"Becoming" adalah memoar inspiratif dari Michelle Obama, mantan Ibu Negara Amerika Serikat, yang menawarkan kisah hidupnya dengan kedalaman emosional, kejujuran, dan keteguhan hati yang mengesankan. Buku ini lebih dari sekadar perjalanan hidup seorang tokoh publik. Buku ini adalah kisah tentang perjuangan, identitas, keluarga, dan pencarian makna dalam kehidupan pribadi dan profesional.
Diterbitkan pada tahun 2018, "Becoming" langsung menjadi bestseller internasional dan mendapat sambutan luas dari pembaca di seluruh dunia. Dengan gaya penulisan yang personal dan mengalir, Michelle Obama membawa pembaca masuk ke dalam kehidupannya, dari masa kecil di South Side Chicago hingga menjadi perempuan kulit hitam pertama yang menjadi Ibu Negara Amerika Serikat.
Buku ini dibagi menjadi tiga bagian utama, pada bagian pertama ada Becoming Me, lalu Becoming Us, dan yang ketiga Becoming More. Setiap bagian merepresentasikan tahap kehidupan yang berbeda dan penting dalam perjalanan Michelle Obama.
Pada bagian pertama, buku ini berfokus pada masa kecil Michelle Robinson di Chicago, tumbuh di lingkungan kelas pekerja dengan orang tua yang penuh kasih dan mendidik anak-anak mereka dengan nilai-nilai kerja keras, integritas, dan pendidikan. Michelle menggambarkan bagaimana ia tumbuh sebagai anak yang ambisius dan kompetitif, dengan impian besar untuk mencapai sesuatu yang berarti dalam hidup.
Ia juga menyampaikan tantangan yang ia hadapi sebagai perempuan kulit hitam dalam sistem yang sering kali meremehkan kemampuannya. Pengalaman-pengalaman ini membentuk ketangguhannya dan menjadi fondasi karakter yang kuat yang akan terus berkembang di kemudian hari.
Di bagian kedua, Michelle berbagi kisah pertemuannya dengan Barack Obama, seorang pria muda dengan visi besar dan energi tak terbatas. Ia menceritakan bagaimana hubungan mereka berkembang dari rekan kerja menjadi pasangan hidup yang saling mendukung dan tumbuh bersama.
Bagian ini juga mencakup bagaimana mereka membangun keluarga, membesarkan anak-anak sambil tetap aktif dalam karier masing-masing, serta tantangan yang mereka hadapi sebagai pasangan yang akhirnya menjadi sorotan publik. Michelle sangat jujur tentang perasaannya terhadap dunia politik dan bagaimana ia sering kali merasa terasing dari proses yang menurutnya penuh dengan intrik dan kekuasaan.
Namun, ia juga menunjukkan bagaimana ia belajar menemukan peran dan suaranya sendiri dalam dunia politik, bukan sebagai pelengkap Obama, melainkan sebagai individu yang memiliki tujuan dan misi pribadi.
Bagian terakhir buku ini menggambarkan kehidupan Michelle sebagai Ibu Negara. Ia berbagi kisah di balik layar kehidupan Gedung Putih, tekanan menjadi tokoh publik yang selalu diawasi, serta tantangan menjadi ibu dan istri dalam sorotan global.
Michelle juga menyoroti berbagai inisiatif sosial yang ia jalankan, seperti kampanye kesehatan dan pendidikan, serta upaya untuk menginspirasi perempuan dan anak-anak muda, khususnya dari kalangan minoritas. Ia menekankan pentingnya pendidikan, percaya diri, dan keberanian untuk bermimpi besar, bahkan ketika dunia meragukan. Pada akhirnya, bagian ini mengajak pembaca untuk terus bertumbuh dan menjadi lebih dari yang kita kira mampu.
Michelle menunjukkan bahwa identitas adalah sesuatu yang selalu berkembang, dan tidak pernah benar-benar selesai. Judul “Becoming” sendiri menandakan proses berkelanjutan dalam menjadi diri yang lebih baik. Hubungan yang kuat dengan orang tua, saudara, pasangan, dan anak-anak menjadi fondasi penting dalam hidup Michelle. Nilai-nilai yang ia pelajari dari kecil tetap ia bawa ke manapun ia pergi.
Michelle menjadi simbol kekuatan perempuan, khususnya perempuan kulit berwarna hitam, yang mampu menavigasi dunia yang didominasi laki-laki dan tetap berdiri tegak dengan identitasnya. Ia tidak takut menunjukkan keraguan, kelemahan, dan rasa tidak percaya diri yang sering muncul. Justru, ia menunjukkan bahwa kerentanan bisa menjadi kekuatan.
"Becoming" bukan hanya sebuah memoar tetapi adalah ajakan untuk refleksi diri. Michelle Obama menulis dengan kejujuran yang menyentuh dan dengan gaya yang mampu menjangkau pembaca dari berbagai latar belakang. Buku ini menginspirasi karena ia tidak membagikan kisah yang sempurna, melainkan kisah nyata yang penuh kerja keras, pertumbuhan, dan komitmen pada nilai-nilai hidup yang penting.
Identitas Buku
Judul: Becoming
Penulis: Michelle Obama
Penerbit: Crown
Tanggal Terbit: 13 November 2018
Tebal: 426 Halaman
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Buku Anya's Ghost,Persahabatan Beracun dari Alam Baka
-
Buku American Born Chinese, Krisis Identitas Generasi Kedua
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Novel Her Own Hero, Perjuangan Perempuan Merebut Ruang Publik
-
Novel Relish: My Life in the Kitchen, Eksplorasi Kuliner yang Menyentuh Hati
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel Envy: Misteri, Ambisi, dan Luka di Balik Naskah yang Terbuang
-
Persahabatan dan Gelapnya Kehidupan dalam Novel Bumi: Empat Jiwa, Meniti Satu Nadi
-
Ulasan Novel Sailing The Seashore: Bertahan di Negeri Asing demi Harapan
-
Ulasan Novel Life's too Short: Tentang Cinta dan Hidup yang Terlalu Singkat
-
Tomi Adeyemi Suarakan Rasisme Terhadap Kulit Hitam dalam Novel Children of Blood and Bone
Ulasan
-
Mau Glowing Luar Dalam? Cobain 200 Resep Sehat JSR dari dr. Zaidul Akbar
-
Ulasan Buku Anya's Ghost,Persahabatan Beracun dari Alam Baka
-
Belajar Mengelola Emosi dari Dalam Diri Lewat Film Inside Out 2
-
Buku Pesan Cinta untuk Diriku: Sumber Cinta Terbesar Ada di Dalam Diri
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
Terkini
-
Tips PDKT Lewat Gelas: Anime Botan Kamiina Siap Bikin Kamu "Mabuk" Cinta di April 2026!
-
Dilema Midnight Sale Jelang Lebaran: Pilih Tidur Nyenyak atau Checkout Seragam Keluarga Estetik?
-
Tinggalkan Agensi, Voice Actor Yuki Kaji Luncurkan Proyek AI Soyogi Fractal
-
3 Pilihan Parfum Mykonos dengan Aroma Powdery yang Lembut dan Elegan
-
Seni Curhat ke Orang Tua: Baru Ngomong "A", Eh Nasihatnya Sudah Sampai "Z"