Siapa yang tidak mengenal biskuit Khong Guan? Ya, biskuit legend ini sudah jadi tradisi yang tidak bisa dipisahkan saat Lebaran. Biskuit dengan kaleng khas warna merah itu memang tidak pernah absen saat lebaran. Meskipun, isi kaleng itu tidak selalu biskuit, namun terkadang adalah rengginang.
Namun, tahukah jika biskuit Khong Guan juga menyimpan fakta menarik yang sayang untuk dilewatkan. Penasaran, apa saja? Simak ulasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Berasal dari Singapura
Biskuit legend ini ternyata berasal dari Singapura. Setelah terkenal di negeri Jiran, Biskuit Khong Guan ini kemudian melebarkan sayap hingga mendirikan pabrik di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina.
Bahkan, produsen Khong Guan yaitu Khong Guan Biscuit Factory (Singapore) Limited sudah berdiri sejak tahun 1947.
2. Hadir di era perjuangan Indonesia
Melansir dari guide.com, biskuit Khong Guan sudah populer sejak masa kemerdekaan yang penuh perjuangan. Konflik kepentingan terjadi di berbagai lokasi, dan membuat masyarakat harus berjuang melawan saudaranya sendiri.
Hal inilah yang mungkin membuatnya identik dengan perayaan yang lebaran. Apalagi, harga yang dipasarkan dulu cukup terjangkau dan banyak rumah yang menjadikannya sajian wajib saat lebaran.
3. Diciptakan oleh kakak beradik
Meskipun, Khong Guan berasal dari Singapura, penciptanya adalah kakak beradik asal Fujian, Tiongkok. Chew Choo Keng dan Chew Choo Han merupakan imigran yang bekerja di pabrik biskuit Singapura untuk menghidupi keluarganya di kampung. Kemudian, saat Jepang menginvasi Singapura, mereka mengungsi ke Perak, Malaysia.
BACA JUGA: 4 Zodiak yang Mengalami Ketergantungan atau Kodependen dalam Hubungan Asmara
Saat di Malaysia pun, Keng dan Han juga membuat biskuit sampai persediaan tepung dan gula habis. Lalu, membuat serta menjual garam dan sabun untuk bertahan hidup.
Setelah Jepang mundur, mereka kembali lagi ke Singapura dan menjual biskuit buatan sendiri. Hingga, suatu hari Han menemukan mesin pembuat biskuit yang sudah rusak dari pabrik tempat mereka bekerja dulu.
Kemudian, ia menciptakan lini produksi biskuit semiotomatis dengan rantai sepeda. Mesin itu pun menggerakkan biskuit dengan sistem konveyor melalui oven bata yang telah diakali.
4. Kaleng tidak pernah berubah
Kaleng Khong Guan selalu khas dengan bentuk kotak dan berwarna merah. Selain itu ada gambar ibu beserta dua orang anaknya di meja makan sedang menyantap biskuit.
Meskipun begitu, Khong Guan juga kini hadir dalam bentuk lebih ekonomis yaitu kaleng bundar kecil dengan warna merah dan gambar ciri khasnya.
5. Teori gambar dalam kaleng yang cukup fenomenal
Ada satu pertanyaan yang cukup fenomenal mengenai gambar di kaleng biskuit Khong Guan tersebut. Dimanakah sosok sangat ayah?
Walaupun terlihat tidak ada yang jangga dan keluarga yang harmonis. Gambar tersebut hanya menampilkan seorang ibu dengan bocah laki-laki dan perempuan berada di meja, menyantap kue.
Banyak teori pun bermunculan, ada yang mengatakan yatim dan lain-lain. Namun, sang ayahlah yang sedang memotret keluarga tersebut.
6. Gambar di lukis oleh orang Indonesia
Gambar Ilustrasi dalam kaleng Khong Guan ternyata dilukis oleh Bernardus Prasodjo, Pelukis gambar kemasan produk makanan yang terkenal di Indonesia. Tak hanya Khong Guan, ia juga membuat gambar dari kemasan berbagai merek seperti Monde, Nissin Wafer, dan logo Sirup Marjan.
7. Kode Intelejen untuk pasukan rahasia KGB Rusia
Nama merk biskuit satu ini ternyata dikaitkan dengan KGB, Dinas Rahasia Rusia. Khong Guan Biscuit (KGB) digunakan intelijen Indonesia pada era 60an untuk menyebut KGB dinas rahasia Rusia, seperti yang dilansir dari twitter @WOWFAKTA.
8. Tidak selalu berisi biskuit
Orang Indonesia memang gemar menggunakan kembali barang yang telah digunakan. Kaleng Biskuit Khong Guan pun juga tidak luput digunakan kembali. Alhasil, terkadang bukan biskuit yang ada di dalamnya melainkan makanan lain, seperti rengginang.
Itulah delapan fakta menarik tentang biskuit Khong Guan, jajanan legend khas lebaran.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam saat Libur Lebaran di Pantai Garut
-
Pantas Berkah, Detail Uang THR yang Diberi Ayu Ting Ting ke Warga Terungkap
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2025? Ini Prediksi dan Jadwal One Way Libur Idul Fitri
-
Harga Tiket Kapal Bakauheni-Merak untuk Mobil Selama Libur Idul Fitri 2025, Ini Cara Pesannya
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop