Banyak orang yang memiliki riwayat penyakit maag mempertanyakan bolehkah mereka ikut berpuasa seperti orang lain. Sakit maag sendiri memiliki tingkatan-tingkatan tertentu, sehingga perlu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan apakah seorang penderita penyakit maag bisa ikut berpuasa atau tidak.
Tingkat keparahan penyakit maag tidak bisa dideteksi hanya dengan mengamati gejala. Diperlukan sejumlah pemeriksaan karena sensitivitas dan psikis masing-masing individu berbeda. Pemeriksaan dengan endoskopi dapat memperlihatkan apakah alat pencernaan seseorang mengalami luka atau tidak.
Penderita sakit maag yang mempunyai kelainan organik serta tidak mengkonsumsi obat ketika berpuasa cenderung akan memperparah penyakit maag. Hal ini terjadi karena adanya luka-luka dalam yang sudah parah dan berlangsung cukup lama.
BACA JUGA: 3 Makanan yang Dapat Membuat Perut Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Sahur!
Keadaan akan sangat berbeda terhadap penderita maag yang memiliki kelainan fungsional. Pada umumnya, jenis sakit maag ini justru dapat sembuh dan membaik dengan berpuasa. Hal ini terjadi karena pola makan lebih teratur saat puasa serta konsumsi makanan yang mengandung gas jadi berkurang.
Orang yang memiliki penyakit maag harus memperhatikan asupan makanan yang masuk ke tubuhnya. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh selama berpuasa, saat sahur disarankan untuk mengkonsumsi makanan sebanyak 30-40 kkal/kg berat badan. Ini artinya jika kamu memiliki berat badan 60 kg, setidaknya kamu harus mengkonsumsi 1800-2400 kkal.
Berdasar buku Maag: Kenali, Hindari, dan Obati, berikut ini adalah beberapa pola hidup yang dapat dilakukan oleh penderita maag yang meungkinkan untuk berpuasa.
1. Berbukalah dengan makanan manis
Disarankan untuk berbuka puasa dengan makanan atau minuman ringan yang manis sebagai sumber energi, karena kadar gula akan turun saat berpuasa. Hal ini sebenarnya juga dianjurkan kepada orang-orang yang tidak menderita maag dan orang-orang sehat.
BACA JUGA: Kerap Dilakukan, Ini 4 Kesalahan Sahur yang Bikin Tubuh Lemas saat Puasa
2. Tetap berolahraga ringan saat puasa
Olahraga tetap diperlukan meskipun sedang dalam kondisi berpuasa. Olahraga yang ringan tetapi teratur dapat menjaga tubuh tetap dalam keadaan segar, serta mampu menghilangkan stres yang menjadi salah satu pemicu terjadinya penyakit maag.
3. Hindari langsung berbaring setelah makan sahur
Biasakan untuk tidak langsung berbaring setelah makan sahur karena akan menyebabkan makanan sulit turun ke organ pencernaan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan naiknya asam lambung ke sehingga menimbulkan rasa mual dan ingin muntah. Jika ingin kembali tidur setelah sahur, usahakan beri jeda minimal 2 jam setelah makan sebelum kembali berbaring.
BACA JUGA: Patut Dihindari! Ini 5 Kebiasaan Buruk Tak Menyehatkan Tubuh saat Puasa
4. Hindari beberapa makanan tertentu
Bagi penderita maag yang ingin ikut berpuasa, ada beberapa makanan yang perlu dihindari. Makanan tersebut antara lain makanan atau minuman yang dapat merangsang produksi asam lambung seperti kopi, sari buah jeruk, serta susu.
Makanan yang mengandung gas seperti makanan berlemak, sayuran seperti kol dan sawi, buah seperti nangka, kedondong, pisang ambon, ubi jalar, serta minuman bersoda. Makanan yang sulit dicerna seperti kue tart dan keju. Ada beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindari penderita maag, antara lain beras ketan, bihun, mi, jagung, talas, serta dodol.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
5 Pilihan Bedak Remaja dengan Perlindungan UV, Bebas Aktivitas Seharian!
-
Shower Puff Sarang Bakteri? Intip Cara Memilih dan Rekomendasinya!
-
Cara Pilih Shade Tinted Moisturizer yang Pas, Jangan Asal Pilih!
-
Seberapa Penting Serum bagi Pria? 5 Pilihan Terbaik Bantu Lawan Jerawat!
-
The Bride Who Burned The Empire: Kisah Pemberontakan Seorang Putri
Artikel Terkait
-
Hindari 3 Kesalahan Ini saat Menyiapkan Acara Buka Puasa di Rumah
-
Apakah Berolahraga Diperbolehkan saat Berpuasa? Ini Dia Pendapat Para Ahli
-
Ini Bahaya Tidak Berniat Saat Puasa Ramadhan
-
Kerap Dilakukan, Ini 4 Kesalahan Sahur yang Bikin Tubuh Lemas saat Puasa
-
Niat Puasa Ramadhan Dalam Bahasa Indonesia, Bisa Diucapkan Secara Lisan Atau Dalam Hati
Health
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
Terkini
-
Redha: Buku yang Mengajarkan Kita Cara Menangis Tanpa Kehilangan Harapan
-
Le Sserafim Hidupkan Kembali Tren Lagu Macarena di Lagu Terbaru, Boompala
-
5 Gel Mask Korea dengan Kolagen untuk Menjaga Kulit Tetap Lembap dan Plumpy
-
Buku "Angin Timor Laut": Suara Perit Nelayan yang Tidak Didengar
-
Review Film Method Acting: Menyingkap Tragedi di Balik Tawa dan Topeng Dunia Hiburan