Pada saat ini seluruh umat Muslim di dunia sedang memasuki bulan Ramadhan. Di bulan penuh berkah tersebut setiap umat islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa dari terbit hingga menjelang terbenamnya matahari bagi yang mampu. Berpuasa tersebut termasuk tidak makan maupun minum selama kurun waktu tersebut. Tentunya selama berpuasa asupan makanan dan air setiap orang akan berubah dari waktu normal.
Mungkin bagi mayoritas orang cukup mudah untuk menahan rasa lapar selama kurang lebih 12 jam sehari. Namun, lain hal jika seseorang dalam menahan rasa haus dalam kurun waktu yang cukup lama. Belum lagi apabila aktivitas harian yang dilakukan masing-masing orang cukup menguras cadangan air dalam diri. Berikut adalah beberapa tips bagi kamu agar tidak mudah merasa haus atau dehidrasi saat melakukan ibadah puasa.
1. Menggunakan Aturan 2-4-2 dalam Mengkonsumi Air
Hal yang paling penting agar kamu tidak mudah dehidrasi saat berpuasa adalah memperhatikan jumlah konsumsi air harian. Melansir dari situs Halodoc, seseorang dianjurkan mengkonsumsi air selama sehari setidaknya 8 gelas. Hal ini untuk menyeimbangkan metabolisme dalam tubuh sekaligus menjaga asupan air dalam tubuh seseorang. Selama berpuasa tentunya kamu tidak akan dapat mengkonsumsi air selama kurang lebih 12 jam.
Lalu bagaimanakah agar konsumsi air harianmu dapat tetap tercukupi meski sedang berpuasa ?, kamu dapat menggunakan aturan 2-4-2. Cara ini seringkali dianjurkan agar konsumsi dan asupan airmu dapat tetap terpenuhi selama berpuasa. Maksud dari aturan ini adalah kamu dianjurkan meminum 2 gelas air ketika berbuka, 4 gelas air selama jeda waktu antara berbuka hingga menjelang sahur dan 2 gelas ketika melakukan santap sahur. Dengan cara tersebut dijamin asupan air harianmu ketika berpuasa akan tetap terpenuhi dan mengurangi resiko dehidrasi ketika sedang berpuasa.
2. Mengurangi Konsumsi Makanan yang Mengandung Garam Berlebih
Salah satu tips agar tidak mudah dehidrasi ketika berpuasa adalah dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung garam berlebih, khususnya ketika melakukan santap sahur. Melansir dari situs Fimela, konsumsi makanan yang mengandung kadar garam yang cukup tinggi rawan untuk meningkatkan kadar dehidrasi dalam tubuh seseorang. Hal ini dikarenakan garam memiliki kemampuan untuk mengikat air dalam tubuh. Salah satu makanan yang memiliki kadar garam yang cukup tinggi adalah berbagai jenis gorengan atau makanan lainnya. Sebisa mungkin kamu menghindari mengkonsumsinya ketika sedang berpuasa.
3. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
Salah satu cara untuk mendapatkan asupan air yang cukup selama berpuasa selain minum adalah dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan memang terkenal memiliki kandungan air yang cukup tinggi yang dapat menjadi salah satu sumber asupan air bagi seseorang. Beberapa contoh sayuran yang dikenal memiliki banyak kandungan air seperti tomat, mentimu dan beberapa sayuran hijau. Kamu juga bisa mengkonsumsi beberapa buah yang dikenal memiliki kandungan air yang tinggi seperti semangka, melon, jeruk dan beberapa buah lainnya.
Selain itu, memperbanyak konsumsi buah dan sayur juga dapat menunda lapar lebih lama karena kandungan serat dalam bahan makanan tersebut yang cukup tinggi. Kamu dapat mengkonsumsi buah dan sayuran tersebut secara langsung atau diolah terlebih dahulu. Namun, yang perlu diperhatikan dalam pengolahan buah dan sayuran tersebut usahakan dilakukan secara baik dan benar sehingga tidak merusak buah dan membuang kandungan airnya.
Nah, itulah beberapa tips dan trik dalam mengkonsumsi asupan air harian ketika berpuasa. Tentunya dengan beberapa cara tersebut kamu dapat tetap mendapatkan cukup asupan air sembari menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula saat Slow Jogging
-
Bye Kulit Kusam! 4 Masker Hydrogel Korea dengan Kandungan Niacinamide yang Bikin Wajah Glowing
-
5 Rekomendasi Cushion Berformula Skin-Like untuk Pancaran Alami Kulit Wajah
Terkini
-
Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat
-
Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara
-
Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?