Kamu tidak salah, kok memiliki ambisi dan keinginan. Sebut saja ingin meraih nilai tertinggi dalam ujian. Atau kamu berusaha meraih jabatan dan posisi tertentu. Jika mampu memaknainya dengan bijaksana, rangkaian ambisi menjadi motivasi tersendiri.
Meskipun kamu punya ambisi dan keinginan, jangan pernah menuntut diri sendiri berlebihan. Apalagi mengharuskan semua ambisi tercapai secara sempurna. Mulai sekarang jangan lakukan lagi. Tiga alasan berikut jadi sebab kamu tidak boleh menuntut diri sendiri berlebihan.
BACA JUGA: 4 Cara untuk Menenangkan Diri saat Hidup Terasa Berat, Jangan Lupa Bahagia!
1. Setiap orang punya kapasitas masing-masing
Mungkin kamu pernah lupa diri saat berjuang meraih ambisi. Pokoknya yang diinginkan harus tercapai, tidak ada kata gagal. Kamu memaksakan diri walaupun sudah kelelahan. Tidak peduli apakah kamu masih mampu berjuang meraihnya atau sudah hampir tumbang.
Menuntut diri sendiri secara berlebihan itu tidak baik. Setiap orang punya kapasitas masing-masing. Kamu tidak bisa menyamakan porsi kemampuanmu dengan orang lain. Semakin kamu menuntut diri sendiri secara berlebihan, hidup terasa penuh tekanan.
2. Menuntut diri sendiri berlebihan bikin capek mental
Kadang kamu terlalu fokus pada ambisi yang ingin diraih. Rasanya malu apabila tidak bisa mewujudkan semuanya. Tindakan ini sebenarnya tidak perlu dilakukan. Coba tanyakan pada dirimu sendiri, apa untungnya menuntut diri sendiri secara berlebihan?
Apakah kamu merasa lebih baik dalam menjalani hidup? Kamu pun tahu jawabannya tidak. Untuk diri sendiri berlebihan bikin capek mental. Kamu merasa tidak nyaman dengan hidupmu sendiri. Sama sekali tidak ada kebahagiaan yang bisa dirasakan. Kehidupan penuh beban dan tuntutan.
BACA JUGA: 4 Tanda Seseorang Toxic kepada Diri Sendiri, Kamu Termasuk Salah Satunya?
3. Hidup yang kamu jalani bukan untuk kesempurnaan
Di satu sisi, standar kesempurnaan menumbuhkan motivasi. Kamu terpacu menunjukkan pencapaian terbaik. Tapi di sisi lain kamu sering lupa batas kemampuan. Diri sendiri dipaksa bekerja sampai kelewat batas untuk meraih kesempurnaan.
Tentu saja sikap itu tidak perlu dilakukan. Hidupnya kamu jalani bukan hanya untuk kesempurnaan. Namun untuk memperbaiki diri dari waktu ke waktu. Sadar kesempurnaan tidak akan pernah bisa dicapai walaupun kamu sudah bekerja keras. Fokuslah untuk melakukan yang terbaik, bukan terpaku pada kesempurnaan.
Menuntut diri sendiri secara berlebihan tidak mencerminkan kebijaksanaan bersikap. Kamu tidak akan meraih kesuksesan karena perilaku tersebut. Justru sebaliknya, hidup yang dijalani penuh beban dan jauh dari kebahagiaan. Kalau kamu masih suka menuntut diri sendiri secara berlebihan, sampai kapan akan terus melakukannya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
3 Tips Bangkit dari Hopeless, Kamu Berhak Bahagia!
-
3 Sebab Keuangan Tidak Pernah Stabil, Pernah Mengalami?
-
3 Tantangan yang Pasti Dihadapi saat Belajar Bahasa Asing, Semangat!
-
3 Tips agar Bisa Lebih Tegas pada Diri Sendiri, Berani Katakan Tidak!
-
3 Tips Mencegah Perilaku Konsumtif, Tentukan Prioritas Kebutuhan!
Artikel Terkait
-
Berharap Layaknya Lesti Kejora dan Rizky Billar, Hotman Paris Tegaskan Venna Melinda Tidak Akan Berdamai dengan Ferry Irawan
-
Larissa Chou Balas Tudingan Selingkuh Alvin Faiz Pakai Foto Bareng Mendiang Ustaz Arifin Ilham: Selalu di Hatiku, Alfatihah!
-
Venna Melinda Umbar Kelakuan Ferry Irawan, Kalau Pengen Begituan Suka Kirim Foto dan Link Video Hot
-
Menjadi Korban KDRT, Venna Melinda Titipkan Pesan kepada Varrel Bramasta yang Ingin Terjun ke Dunia Politik.
-
Venna Melinda Masih Trauma atas Kasus KDRT: Orang yang Saya Cintai Luar Biasa, Tapi Dia yang Hampir Merenggut Nyawa Saya
Lifestyle
-
Mau Gaya Manis Tapi Tetep Chic? Coba 5 Hairdo Gemas ala Zhang Miao Yi!
-
Infinix Note 50X 5G+ Masuk ke RI Bareng Note 50S 5G+, Harga Tidak Sama
-
Bad Hair Day? Nggak Lagi! Intip 5 Gaya Rambut Simpel ala Go Min Si
-
Resmi Rilis, Oppo Reno 14 Pro Chipset Kencang dan Triple Rear Camera 50 MP
-
Nggak Perlu ke Salon! 5 Hairdo Wonyoung IVE Ini Bisa Kamu Coba Sendiri
Terkini
-
Asnawi Comeback ke Timnas, Undur Diri dari Tim ASEAN All Stars Bakal Jadi Kenyataan?
-
Film Audrey's Children, Kisah di Balik Terobosan Pengobatan Kanker Anak
-
Ulasan Novel The Pram: Teror Kereta Bayi Tua yang Menghantui
-
5 Karakter Kuat One Piece yang Diremehkan Monkey D. Luffy, Jadinya Kalah!
-
PSS Sleman Belum Aman dari Zona Degradasi Walau Kalahkan Persija, Mengapa?