Ketika sedang menjalin hubungan tentunya wajar memiliki sikap protektif terhadap pasangan. Malah hal ini perlu dan dapat membuktikan apakah cintanya serius atau sekadar main-main.
Sayangnya, gak sedikit yang bersikap berlebihan hingga over protektif dan akibatnya malah merusak hubungan, lho. Ingin tahu apa saja sisi negatif punya pasangan over protektif? Berikut akan dibahas lebih lanjut.
1. Hubungan jadi gak sehat
Di antara ciri hubungan asmara yang sehat, ialah adanya respek satu sama lain. Termasuk respek terhadap kehidupan pribadi masing-masing, dan ini akan sulit dilakukan oleh pasangan yang over protektif.
Orang yang terlalu protektif biasanya selalu ingin tahu aktivitas pasangannya sehingga kerap bikin pasangan merasa sedang diawasi. Siapa yang bakal betah dengan jalannya hubungan asmara yang tidak sehat seperti ini?
2. Hidup jadi terasa dikekang
Siapa pun pasti gak akan nyaman apabila kehidupannya dibatasi. Hal ini menjadi salah satu risiko saat punya pasangan over protektif.
Biasanya pasangan yang terlalu ingin melindungi justru bersikap sangat mengatur, lho. Badan tambah berat sedikit saja sudah langsung diceramahi dan diatur-atur makanan apa saja yang mesti kamu konsumsi.
Gak hanya itu, pasangan yang over protektif juga kerap memaksakan selera pakaiannya, sehingga kerap bikin kamu gak nyaman dan merasa menjadi orang lain.
3. Tidak ada privasi
Sisi negatif selanjutnya dari memiliki pasangan yang over protektif, adalah kamu bakal sulit memiliki privasi. Umumnya dia akan menuntut akses ke media sosial hingga ponselmu.
Giliran kamu menolak dia akan marah dan tak jarang menuduhmu telah berselingkuh sehingga berusaha menutupi akses ponsel. Padahal, meski punya pasangan nyatanya tetap perlu menghargai privasi masing-masing.
4. Sering cemburu tanpa alasan
Di awal-awal hubungan mungkin kamu merasa terharu memiliki pasangan yang cemburu, karena tandanya dia sayang. Namun, lama-kelamaan bakal risi dan muak juga jika sikap cemburunya sangat berlebihan.
Kamu sering sekali dituduh yang bukan-bukan tanpa alasan. Ini pun termasuk risiko punya pasangan yang over protektif, lho.
Cobalah bicarakan baik-baik dengan pasangan yang over protektif mengenai sikapnya yang berlebihan tersebut. Jika memang tidak kunjung berubah, kamu perlu meninjau kembali, ya, apakah bersamanya membuatmu bahagia atau malah lebih sering tertekan.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Viral Isu Syahnaz dengan Rendy Kjaernett, Ini Ciri-ciri Pasangan Selingkuh
-
Lakukan Hubungan Terlarang, Netizen Sebut Syahnaz Memang Player, Selingkuh Lewat Ojol
-
Respon Bunga Citra Lestari saat Ditanya soal Hubungannya dengan Tiko Aryawardhana
-
Nagita Slavina Bongkar Awal Mula Hubungan Syahnaz dan Jeje: Selingkuh Kan Dulu Awalnya
-
Menurut Terapis, Ini Dia 4 Tanda Pasangan Selingkuh yang Harus Diwaspadai
Lifestyle
-
5 Pilihan Spray Serum Bi-phase untuk Hasil Wajah Sehat dan Bercahaya
-
5 Rekomendasi Body Lotion dengan Kandungan Retinol untuk Cegah Penuaan Dini
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!
-
4 Sunscreen Peptide, Bikin Kulit Plumpy dan Terhidrasi Sepanjang Hari!
-
5 Sampo Berbahan Tea Tree Oil untuk Rambut Berketombe, Gatal-gatal Lenyap
Terkini
-
Novel Padang Bulan: Antara Cinta dan Mimpi yang Sama-sama Harus Dikejar
-
Lindungi Hak sebagai Artis, EXO-CBX Ajukan Pemutusan Kontrak dengan INB100
-
Koleksi Wajah di Tas Ayah
-
The Rose Umumkan Rencana 2026: Album Baru, Tur Dunia, Hiatus Pasca-Tur
-
Side Hustle Bukan Gila Kerja, Tapi Perjuangkan Pekerja UMR untuk Bertahan