Saat sedang melakukan sesuatu, kita pasti pernah tanpa sadar mengingat hal-hal di masa lalu yang belum selesai kita kerjakan. Ternyata, dalam dunia psikologis fenomena ini ada namanya, lho!
Zeigarnik effect merupakan sebuah kecenderungan untuk mengingat hal yang belum selesai daripada hal yang sudah diselesaikan. Kamu pasti pernah mengingat pekerjaan rumah yang belum selesai, berpikir mengenai alur cerita dari sebuah yang baru setengah kamu baca, serta berbagai ingatan lainnya tetang hal-hal yang belum terselesaikan.
Istilah ini pertama kali diobservasi oleh Bluma Zeigarnik, seorang psikolog Rusia bersama Kurt Lewin, seorang supervisi ahli teori psikologi.
Asal Usul Istilah Zeigarnik
Dikutip dari unggahan akun Instagram @studiodjiwa, asal usul istilah ini bermula ketika Bluma Zeigarnik sedang duduk di sebuah restoran yang sibuk di Wina. Ia memperhatikan bahwa para pelayan cenderung lebih ingat terhadap pesanan yang belum dibayar daripada pesanan yang telah dibayar. Akan tetapi, setelah pesanan tersebut dibayar, para pelayan justru kesulitan mengingat rincian pesanan tersebut secara detail.
Dampak Negatif
Sama seperti berbagai hal yang ada di dunia ini, Zeigarnik effect juga dapat berdampak buruk. Beberapa dampak buruk yang mungkin akan kamu rasakan jika terus-menerus mengingat pekerjaan yang belum selesai adalah terganggunya fokus pada pekerjaan saat ini, dapat merusak mood, membuat diri sendiri merasa tertekan, merasa cemas dan kewalahan, stres, hingga kesulitan tidur.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Detik-detik Eksekusi Mati Ferdy Sambo Ditembak Bagian Dada, Benarkah?
Dampak Positif
Jika kamu bisa memanfaatkan Zeigarnik effect dengan baik, kamu justru bisa merasakan dampak positifnya, lho! Masih dari sumber yang sama, beberapa dampak positif dari fenomena ini antara lain membuat kamu dapat belajar dengan lebih efektif, dapat mengatasi procrastination atau kebiasaan menunda-nunda, serta dapat meningkatkan kesejahteraan mental.
Belajar dengan lebih efektif ini dapat kamu maksimalkan dengan memecah sesi belajar menjadi beberapa sesi daripada memakai sistem kebut semalam. Zeigarnik effect juga dapat membantu kamu untuk menghindari procrastination atau kebiasaan menunda-nunda karena kamu tidak akan merasa tenang sebelum bisa menyelesaikan tugas tersebut. Dari sisi positif, Zeigarnik effect juga dapat meningkatkan kesejahteraan mental karena dengan terus mengingat tugas yang belum selesai, kamu dapat termotivasi untuk segera mengerjakan dan menyelesaikannya.
Itulah beberapa hal terkait Zeigarnik effect. Dampak positif atau negatif yang akan kamu dapatkan tergantung dari cara kamu menghadapinya. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Info Loker Terbaru Karawang, Perusahaan Ini Butuh 50 Pegawai Lulusan SLTA Sederajat
-
Ingin Pekerjaan Lebih Baik dan Barokah, Mbah Moen: Jaga 5 Perkara Ini..
-
5 Manfaat Pergi Merantau bagi Jenjang Kariermu, Sudah Tahu?
-
5 Cara untuk Istirahat dari Pekerjaan dengan Benar, Kamu Wajib Tahu!
-
Siap Jadi Pengacara Seumur Hidup, Hotman Paris: Saya Tidak Akan Pensiun
Lifestyle
-
Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier
-
Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
Terkini
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
-
Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi