Usia remaja merupakan tahapan usia seseorang yang mengalami perkembangan dari usia anak-anak menuju dewasa. Karena itulah banyak sekali hal yang diserap oleh remaja dan kebanyakan dijadikan sebuah panutan sebagai pedoman hidupnya.
Kondisi yang labil pada remaja membuat mereka mudah sekali merasa insecure, minder atau tidak percaya diri terhadap apa yang ia miliki dalam hidupnya.
Media sosial memiliki andil yang besar dalam membentuk pola pikir seseorang, terutama bagi remaja yang dalam segi pikiran masih belum dewasa.
Lantas apa saja tanda insecure pada remaja akibat penggunaan media sosial? Menyadur dari halaman Halodoc, berikut adalah rangkumannya.
1. Memandang rendah diri sendiri
Salah satu yang kerap terjadi adalah seringnya memandang rendah diri sendiri, ini diakibatkan seringnya membandingkan kehidupan orang lain yang nampaknya jauh lebih indah dibandingkan kehidupan dirinya di dunia nyata sehingga ia selalu memandang negatif dan tidak bersyukur terhadap apa yang sudah dimiliki.
BACA JUGA: Alvin Faiz Bongkar Dugaan Perselingkuhan Mantan Istri, Larissa Chou Beri Jawaban Begini?
2. Tidak terbuka mengenai kehidupan yang sebenarnya
Tidak ingin menampilkan kehidupannya yang dinilai kurang, remaja yang insecure selalu memposting sesuatu dengan filter, edit, caption yang jauh dari kenyataannya dan terkesan gimmick belaka.
3. Mudah meniru dan terpengaruh terhadap apa yang viral di media sosial
Seperti tidak memiliki identitas, remaja yang insecure kerap meniru dan terpengaruh dari apa yang ia lihat di media sosial, seperti fashion, kuliner, idol dan lain sebagainya
Jika sudah demikian tanda-tanda insecure yang ditunjukkan pada anak remaja, tentunya sebagai orang tua Anda harus waspada jika anak Anda memiliki tanda-tanda tersebut. Mulailah saring pertemanan dan beritahu untuk membatasi penggunaan media sosial.
Bangun komunikasi yang kuat antara orang tua dan anak. Memang sulit untuk mengatur anak yang mulai beranjak dewasa, karena itu jika menunjukkan gejala insecure yang serius, orang tua bisa membawa anak ke psikolog atau para profesional lainnya.
Yuk lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial agar tidak menelan bulat-bulat apa yang dilihat di dunia maya untuk hidup lebih bahagia. Lebih terbuka dan bersyukur bisa membuat hidup Kamu lebih baik!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Iko Uwais Terpilih Jadi Juri Jackie Chan International Action Film Week
-
From Zero to Hero, Kisah Kang Edai Bawa Budaya Osing Mendunia
-
Kecewa dengan 'The Last House'? Ini 6 Film Thriller Survival yang Jauh Lebih Mencekam!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Terkini
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar