orang tua memang harus dihormati dan disayangi karena mereka yang telah melahirkan kita ke dunia. Setiap orang tua juga memiliki metode tersendiri dalam mendidik anaknya. Maka kita sebagai anak harus menghargai metode yang digunakan oleh orang tua kita sendiri. Namun, hal yang harus kita pahami adalah orang tua juga manusia sama seperti kita yang artinya pasti pernah dan mungkin akan melakukan kesalahan ke depannya. Tidak semua yang dipikirkan oleh orang tua itu benar semuanya.
Pada pembahasan kali ini, saya akan membagikan ilmu yang merupakan hasil pengalaman saya sendiri dalam menghadapi orang tua yang bisa dikatakan menerapkan toxic parenting. Maksudnya adalah cara pengasuhan anak yang kurang tepat meski tujuannya baik. Maka, cara menyikapinya sebagai anak harus baik juga. Mari simak pembahasannya.
1. Bersikap tegas ketika orang tua mulai membandingkan dengan orang lain
Ketika orang tua sudah melihat pencapaian atau suatu hal yang pantas dinilai bagus dari anak orang lain, maka kamu harus bersiap jika orang tuamu akan membandingkanmu dengan anak orang lain. Cara menyikapi dengan baiknya adalah memilih komunikasi yang bisa menegaskan bahwa kamu punya batasan tersendiri dari perbedaan mengenai karakter orang lain.
Mungkin anak orang lain bisa melakukan itu karena sudah memilih jalan itu dan dia berkomitmen atas itu sehingga bisa mencapai goals. Jadi, kamu harus bisa menjelaskan bahwa kamu memiliki jalan sendiri untuk meningkatkan kualitas dirimu. Perlu diperhatikan juga penyampaian intonasi suaramu harus tenang dan tidak cepat agar terkesan berkepala dingin.
2. Mencari momen luang yang tepat untuk menyampaikan pemikiran pribadi
Selanjutnya adalah mengatur timing pas untuk membicarakan masalah dengan orang tua. Jika kamu dan orang tuamu sudah memiliki kesibukan masing-masing seperti kedua orang tuamu kerja dari pagi sampai malam dan kamu juga sibuk kuliah dan aktivitas lainnya di kampus, maka dari kamu sendiri yang harus mencari waktu luang yang di mana orang tuamu sedang santai. Berkomunikasi di saat waktu yang tepat memiliki potensi yang besar orang tua akan lebih memahami keinginanmu.
BACA JUGA: 5 Tips Luwes Berbicara di Depan Umum, Buat Persiapan dan Kenali Audiens!
3. Memahami keinginan orang tua agar mereka bisa memahami keinginan kita juga
Bagi kamu yang kesulitan mendapat sesuatu dari orang tua, maka kamu harus melakukan untuk orang tua terlebih dahulu. Maksudnya adalah melaksanakan kewajiban dahulu, baru meminta hak. Kamu harus proaktif menanyakan seperti apa orang tua ingin perubahan atau peningkatan dari dirimu.
Selama kamu tahu itu masih masuk akal dan bisa menyesuaikan dengan jati dirimu, maka kamu harus melakukan terlebih dahulu. Setelah itu, kamu bisa mencoba dengan sopan untuk meminta orang tua agar memenuhi permintaanmu. Jika masih ditolak, kamu harus sabar dan cari momen lain untuk memintannya.
4. Cari hobi yang bisa membuka keterampilan baru
Cara yang satu ini lebih halus karena membuktikan bahwa kamu tidak banyak bicara dan meminta banyak hal. Kamu menyibukkan diri untuk mencari hobi yang baru untuk membuka potensimu yang baru. Kamu juga harus bisa fokus mengasah keterampilan itu supaya hobimu bisa membuat orang tuamu bangga. Biasanya, orang tua akan berpikir untuk mendukung hobi anaknya yang mana hobinya itu punya prospek yang jelas ke depannya.
Meskipun mereka melakukan toxic parenting, tapi sebenarnya tujuan orang tua itu demi masa depan dan kebahagiaan anaknya. Hanya saja orang tua masih perlu banyak belajar ilmu parenting agar bisa lebih lembut dan tepat sasaran menyesuaikan karakternya. kita sebagai anak harus bisa bersikap dewasa dalam memahami hal itu. Semoga bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!
-
Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
-
Dilema Kelas Menengah: Mapan Entah Kapan, Tapi Checkout Bisa Sekarang
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bibir Makin Cerah dan Fresh! 4 Rekomendasi Lip Tint Mengandung Vitamin C
-
Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian
-
Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
Terkini
-
Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral
-
Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian
-
Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman
-
Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!
-
Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?