Manusia merupakan makhluk sosial yang tak dapat hidup sendiri. Kondisi itulah yang membuat seseorang kerap kali memiliki hubungan dengan orang lain. Ikatan dengan orang lain dikenal juga dengan hubungan atau relationship. Relationship ini tentu tak memiliki arti yang sempit, seseorang bisa saja memiliki hubungan kepada orang lain secara romantis maupun non romantis. Jenis relationsip ini bisa terjadi pada aspek keluarga, pasangan, teman, hubungan kerja, seksual, maupun hubungan situasional.
Namun, dalam tulisan ini relationship akan lebih mengarah pada hubungan kepada pasangan. Namun ada saja relationship justru berakibat terjadi perpisahan. Hubungan pada pasangan bisa saja kandas dan berantakan yang disebabkan karena faktor tertentu. Untuk itulah penting kiranya mengenali motif yang dapat merusak suatu hubungan.
Mengingat hubungan atau relationship pada pasangan itu mestinya bisa dijaga dan selalu diwarnai dengan nuansa kebahagiaan. Tapi, namanya juga manusia biasa, menjaga hubungan untuk selamanya akan terus romantis tak selamanya bisa terjamin. Bukan berarti pula saat relationship terganggu malah tinggal diam dan membiarkan hubungan bisa berefek negatif yang berkepanjangan.
Untuk itulah, penting kiranya untuk mengetahui hal apa saja yang dapat membunuh relationship seperti disadur dari akun instagram @satupersenofficial.
1. Criticism
Maksudnya menyalahkan pasangan tanpa melihat situasi lebih mendalam. “Bisa-bisanya gak kabarin, padahal gue nungguin kabar lho dari tadi, dasar egois.” Jika hal seperti ini terus dilakukan bisa saja akan merusak suatu hubungan karena langsung menyalahkan pasangan secara sepihak. Kamu mestinya gak boleh langsung menjustifikasi dengan pikiran negatif, tetapi kamu perlu penjelasan yang mendalam dan mestinya semua bisa saling memahami.
BACA JUGA: Jangan Diremehkan, Inilah 5 Skill Dasar yang Harus Dikuasai Pekerja
2. Contempt
Penghinaan secara kasar yang merendahkan orang lain. “Dasar gak becus, gue malu punya pacar kayak lho.” Jelas kata-kata seperti ini juga tak patut dilontarkan kepada pasangan jika masih menginginkan hubungan bisa awet. Kamu harus menyadari bahwa pasangan kamu itu juga memiliki perasaan yang mesti dijaga, kalaupun merasa kesal terhadapnya mestinya ditegur dengan cara yang beretika.
3. Defensiveness
Merasa paling benar. Selalu punya alasan buat membela diri, kadang sampai memutarbalikan fakta. “Siapa suruh janjiannya pas jam macet, ya wajarlah gue telat.” Tidak terbuka dan egois terhadap suatu hubungan juga tak bisa membuat bisa langgeng. Karena tentu akan sulit jika satu pihak terus yang menanggung kesalahan meskipuan bukan dia yang melakukannya. Artinya merasa benar sendiri dalam suatu hubungan tentu tak akan dapat menciptakan hubungan yang harmonis dan bahagia.
4. Stonewalling
Sengaja berdiam dan bertingkah gak peduli ketika ada konflik. Bersikap pasif saat ada konflik juga tak baik dalam hubungan, apalagi konflik itu terjadi yang disebabkan karena keduanya, mestinya saat ada konflik itu diselesaikan secara bersama-sama demi kebahagian bersama.
Nah, itulah empat hal yang dapat membunuh relationship. Hal yang bisa dilakukan untuk menghindari empat hal tersebut dengan menghindari menyalahkan, cobalah mengapresiasi hal kecil, belajar bertanggungjawab, dan dan bicarakan kalau memang lagi butuh waktu sendiri jangan malah tiba-tiba diam.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
Tecno Pova 8 5G Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony
-
5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah
-
Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?
Terkini
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
Underemployment: Saat Keringat Sarjana Cuma Jadi Angka Formal
-
Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?
-
Naturalisasi Pemain Sepak Bola: Proses Kemenangan atau Kesalahan Berulang?
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?