Pada dasarnya, kita pasti memiliki berbagai keinginan dalam hidup ini. Tentunya, suatu hal yang manusiawi jika seseorang ingin mendapatkan atau mencapai sesuatu. Namun, ketika keinginan tersebut tidak ia kendalikan, hal itu akan berakibat buruk kepada dirinya sendiri.
Di sinilah pentingnya kita merasa cukup dengan apa yang kita miliki. Bukan berarti berhenti berusaha, tapi kita berupaya untuk mengendalikan berbagai keinginan yang kita rasakan. Selain itu, ada beberapa alasan yang menunjukkan bahwa merasa cukup penting untuk kita miliki dalam menjalani kehidupan, di antaranya ialah:
1. Keinginan tak pernah habis
Manusia adalah makhluk yang dipenuhi berbagai macam keinginan, bahkan tak sedikit pula orang yang serakah. Keinginan kita tentu tidak akan pernah habis. Jika hari ini, suatu keinginan kita terpenuhi, maka esok hari kita akan menginginkan hal yang lainnya.
Pada dasarnya, keinginan kita tak akan pernah habis. Karenanya, jika kita tidak melatih diri kita untuk merasa cukup dengan apa yang kita miliki, kita akan terus memperturutkan keinginan dan hal tersebut akan menjerumuskan kita pada perilaku-perilaku buruk.
2. Mempermudah syukur
Ketika kita tidak pernah merasa cukup dengan apa yang dimiliki, kita akan sulit untuk bersyukur dengan apa yang sudah kita raih. Walau tentu tidak ada salahnya ketika kita ingin berusaha untuk mendapatkan lebih dari apa yang kita peroleh saat ini, tapi merasa cukup atau kanaah juga diperlukan untuk menghindarkan diri kita dari sifat tamak atau serakah.
Merasa cukup akan mempermudah kita untuk bersyukur. Sebab, dengan begitu, kita akan berfokus pada kebutuhan kita yang sudah terpenuhi, bukan sekadar keinginan kita yang belum tercapai.
3. Siap dengan segala keadaan
Kondisi kehidupan seseorang pastilah naik-turun dan tidak selamanya stagnan. Menjalani hidup dengan merasa cukup akan membuat seseorang lebih siap dengan segala keadaan, baik di kala ia kekurangan, berkecukupan, maupun dalam keadaan berlebih.
Demikian tiga alasan pentingnya merasa cukup dalam menjalani kehidupan. Dengan merasa cukup, semoga kita selalu merasa bahagia dengan apa yang kita miliki dan tidak menggantungkan kebahagiaan kita kepada keinginan semata.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
Ulasan Upacara Kehidupan: Membongkar Batas Normal dalam Kehidupan
-
Pasta Kacang Merah: Kisah Sederhana tentang Harapan, Stigma, dan Arti Kehidupan
-
Jawaban: Ketika Kehidupan Mengajarkan Kita untuk Melepaskan
-
Memaknai Kembali Rasa "Cukup": Saat Perempuan Tidak Lagi Mengejar Validasi
-
Orang Dewasa Singapura Ramai-ramai Pamit dari Dunia Nyata, Pilih Komunikasi via Game Online
Lifestyle
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu