Hari raya Idul Adha tentunya menjadi salah satu hari raya yang paling ditunggu oleh umat islam di seluruh dunia. Pada perayaan yang umumnya identik dengan pemotongan hewan kurban seperti kambing, sapi ataupun domba ini memang cukup menjadi salah satu hari besar yang ditunggu oleh umat islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Pada perayaan idul adha atau hari raya Kurban ini tentunya akan banyak ditemui beragam hidangan berbahan dasar daging kurban yang diolah menjadi berbagai macam makanan. Belum lagi dalam 2-4 hari kedepan hidangan serba daging akan sangat sering ditemui dimasak di rumah-rumah. Namun, dibalik perayaan ini tentunya kamu juga perlu memperhatikan konsumsi daging agar tidak berlebihan dan menyebabkan kadar kolestrol meningkat. Berikut merupakan 3 kiat agar kadar kolestrol tetap stabil saat dan setelah merayakan Idul Adha.
1. Tetap Rutin Berolahraga
Salah satu kiat yang paling sederhana agar kadar kolestrol tetap stabil saat perayaan Idul Adha adalah dengan tetap rutin berolahraga. Melansir dari situs halodoc.com, berolahraga secara rutin selama perayaan atau sesudah idul adha dapat menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh. Beberapa jenis olahraga yang dipercaya dapat menurunkan kadar kolestrol berlebih antara lain, berenang, bersepeda, lari/jogging dan juga Yoga.
Tentunya memulai olahraga tersebut sama seperti olahraga pada umumnya. Kamu cukup berolahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi sesuai dengan keperluan dan daya tahan tubuh. Selain menurunkan kadar kolestrol, berolahraga secara rutin juga dapat menjaga berat badan ideal bagi kamu yang sedang dalam program diet.
2. Mengimbangi Dengan Konsumsi Sayuran
Saat menyantap hidangan idul adha yang didominasi oleh bahan daging-dagingan, pastikan kamu juga mengimbanginya dengan menyantap sayuran sebagai penyeimbang. Melansir dari situs alodokter.com, beberapa sayuran seperi bayam, kangkung dan beberapa sayuran hijau lainnya memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi dan dapat menetralkan kadar kolestrol berlebih dalam tubuh.
Selain itu, bahan makanan lainnya seperti kacang-kacangan, buah-buahan dan beberapa bahan nabati lainnya juga dapat berperan sebagai penetral kadar kolestrol dalam tubuh ketika kamu menyantap hidangan serba daging saat idul adha. Jadi, kamu bisa tetap menyantap makanan tersebut selama dalam batas normal dan diimbangi dengan asupan nutrisi lainnya sebagai penetral.
3. Mengurangi Konsumsi Makanan Berlemak
Hidangan serba daging yang terdapat saat perayaan idul adha tentunya hampir dipastikan memiliki kadar lemak yang cukup tinggi dan dapat memicu peningkatan kadar kolestrol dalam tubuh. Di saat inilah kamu perlu bijak dalam memilah makanan atau hidangan yang dirasa memiliki kadar lemak tinggi. Pastikan kamu tidak berlebihan dalam menyantap hidangan tersebut.
Melansir dari situs halodoc.com, untuk mengakali hal ini kamu bisa pula membuang bagian-bagian berlemak dalam daging tersebut sebelum mengolahnya menjadi hidangan tertentu. Hal ini tentunya dapat menjadi salah satu kiat agar kadar kolestrol dalam tubuh tidak meningkat saat perayaan idul adha.
Nah, itulah beberapa cara agar tubuh kita tetap memiliki kadar kolestrol yang stabil saat dan setelah perayaan Idul Adha. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Puncak Arus Balik Idul Adha Diprediksi Hari Minggu, Waspada Macet di Pelabuhan Merak
-
Arus Balik Iduladha: Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Kendaraan Sejak Sabtu Malam
-
Resep Bumbu Rendang Daging, Nikmat dan Empuk!
-
Momentum Iduladha, Warga Purbalingga Mendadak Jadi Produsen Bakso
-
Gawat! Puluhan Warga Surabaya Keracunan Olahan Daging Kurban: Lemas Rasanya
Lifestyle
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong