Wisata alam memang ampuh dalam usaha menyegarkan diri dari kehidupan kota yang suntuk dan penuh polusi. Udara yang segar dan kaya oksigen, memberikan kesempatan pada paru-paru kita untuk memperoleh udara yang sehat dan berkualitas. Tak hanya itu, mata kita termanjakan oleh hijaunya dedaunan yang rindang dan sejuk dipandang.
Buat kamu yang ingin merasakan wisata alam yang tidak terlalu bikin capek, mengunjungi bukit bisa menjadi opsi alternatif terbaik. Selain akses jalan yang tidak terlalu sulit, banyak spot foto yang cantik abis.
Berikut, 3 bukit yang wajib kamu kunjungi saat ke Malang!
1. Bukit Kuneer
Berada di kawasan Wisata Agro Wonosari, kamu bisa mengunjungi bukit ini setelah membayar HTM sebesar Rp15.000 saja. Ada banyak spot yang bisa sekalian kamu hampiri, kalau ke sini kamu tidak perlu khawatir liburanmu bakalan zonk.
Jalannya pun cukup landai dan terbilang mudah. Namun, pastikan gunakan alas kaki yg safety karena jalanan becek dan rawan hujan. Di atas bukit pun ada spot foto seperti jembatan pelangi, rumah pohon, hamparan kebun teh yang cantik, juga infrastruktur yang estetik. Kalau lapar kamu juga bisa mampir ke warung yang ada di sana.
2. Puncak Budug Asu
Seringkali dikira gunung, puncak Budug Asu sebenarnya adalah sebuah bukit. Sering menjadi salah satu destinasi camping, bukit yang berada di lereng Gunung Arjuna ini memang punya panorama yang keren abis.
Jika mulai dihitung perjalanan masuk dari loket, kamu bisa mencapainya sekitar 2-3 jam dengan berjalan santai. Bukit ini terletak di Desa Gunungrejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
3. Taman Langit Gunung Banyak
Taman Langit Gunung Banyak atau lebih dikenal dengan Paralayang bisa menjadi opsi wisata kamu. Hanya dengan membayar Rp20.000 saja, kamu sudah bisa masuk ke Taman Langit yang berada di Gunung Banyak ini. Banyak spot foto yang bisa kamu nikmati di kawasan ini. Kamu juga menyaksikan panorama alam yang indah di atas bukit satu ini.
Nah, sekian ulasan tentang 3 bukit yang wajib kamu kunjungi saat di Malang. Tertarik mengunjunginya?
Baca Juga
-
Belajar dari Krisis 1997: Ketika Rupiah Pernah Terpuruk dan Bangkit Kembali
-
Novel Boulevard of Wedding Dreams: Cara Memaknai Cinta setelah Patah Hati
-
Jangan Menarik Cinta saat Kesepian: Bercermin di Buku Malioboro at Midnight
-
Menambal Luka Masa Kecil di Novel Biantama Karya Carissa Alda
-
Dari Orde Baru ke Reformasi: Kontroversi Barnas dalam Catatan Habibie
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Senjata Pamungkas Samsung? Galaxy Z Trifold Bawa Layar Lipat Tiga
-
4 Padu Padan OOTD Warna Monokrom ala Lee Jae Wook, Buat Gaya Lebih Menawan!
-
Realme C83 5G Resmi Rilis dengan 'Titan Battery' 7000 mAh Harga 2 Jutaan
-
Siap Meluncur! OPPO K14 5G Jadi Jagoan Baru dengan Baterai Badak 7000 mAh
-
Mudik Tanpa Internet? Ini Cara Pakai Google Maps Offline agar Bisa Navigasi
Terkini
-
Vakum 3 Tahun, Jang Geun Suk Diincar Bintangi Drama Baru Berjudul Hyupban
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
Pakai Baju Adat Jawa ke Sekolah, Siswa SMAN 4 Yogyakarta Bangga Kenakan Gagrak
-
Belajar dari Krisis 1997: Ketika Rupiah Pernah Terpuruk dan Bangkit Kembali
-
4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam