Sampah plastik telah menjadi permasalahan yang kian besar dari hari ke hari. Hampir seluruh aktivitas melibatkan plastik sebagai salah satu benda yang penting digunakan. Plastik digunakan sebagai solusi untuk membantu manusia agar bisa membawa barang dengan mudah tanpa harus membawa beban yang berat seperti bahan yang digunakan pada pengemasan lainnya. Namun, ternyata sampah plastik merupakan penghasil sampah terbesar yang sulit diuraikan, lho!
Plastik dapat ditemukan di mana saja dengan cara yang mudah. Hal tersebut membuat plastik sering digunakan untuk aktivitas manusia sehari-hari. Meskipun demikian, penggunaan plastik harus segera dikurangi karena membawa banyak masalah dan kerugian bagi lingkungan yang dapat membahayakan makhluk hidup di bumi. Oleh karena itu, setiap manusia diharapkan dapat bijak dalam penggunaan plastik untuk menjaga kelangsungan hidup bumi dan seisinya.
Sebagai langkah awal mengurangi sampah plastik, berikut tiga cara bijak penggunaan plastik yang dapat dilakukan!
Mengurangi plastik sebagai pembungkus makanan atau minuman
Hal pertama sebagai langkah awal penggunaan plastik secara bijak yakni dengan membawa tempat makan atau tempat minum dari rumah ketika ingin membeli makanan atau minuman. Selain menjaga kebersihan untuk tubuh, hal ini juga bisa mengurangi penggunaan sampah plastik.
Menggunakan tempat makan atau tempat minum yang dapat digunakan kembali
Saat ini sudah banyak tempat makan yang menyediakan tempat makan dan minum, yang dapat digunakan kembali. Hal itu bisa mempermudah membawa makanan dan minuman saat bersantap di luar. Selain itu, tempat makan atau tempat minum yang dapat digunakan kembali bisa dijadikan peralatan makan di rumah.
Membawa tas belanja sendiri
Tentunya kini sudah banyak supermarket yang tidak menyediakan kembali plastik sebagai tas belanja. Langkah kecil penggunaan tas belanja sendiri ini bisa membantu mengurangi sampah plastik dari pusat perbelanjaan. Bahkan supermarket juga menyediakan tas belanja berbayar yang sifatnya bisa digunakan kembali.. Dengan begitu, konsumen telah berpartisipasi dalam pengurangan penggunaan sampah plastik.
Nah, itu dia langkah awal dalam penggunaan plastik secara bijak. Perubahan besar dihasilkan dari langkah kecil yang dilakukan secara terus menerus. Sudah saatnya memikirkan keberlanjutan lingkungan dengan bijak dalam penggunaan plastik. Jika bukan kita, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi?
Video yang mungkin Anda suka:
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Messe Duesseldorf Ajak Industri Plastik dan Karet Indonesia Akselerasi Penerapan Industri Hijau Melalui Pameran K
-
Plastics & Rubber Indonesia 2024 Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Industri Plastik dan Karet Nasional
-
Rahasia Awet Muda Raline Shah di Usia Mendekati 40: Tolak Operasi Plastik!
-
Tengah Terseret Kasus, Reza Artamevia Malah Ungkap Keinginan Operasi Plastik
-
Kulit Wajahnya Mulai Bermasalah karena Umur, Raline Shah Tetap Ogah Oplas
Lifestyle
-
4 Rekomendasi OOTD Kasual Ryu Hye Young, Bikin Tampil Lebih Trendy Saat Hangout
-
3 Exfoliating Toner Mengandung Salicylic Acid, Ampuh Hempaskan Bruntusan
-
Prediksi Trend Fashion 2025: Angkat Isu Lingkungan, Gender hingga Teknologi
-
3 Pelembab Panthenol untuk Redness dengan Harga Terjangkau, Cuma Rp48 Ribu
-
Rentan Harapan Palsu, Mengapa Praktik Ghosting Marak di Aplikasi Kencan?
Terkini
-
Bojan Hodak Sebut Persib Bandung Terbebani 'Juara Bertahan', Ini Alasannya
-
Review Buku 'Waktu untuk Tidak Menikah', Alasan Perempuan Harus Pilih Jalannya Sendiri
-
Review Film Self Reliance, Duet Jake Johnson dan Anna Kendrick
-
Trailer Terbaru Film A Minecraft Movie: Terkuaknya Kisah Asal Mula Steve
-
Penerus Thom Haye Sudah Dihubungi Agen PSSI, Siap Bela Timnas Indonesia?