Orang tua sudah selayaknya harus memberikan perhatian kepada anaknya. Dikarenakan perhatian dari orang tua sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak itu sendiri. Hal ini termasuk bagian dari parenting atau cara mendidik anak agar tumbuh dengan maksimal dan menjadi anak yang baik.
Pada kodratnya, setiap anak pasti ingin diperhatikan oleh orang tuanya sendiri. Bentuk perhatian orang tua sendiri bisa bermacam-macam. Mulai dari mengajak bercerita, mengantar sekolah, dan lain sebagainya. Hal ini agar anak merasakan kehadiran orang tuanya.
Pentingnya perhatian kepada anak sering terlupakan oleh orang tua. Hal ini bukan karena tidak sayang pada anaknya, namun seringkali karena sibuk bekerja. Banyak yang terlalu fokus bekerja agar bisa memenuhi semua kebutuhan dan keinginan anak. Padahal, keinginan anak tidak selalu berupa barang yang bisa dibeli dengan uang. Anak juga menginginkan perhatian dari orang tuanya.
Anak yang diperhatikan oleh orang tuanya tentu akan berbeda dengan anak yang tidak diperhatikan. Hal ini bisa dilihat dari tingkah laku anak tersebut.
Berikut ini adalah 4 ciri-ciri anak yang kurang perhatian dari orang tuanya.
1. Agresif dan Suka Cari Perhatian
Karena pada kodratnya anak selalu butuh perhatian, maka saat dia tidak mendapatkannya dari orang tua, dia akan mencari perhatian itu sendiri. Biasanya karena cari perhatian, anak yang kurang perhatian akan menjadi agresif dan suka melakukan berbagai hal. Dari yang normal sampai yang aneh sekalipun. Semua itu dilakukan demi mendapat perhatian dari orang tua maupun orang-orang di sekitarnya.
2. Sulit Mengontrol Emosi
Perhatian yang diberikan oleh orang tua dapat membuat anak mampu mengontrol emosinya. Hal ini karena anak merasa memiliki orang tua yang mendampingi sekaligus mengawaasi. Namun anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tua akan kesulitan mengontrol emosinya. Anak seperti ini akan mudah meluapkan emosinya.
3. Mudah Kasar Kepada Anak Lain
Perhatian orang tua juga akan membuat anak jadi bisa menghormati dan menghargai orang lain, termasuk anak-anak sebayanya. Hal ini akan membuat anak tidak menjadi anak yang nakal. Namun jika anak kurang mendapat perhatian, maka dia akan cenderung mudah kasar kepada anak lain.
4. Sulit Diatur
Dalam perhatian orang tua kepada anaknya, tidak jarang terdapat pesan atau aturan yang diberikan. Hal ini dapat melatih anak agar bisa diatur. Jika anak kurang mendapat perhatian, maka umumnya sulit diatur. Dia akan menjadi anak pembangkang yang suka seenaknya sendiri.
Demikian 4 ciri-ciri anak yang kurang perhatian.
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
-
Anak Sulit Pusatkan Perhatian, Bisa Karena ADHD. Apa Itu ADHD?
-
3 Ciri Orang yang Overthinking, Sering Menyesali Masa Lalu!
-
Paparan Internet Tanpa Pendampingan Bikin Anak Pasif dan Pengaruhi Kesehatan Mental
-
Pelaku Penusukan Bocah 12 Tahun di Cimahi Tertangkap di Kota Bandung
-
Anak Penderita Gagal Ginjal Akut di Lampung Meninggal Dunia
Lifestyle
-
10 Resep Buka Puasa Praktis Pakai Mahsuri Sachet, Cocok Dicoba di Rumah
-
Merasa Gaya Hidup Sudah Eco Friendly? 5 Kebiasaan Ini Ternyata Keliru
-
4 Serum Butylresorcinol, Solusi Cepat Bikin Kulit Cerah Bebas Noda Hitam
-
4 Rekomendasi Ring Light Terbaik untuk Konten hingga Meeting Online
-
5 Inspirasi Outfit Kondangan Stylish ala Park Min Young
Terkini
-
Sinopsis Study Group 2, Proyek Pertama Hwang Minhyun Setelah Wajib Militer
-
Fenomena Mistis dan Mitos Urban Lintas Budaya di Film Tolong Saya!
-
Antara Ego dan Rasa: Belajar Menghargai Manusia melalui Novel Prince
-
Kancing Longgar di Mantel Biru Dongker
-
'Katri': Menenun Sisa Hidup dari Puing Tragedi 1965