Datangnya bencana alam kerap tidak bisa sepenuhnya diprediksi dan sering kali terjadi secara tiba-tiba. Ketika sebuah bencana alam terjadi, media sosial biasanya menjadi sangat ramai dengan perputaran informasi.
Dalam hal ini, media sosial dapat memiliki peran yang besar dan berfungsi untuk membantu kita dalam ketika sebuah bencana alam terjadi. Yuk, simak beberapa poin di bawah ini.
1. Sumber informasi terkini
Saat terjadi sebuah bencana alam, media sosial bisa menjadi sumber informasi yang paling cepat dan terkini. Masyarakat juga bisa langsung berperan dalam mengabarkan sebuah peristiwa.
Namun, tentunya kita harus berhati-hati dalam menyaring informasi yang kita terima. Sebab, tidak semua informasi yang beredar di dalamnya berupa fakta. Banyak pula berita yang simpang siur dan belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BACA JUGA: Ucapan Belasungkawa bagi Korban Gempa Cianjur Mengalir dari Para Pemimpin Dunia
2. Sarana bertukar kabar ketika keluarga tidak bisa dihubungi
Banyak orang yang merasakan kecemasan saat mengetahui bahwa di tempat keluarga tinggal tengah terjadi sebuah bencana alam, sedangkan ia berada jauh dari lokasi terjadinya bencana tersebut. Kepanikan pun muncul saat keluarga yang berada di lokasi kejadian tidak bisa dihubungi.
Dalam hal ini, media sosial dapat menjadi sarana untuk kita bisa bertukar kabar dengan siapa saja yang berada di daerah tempat keluarga kita tinggal, untuk setidaknya mengetahui kondisi daerah tersebut setelah kejadian.
BACA JUGA: Siaga Bencana! 6 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gempa
3. Sarana sosialisasi
Media sosial tidak hanya berfungsi untuk bertukar kabar saat terjadi bencana, tapi juga dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi mitigasi dan penanganan bencana. Sosialisasi tersebut jadi lebih mudah dilakukan dan pengetahuan mengenai cara menghadapi bencana dapat diakses dari mana saja dan oleh siapa saja.
BACA JUGA: Viral Polisi Sosialisasi Pencegahan Tawuran ke SMAK Penabur Bintaro, Warganet Beri Komentar Ini
4. Sarana penggalangan dana
Salah satu peran media sosial ketika terjadi bencana alam adalah sebagai sarana penggalangan dana untuk para korban yang membutuhkan bantuan.
Tentunya, pastikan bahwa bantuan yang akan kita berikan dikelola oleh lembaga atau organisasi yang amanah dan terpercaya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penipuan yang mengatasnamakan aksi sosial.
Demikian empat peran media sosial ketika terjadi bencana alam. Jika kita mampu menggunakan media sosial dengan bijak, akan ada begitu banyak manfaat yang bisa kita peroleh darinya.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
Mantan CEO Waze Bikin Twitter "Tiruan" Disebut Post
-
Siaga Bencana! 6 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjadi Gempa
-
Pasca Gempa Senin Siang, Ribuan Warga Cianjur Memilih Tidur di Luar Rumah, Ini Alasannya
-
Gempa Cianjur, 162 Orang Meninggal dan Ribuan Rumah Serta Bangunan Rusak Parah
-
Sempat Merasakan Sakit Hubungan Intim di Malam Pertama, Nycta Gina: Sekarang Udah Bisa Menikmatinya!
Lifestyle
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Lebih Sehat dan Aman di Perut, Ini 4 Macam Ragi Alami untuk Membuat Roti
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
Terkini
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
-
Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey
-
Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026