Menjadi lebih produktif sangat diimpikan oleh banyak orang dengan memanfaatkan waktu 24 jam dalam sehari dengan hal-hal yang bermanfaat dan menghasilkan sesuatu, hal inilah yang disebut dengan produktif. Perlu untuk digaris bawahi bahwa produktif tidaklah sama dengan sibuk, orang-orang yang sibuk belum tentu produktif dalam pekerjaannya. Produktif menekankan untuk dapat memanfaatkan setiap waktu yang dimiliki sehingga benar-benar mampu untuk menciptakan nilai tambah dari pekerjaannya.
Meskipun demikian, masih banyak orang-orang yang belum produktif dalam bekerja. Melakukan banyak hal namun tidak satupun menghasilkan sesuatu. Oleh sebab itu, berikut 6 faktor menurut Gomes yang dapat memengaruhi produktivitas seseorang dalam bekerja yaitu:
1. Pengetahuan
Seseorang dapat melakukan sebuah pekerjaannya karena pengetahuan yang dimiliki terkait bidang kerjanya tersebut diperoleh secara formal maupun informal. Pengetahuan inilah yang kemudian dapat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukannya.
Semakin banyak pengetahuannya, semakin memudahkannya untuk lebih produktif dibandingkan orang-orang yang minim pengetahuan tentang suatu bidang kerja. Jika saat ini Kamu masih merasa kurang memiliki pengetahuan, alangkah baiknya untuk dapat meningkatkan ilmu sehingga hal ini sangat memengaruhi seseorang untuk dapat produktif atau tidak dalam pekerjaannya.
2. Keterampilan
Faktor kedua yaitu keterampilan yang dapat diartikan sebagai penguasaan seseorang dalam suatu bidang tertentu yang berkaitan dengan keterampilan yang dimilikinya. Hal ini dapat sejalan dengan pengetahuan, ketika seseorang memiliki pengetahuan maka individu tersebut akan belajar untuk mempraktikkan ilmu yang dimilikinya sehingga lambat laun dapat menguasai suatu bidang keterampilan dalam menunjang pekerjaannya.
Sebagai contoh, seorang karyawan yang bekerja sebagai administrasi perkantoran dalam bekerja membutuhkan kemampuan untuk mengolah data sehingga Ia dapat mengasah keterampilannya dalam mengoperasikan Microsoft excel untuk membantu menunjang pekerjaannya dengan rumus-rumus yang memudahkan pekerjaannya. Hal inilah yang dapat membantu individu untuk lebih produktif dalam pekerjaanya.
BACA JUGA: Mengembangkan Kurikulum Pembelajaran Mandiri: Inovatif dan Dinamis
3. Kemampuan
Faktor ini berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan. Singkatnya adalah ketika seseorang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang baik maka dapat mendukung faktor kemampuan yang baik pula. Oleh sebab itu, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki harus dapat direalisiasikan sehingga dapat meningkatkan kemampuan seseorang.
Anggap saja seorang individu di awal karirnya sebagai seorang penulis masih kesulitan untuk menyusun kata demi kata namun dengan tekad yang kuat untuk terus belajar maka individu itu akan lebih terlatih hingga akhirnya mampu untuk menghasilkan karya tulisnya yang lebih baik.
4. Sikap
Faktor sikap yaitu ketika individu mampu untuk menyikapi bidang kerja yang dijalankannya. Ketika individu bekerja dengan sepenuh hati dan mencintai pekerjaannya, bukan tidak mungkin Ia akan menjadi orang produktif karena beranggapan positif terhadap aktivitas yang dilakukannya.Oleh sebab itu, sikap ini sangat diperlukan sehingga dapat menguntungkan individu dalam bekerja meningkatkan produktivitasnya.
5. Perilaku
Seseorang dapat dikatakan produktif salah satu faktornya yaitu perilaku yang ditampilkannya kepada orang. Perilaku ini akan terlihat saat individu menghadapi persoalan yang terjadi dalam lingkungan kerjanya.
Saat individu tersebut berperilaku positif, gangguan apapun yang dialaminya dalam kehidupan seperti masalah keluarga, relationship, tidak akan mengganggu aktivitasnya sehingga akan tetap produktif dalam bekerja.
6. Usia produktif
Faktor terakhir yang membuat seseorang dapat produktif yaitu berkaitan dengan usia. Orang-orang yang masuk kategori produktif berdasarkan rentang usia yaitu 15 hingga 64 tahun sedangkan individu yang termasuk usia tidak produktif berada di rentang usia diatas 65 tahun. Maka, karyawan akan pensiun karena memasuki usia tidak produktif karena faktor ini akan dapat berpengaruh terhadap kinerja instansi tersebut.
Enam faktor diatas semoga dapat bermanfaat serta menjadi pemahaman dan menyadarkan individu untuk lebih produktif lagi dalam bekerja terutama bagi kategori usia yang masuk kategori produktif.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tergulung Doomscrolling, Ketika Layar Jadi Sumber Cemas
-
Tersesat di Usia Muda, Mengurai Krisis Makna di Tengah Quarter Life Crisis
-
Fame Cafe Jambi: Suasana Santai, Rasa Juara, Bikin Tak Mau Pulang
-
Terjebak dalam Kritik Diri, Saat Pikiran Jadi Lawan Terberat
-
Takut Dinilai Buruk, Penjara Tak Terlihat di Era Media Sosial
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Vivo V70 Resmi Hadir: Upgrade Kecil yang Terasa Lebih Flagship
-
4 Cleansing Foam Baking Soda yang Ampuh Angkat Kotoran hingga ke Dalam Pori
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
-
Review Motorola Razr 60: HP Lipat Murah dengan Konsep Unik
-
5 Minuman Alami Penurun Kolesterol usai Santap Lemak Lebaran
Terkini
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia