Apa arti Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak? Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak adalah dua kata yang sering diucapkan menjelang dan saat Bulan Ramadan, baik secara langsung maupun melalui aplikasi pesan. Kalimat ini juga banyak ditemukan saat membuka media sosial dan melihat tayangan di layar kaca maupun radio.
Namun ternyata, sebagian orang masih ada yang belum tahu apa arti Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak. Manakah yang lebih tepat untuk diucapkan sebagai ucapan menyambut Bulan Ramadan?
Dilansir laman Suara.com, kareem adalah kata yang memiliki arti “murah hati”. Maka, kalimat Ramadan Kareem dapat diartikan sebagai “Semoga Ramadan bermurah hati kepada Anda”.
Sementara, arti Ramadan Mubarak yakni “Ramadan yang diberkati" atau “Ramadan yang bahagia”.
Melihat perbedaan arti dari dua kalimat ini, menimbulkan beberapa pro dan kontra karena bukan Bulan Ramadan yang memiliki kemurahan hati, tetapi Allah SWT yang yang menjadikannya demikian.
Jadi, berdasarkan artinya, Ramadan Mubarak dinilai lebih tepat untuk diucapkan daripada Ramadan Kareem.
Hal ini mengacu pada cendekiawan muslim, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin:
“Hukumnya adalah bawah kalimat ini “Ramadan Karim” (terjemahnya: Ramadan itu pemurah) adalah tidak benar. Yang benar adalah “Ramadan Mubarak” (Ramadan yang diberkahi) atau yang semisal, karena bukan Ramadan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini.”
Bahkan, Rasulullah SAW. telah mencontohkannya dalam hadist yang artinya sebagai berikut:
“Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan mubarak (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad).
Namun, sebagian orang ada yang menganggap bahwa kalimat Ramadan Kareem juga tepat untuk diucapkan. Hal ini karena banyaknya berkah yang Allah SWT turunkan untuk hambaNya di bulan ini.
Namun, alangkah baiknya bila kita mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. sesuai hadist.
Demikian makna dari kalimat Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak. Sekarang tidak perlu bingung lagi ya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
Pertamina Energy Terminal Pastikan Jaga Pasokan BBM dan LPG di Ramadan-Idulfitri 2025
-
Hukum Qadha Puasa Ramadan di Hari Jumat, Boleh atau Tidak?
-
Puasa Sunah Syawal dan Ganti Puasa Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan?
-
Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal, Ini Niat dan Waktunya
-
Niat Puasa Qada Ramadan dan Puasa Syawal, Mana yang Harus Didahulukan?
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya