Setiap karyawan pasti mendambakan bisa bekerja di tempat yang senyaman mungkin. Nyaman dari segi gaji, lingkungan kerja, hingga pembagian tugas yang sesuai dengan posisi masing-masing.
Sayangnya, terkadang harapan tidak sesuai realitas. Fakta di lapangan gak jarang karyawan menjadi tidak kerasan akibat bekerja di perusahaan yang tidak respek terhadap para pekerjanya.
Lantas, seperti apa ciri perusahaan yang tidak menghargai karyawan? Berikut akan diulas lebih jauh.
1. Target elit, promosi sulit
Semua orang pasti menginginkan kondisi yang lebih baik, tak terkecuali dalam jenjang karier. Tentunya kamu mau, dong, memiliki jenjang karier yang jelas? Hal inilah yang menjadi pendorong semangatmu untuk bekerja keras meraih target sesulit apa pun itu.
Sayangnya, sudah banyak kontribusi serta pencapaian yang kamu beri tapi tanda-tanda promosi belum juga terlihat hilalnya. Kondisi ini bisa menjadi tanda kalau perusahaan tidak menghargai karyawannya, lho.
2. Pendapatmu tidak pernah digubris
Di antara ciri leader yang baik, yaitu mampu mengakomodasi berbagai masukan dari bawahannya dan mendorong mereka untuk inisiatif menyampaikan ide-ide yang bisa bermanfaat bagi perusahaan. Sayangnya, gak semua pemimpin bisa seperti itu.
Ada saja pemimpin perusahaan yang lebih mengutamakan pendapatnya sendiri, sehingga pendapat dari karyawannya gak digubris. Yang bikin kamu frustrasi, sering kali pendapatnya itu bikin masalah yang akhirnya membuat kamu dan rekan kerja lain jadi sulit dan mesti membereskannya.
3. Trust issue
Gak cuma hubungan aja, lho, yang sering mengalami masalah trust issue. Hubungan bos-karyawan pun kerap dihantui persoalan kepercayaan yang bisa membuat pekerja jadi gak kerasan, dan hal ini sebenarnya bisa jadi indikator kalau kamu gak dihargai perusahaan atau pimpinan.
Misalnya saja, selama ini performa yang kamu berikan selalu terbaik dan maksimal. Namun, hingga sekarang kalau ada apa-apa selalu atasan sendiri yang handle.
Padahal, sebenarnya kamu mampu dan berharap bisa menanganinya sendiri. Nah, bisa jadi perusahaan gak memercayai sehingga selalu harus atasanmu yang diberikan tanggung jawab.
4. Beban pekerjaan berat tapi tak sesuai dengan gaji
Indikator paling kentara untuk mengetahui perusahaan menghargai karyawannya atau tidak bisa dilihat dari gaji. Kalau beban kerjamu berat tapi bayarannya tidak setimpal tandanya perusahaan menganggap remeh jerih payahmu, makanya dibayar murah.
Itu tadi beberapa ciri perusahaan yang tidak menghargai karyawan. Gimana, kalau bertemu situasi tadi apakah yakin masih mau bertahan?
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Tasyi Athasyia Tak Dibela Keluarga saat Tertimpa Masalah dengan eks Karyawan, Suami: Kayak Rasulullah
-
Beda Sikap Tasyi Athasyia dan Fuji ke Karyawan Jadi Gunjingan: Gak Heran Rezekinya Ngalir Terus
-
Tersandung Kasus Tidak Bayar Gaji Karyawan, Suami Samakan Tasyi Athasyia dengan Rasulullah
-
Tasyi Athasyia Bekali-kali Potong Pertanyaan Wartawan Tuai Pro Kontra Netizen
-
Gelar Konferensi Pers, Cara Bicara Tasyi Athasyia Dinilai Angkuh Ucapan Wartawan Sempat Dipotong
Lifestyle
-
Sat Set Tapi Modis, Intip 4 Daily Outfit ala Lisa BLACKPINK Buat Hangout!
-
Tahun Baru Agensi Baru! Nam Joo Hyuk Resmi Bergabung dengan FABLE COMPANY
-
4 OOTD Street Style Edgy ala Martin CORTIS, Biar Gaya Makin Berkarakter!
-
Lenovo Legion 7i Gen 10: Laptop Gaming Tipis yang Performanya Ngeri
-
Cari Tablet Windows Murah? Ini 4 Model yang Paling Cocok Dibeli 2026
Terkini
-
Resmi Berlaku! Babak Baru Penegakan Hukum yang Menghantui Suara Kritis
-
Ulasan Buku Nak, Belajar Soal Uang Adalah Bekal Kehidupan: 4 Tahap Bangun Kekayaan
-
Nama Anak Steffi Zamora Jadi Sorotan, Netizen Kaitkan dengan Laura Anna?
-
Sinopsis Film The Housemaid, ART Terjebak dalam Rahasia Keluarga Kaya
-
Bos Lulusan SD, Pegawainya Sarjana: Benarkah Kuliah Percuma?