadapi Pasangan Suami Istri, Wajar tapi Jangan Diabaikan!
-
6 Tanda Suami Masih Mencintai Istrinya Walau Telah Lama Menikah
-
Rizky Febian Mendadak Bahas soal Disakiti dan Mati Rasa, Isyaratkan Putus?
-
5 Sikap Kekanakan yang Bisa Membuat Hubunganmu dan Pasangan Hancur
-
Mengikat Pasangan saat Berhubungan Seks Baik atau Tidak? Salah atau Benar? Ini Penjelasan dr.Boyke
Lifestyle
-
Cari HP Performa Paling Kencang? Ini 6 Rilisan Smartphone Terbaru 2026
-
4 Serum Korea Kojic Acid untuk Kulit Glowing, Bebas Hiperpigmentasi dan PIH
-
4 Lipstik Wudhu-Friendly untuk Tampil Cantik Tanpa Khawatir Luntur
-
7 Smartphone Mini Paling Gahar di 2026, Pilih Mana?
-
Ngabubersih Bareng Trash Hero Yogyakarta, Fokus Kurangi Sampah dari Hulu
Terkini
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?