Pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang masa depan kita. Maka tidak heran jika kita dianjurkan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi atau menempuh kuliah. Hal ini sudah dilakukan oleh banyak orang.
Meski begitu, menjalani kuliah sendiri bisa dibilang gampang-gampang sulit. Hal ini tergantung bagaimana cara kita menyikapi dan menghadapinya. Jika kita bisa menjalaninya dengan baik dan menikmati semua proses perkuliahan, maka akan terasa mudah dan menyenangkan. Namun jika tidak, kita bisa merasa kesulitan hingga merasa tertekan atau stress.
Tidak sedikit mahasiswa yang mengalami stress akibat urusan perkuliahannya. Tidak hanya stress biasa, banyak yang sampai mengalami gangguan mental bahkan ada pula yang sampai mengakhiri hidupnya. Hal ini bisa terjadi karena berbagai sebab.
Berikut ini adalah 4 sebab atau alasan mahasiswa bisa stress dalam menjalani kuliah.
1. Salah Pilih Jurusan
Salah jurusan memang terdengar sepele, bahkan sering menjadi bahan guyonan. Padahal, salah jurusan kuliah akan sangat berpengaruh dalam kita menjalani kehidupan perkuliahan.
Jika kita cocok dengan jurusan yang kita tempuh, maka besar kemungkinan kita bisa menikmati perkuliahan tersebut sehingga beban tidak terasa terlalu berat. Namun jika kita tidak cocok dengan jurusan yang kita tempuh, maka kita akan sulit menikmati prosesnya dan akan menjalaninya dengan terpaksa. Hal ini rawan membuat mahasiswa menjadi stress.
2. Tidak Memiliki Teman yang Suportif
Selain urusan kuliah seperti mata kuliah hingga tugas, teman juga sangat berpengaruh dalam beratnya beban perkuliahan. Jika kita memiliki teman baik yang suportif dalam urusan kuliah, misalnya bisa diajak mengerjakan tugas bersama, maka beban kuliah akan terasa lebih ringan.
Namun jika kita tidak memiliki teman yang suportif, maka beban kuliah akan sepenuhnya kita tanggung sendiri. Tidak heran jika kemudian kita mengalami stress karena beratnya beban kuliah tersebut.
3. Lingkungan Toxic
Tidak hanya teman yang tidak suportif, bahkan mungkin kita akan menjumpai lingkungan yang toxic selama kuliah. Misalnya teman kuliah yang suka membully, dan lain sebagainya. Lingkungan toxic tentu akan membuat masa kuliah menjadi.lebih berat dan suram.
4. Ekspektasi Terlalu Tinggi
Dalam menjalani kuliah, kebanyakan dari kita memasang ekspektasi tertentu. Misalnya harus mendapat nilai bagus atau harus cumlaude. Semakin tinggi ekspektasi maka semakin berat bebannya. Jika tidak kuat menanggung beban tersebut, maka kita bisa stress.
Demikian 4 penyebab kita menjadi stress karena kuliah. Pernah mengalaminya?
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
-
Ngira S2 Bisa Sambil Cari Pacar, Cewek Ini Malah Kuliah Bareng Bapak-Bapak
-
Teman Semasa Kuliah Tak Menyangka Jokowi akan Jadi Pemimpin Indonesia
-
Wawancara Erwin Aksa (Part 2): Masalah Mendasar Kita saat Ini Adalah Pendidikan
-
Hindari Kemerosotan Moral, Wapres Ingatkan Institusi Pendidikan Bentuk Karakter Generasi Muda
-
Keras! Lantang Kritik Masalah Sistem Pendidikan, Guru Dipecat dari Pekerjaannya
Lifestyle
-
4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe
-
AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan
-
Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan
-
MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
Terkini
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?