Pacaran sudah menjadi hal yang tidak asing lagi di telinga kita. Tidak hanya orang dewasa saja, remaja bahkan anak kecil sudah mengenal yang namanya pacaran. Tentu dengan alasan dan care berpacaran yang berbeda-beda.
Namun tidak semua orang senang berpacaran. Masih banyak juga orang yang enggan berpacaran. Mungkin bagi sebagian orang terdengar aneh ketika mengetahui ada orang yang tidak mau pacaran.
Karena bagi kebanyakan orang, pacaran merupakan hal yang menyenangkan. Seringkali, memiliki pacaran bisa membuat hidup kita jadi lebih berwarna. Kebanyakan orang akan lebih terlihat bahagia dan semangat menjalani hidup ketika memiliki pacar.
BACA JUGA: Sudah Akhir Tahun! Hentikan 5 Kebiasaan Ini Sebelum Tahun 2023
Namun, orang yang memilih untuk tidak mau pacaran tentu saja bukan tanpa alasan. Berikut ini adalah 4 alasan seseorang tidak mau pacaran.
1. Trauma dengan masa lalu
Menjalin hubungan pacaran dengan orang lain memang terkesan menyenangkan dan membuat hidup kita jadi lebih bahagia. Namun bayangan itu hanya akan terwujud jika hubungan pacaran kita sehat dan berlangsung dengan baik.
Jika hubungan pacaran toxic, maka justru akan membuat kehidupan kita menjadi lebih tidak menyenangkan. Apalagi jika kemudian pasangan kita melakukan hal yang sangat mengecewakan, misalnya dengan berselingkuh.
Hal tersebut akan membuat kita menjadi trauma dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Banyak orang yang masih enggan untuk berpacaran lagi karena luka masa lalunya belum sembuh.
2. Belum move on
Selain membuat luka, hubungan di masa lalu juga bisa memberi kenangan yang indah. Kenangan yang indah tentang hubungan yang sudah berakhir akan membuat seseorang menjadi susah move on.
Seseorang yang belum move on dengan masa lalunya akan sulit untuk memulai hubungan baru. Dia masih berharap bisa menjalin hubungan dengan masa lalunya. Maka tidak heran jika ketika banyak orang yang meminta menjalin hubungan namun ditolak karena belum bisa move on.
3. Larangan orang tua
Meskipun sudah menjadi hal yang tidak asing, namun tidak semua orang tua mengijinkan anaknya pacaran. Apalagi jika sang anak masih menempuh pendidikan, seringkali orang tua mewanti-wanti anaknya untuk tidak berpacaran.
Hal ini karena untuk mencegah dampak buruk yang bisa terjadi akibat berpacaran. Dampak buruk tersebut misalnya pendidikan jadi terbengkalai, seks bebas, dan lain sebagainya.
4. Fokus pada pendidikan atau karier
Dalam banyak kasus, pacaran memang akan menguras energi sekaligus konsentrasi kita. Pacaran akan membuat kita tidak bisa fokus pada hal-hal lainnya, misalnya seperti pendidikan atau karier.
Maka dari itu, banyak orang yang tidak mau pacaran karena masih ingin fokus pada pendidikan atau karier yang sedang dirintis olehnya.
Demikian 4 alasan seseorang tidak mau pacaran. Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
Ariel NOAH Blak-blakan Soal Hubungannya dengan BCL Dulu: Waktunya Nggak Pernah Tepat
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Gelar Konferensi Pers, Kim Soo-hyun Tuai Kecaman Keras Netizen: Dia Gila
-
Kim Soo-hyun Tegas Tak Pacari Kim Sae-ron saat Masih di Bawah Umur
-
Gelar Konferensi Pers, Kim Soo-hyun Menangis Bahas Isu Kim Sae-eon
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?