Apakah kamu pernah merasa dijauhi teman secara tiba-tiba? Jika ya, ada beberapa kemungkinan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Salah satu yang menjadi sebabnya adalah kemungkinan bahwa teman kamu merasa kamu bukanlah teman yang sesuai dengan mereka karena berperilaku buruk. Lalu, apakah kamu salah satunya? Simak 3 tandanya di bawah ini.
1. Tidak Pernah Menjadi Pendengar
Saat berteman, komunikasi kedua belah pihak sangatlah penting. Hal ini dikarenakan, saat komunikasi berjalan dua arah, maka semua orang di dalam lingkup tersebut memiliki perannya masing-masing dan menandakan bahwa mereka ikut terhubung dan berinteraksi dengan orang lain. Namun, saat seseorang merasa bahwa ia tidak dapat berbicara banyak dan selalu menjadi pendengar, mereka akan merasa bahwa lingkungan tersebut hanya membutuhkan dirinya sebagai seorang penonton. Mereka tidak akan aktif berkontribusi apalagi terhubung dengan orang lain.
Ada saatnya seseorang menjadi pembicara namun ada pula saat dimana seseorang menjadi pendengar. Porsi yang sesuai akan membuat banyak pihak merasa aman dan nyaman di suatu lingkup pertemanan. Jika kamu cenderung lebih banyak berbicara dan bercerita, kamu dapat mulai mengurangi intensitas tersebut dan mulai menjadi pendengar. Saat temanmu enggan atau merasa malu, kamu dapat memancing mereka untuk berinterkasi dengan lebih banyak bertanya.
2. Semena-mena dan Semaunya Sendiri
Seorang teman dianggap toxic saat mereka tidak dapat mengontrol ego-nya. Teman yang cenderung egois dan memikirkan diri sendiri dapat menyakiti perasaan orang lain. Maka dari itu, kamu harus selalu membaca situasi dan kondisi sebelum mengambil tindakan.
Pikirkan lebih dulu apakah tindakan kamu akan menyakiti orang lain atau tidak. Saat kamu egois, kamu sendiri yang pada akhirnya akan mendapatkan ganjarannya seperti dijauhi teman, memiliki citra buruk, dan sebagainya. Kita hidup dengan mengetahui bahwa manusia adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, agar gagasan "sosial" tidak hilang, kamu harus menjadi pribadi yang dapat mengontrol diri sendiri.
3. Hanya Datang saat Butuh Orang Lain
Tipe teman yang hanya datang saat membutuhkan bantuan adalah tipe yang sangat buruk. Saat teman kamu membutuhkan bantuanmu, kamu harus membantu mereka tanpa pamrih. Meskipun demikian, mereka yang kesusahan dan terbantu tentu akan mengingatmu dan saat kamu membutuhkan bantuan juga di kemudian hari, kamu dapat meminta bantuan dari orang-orang yang pernah kamu bantu. Saling tolong menolong sesama manusia juga merupakan tindakan terpuji dan patut untuk selalu dilestarikan.
Apakah kamu pernah melakukan salah satunya? Jika ya, segera perbaiki sikap tersebut karena hal itu sangat buruk tidak hanya bagi orang-orang di sekitar kamu namun untuk diri kamu sendiri.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
3 Rekomendasi Drama Korea Tayang Desember 2023 di VIU, Wajib Nonton!
-
Jangan Keliru, Ini 4 Tips Nge-Gym Untuk Pemula yang Harus Kamu Ketahui
-
4 Alasan Kamu Perlu Belajar Bahasa Mandarin, Kesempatan Kerja Lebih Luas?
-
Jangan Disepelekan, Ternyata Ini 5 Manfaat Tidur Siang untuk Anak
-
3 Kelebihan Sistem Sekolah Full Day untuk Anak, Sudah Tahu?
Artikel Terkait
-
Saya Menemukan Teman Bicara di Balik Lembaran Kertas 'Self-Talk Journal'
-
Seni Mengenal Diri Lewat Teman: Membaca Kita Adalah Siapa yang Kita Temui
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
AI sebagai Teman Curhat: Solusi atau Ancaman Relasi Sosial?
-
Membolang di Namorambe: Tempat 19 Teman dari Berbagai Sirkel Berkumpul
Lifestyle
-
4 HP yang Punya Desain Mirip iPhone 17 Pro: Harga Murah, Spek Gahar
-
Harga Turun Rp1 Juta! Samsung Galaxy A57 Makin Worth It Dibeli Sekarang?
-
5 Hair Mask Melembapkan untuk Rambut Kering, Anti Kusut dan Mudah Diatur!
-
Dress hingga Kemeja, Ini 4 Ide OOTD Monokrom ala Park Bo Young yang Chic
-
HP Kecil Spek Gahar! 7 Pilihan Compact Harga Turun Drastis
Terkini
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin
-
Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang
-
Sinopsis Mushoran Mitsuboshi, Drama Kuliner Jepang Dibintangi Koike Eiko
-
Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"