Berakhirnya hubungan cinta bukan berarti harus berakhir pula hubungan sebagai teman. Saat sudah benar-benar menerima perpisahan, sebagian orang akan memilih untuk tetap berteman. Namun, tidak jarang hal ini sulit terjadi, terlebih saat muncul tanda belum siap berteman dengan mantan yang cukup jelas.
Bagi sebagian orang, berteman dengan mantan memang bisa menjadi hal yang rumit dan menyakitkan. Sering dianggap sebagai ide buruk, ada kalanya rasa sakit hati yang masih melekat membuat seseorang antipati untuk sekadar bertegur sapa dengan mantan.
Kenali apa saja tanda belum siap berteman dengan mantan yang sering muncul
Tidak perlu buru-buru menjalin pertemanan jika memang lima tanda belum siap berteman dengan mantan berikut ini masih dirasakan. Ada kalanya memutus kontak bisa mempercepat proses move on.
1. Masih ada sisa perasaan romantis yang kuat
Jika kamu masih ada sisa perasaan romantis yang kuat pada mantan, tandanya kamu belum benar-benar bisa melepaskan hubungan tersebut. Misalnya ada cemburu, rindu, atau bahkan marah, lebih baik tunda niat menjalin pertemanan dengan mantan sampai perasaan itu memudar sepenuhnya.
Ada rindu untuk bertemu, ada marah atau dendam karena sakit hati, atau cemburu saat mantan punya pasangan lagi, kerap menjadi tanda nyata perasaan romantis belum hilang. Padahal, hubungan pertemanan haruslah sehat dan didasari keinginan untuk saling memberi dukungan dalam kebaikan.
2. Sulit menerima kehadirannya atau malah terlalu baper
Tanda kesiapan berteman dengan mantan yang kurang juga terlihat dari masih sulitnya menerima kehadiran mantan. Rasa permusuhan seolah masih cukup kental kamu rasakan meski mantan sudah berusaha menunjukkan perilaku yang baik dan bersahabat.
Atau kamu malah masih terlalu baper alias terbawa perasaan dengan sikap baik mantan. Ada sisi emosional yang muncul saat berbicara atau berinteraksi dengan mantan. Berteman dalam kondisi seperti ini hanya akan memicu rasa sakit dan menyulitkan proses move on.
3. Kerap bernostalgia secara berlebihan
Jika kamu terus-menerus merenung tentang kenangan indah masa lalu, itu mungkin tanda jika belum bisa melihat mantan sebagai teman karena masih terjebak dalam nostalgia hubungan yang telah berakhir. Ingatan masa lalu yang terlalu kuat tersebut dapat mengganggu kemampuanmu untuk membangun hubungan persahabatan yang sehat.
4. Tergoda berkomunikasi intens dengan mantan
Menjalin komunikasi yang baik dengan mantan memang tidak sepenuhnya salah. Hanya saja jika keinginan berkomunikasi intens seperti saat masih berpacaran terus dirasakan, artinya kamu belum benar-benar siap berteman dengan mantan tanpa niatan untuk balikan.
Kamu seolah belum mampu mengalihkan perasaan dari hubungan romantis pada persahabatan. Jika frekuensinya masih sangat tinggi, lebih baik hindari menjalin hubungan apa pun dengan mantan.
5. Masih terus menunda membuka hati untuk orang baru
Tanda khas belum siap berteman dengan mantan biasanya juga terlihat dari rasa enggan untuk membuka hati pada orang baru. Penundaan menjalin hubungan baru yang terus dipertahankan hanya menunjukkan bahwa kamu belum siap dengan perubahan status saat ini.
Pasalnya, pertemanan dengan mantan seringkali melibatkan perubahan dinamika dalam hubungan dan tidak semua orang dapat dengan mudah menerima kondisi tersebut. Jika merasa sulit menerima perubahan, mungkin lebih baik memberi diri sendiri waktu untuk berproses lebih lanjut.
Menjalin pertemanan dengan mantan adalah keputusan pribadi yang harus dipertimbangkan dengan matang. Jika masih melihat lima belum siap berteman dengan mantan di atas, tidak masalah untuk menunda sementara waktu sampai benar-benar siap. Terkadang, jarak dan waktu adalah kunci untuk menyembuhkan luka hati dan membuka peluang untuk persahabatan yang lebih sehat di masa depan.
Itu dia ulasan mengenai tanda-tanda belum siap berteman dengan mantan yang disadur dari Elitedaily.com dan huffpost.com. Semoga bermanfaat!
Baca Juga
-
Babak Akhir Drama Tumbler Hilang di KRL: Mediasi dan Saling Minta Maaf
-
Peluang Emas! Dua Wakil Muda Indonesia Berebut Tiket Final Syed Modi International 2025
-
Pesannya Masih Relevan, Pidato Hari Guru Nasional 1996 Presiden Soeharto Kembali Viral
-
Bukan Touchscreen atau Chromebook, Guru Cuma Butuh 3 Hal Ini untuk Mendidik
-
Serba-serbi Momen Hari Guru: Disentil Netizen sebagai Hari Wali Kelas
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Biar Nggak Gitu-Gitu Aja, Ini 3 Aktivitas Ngedate Antimainstream di Jogja
-
Tim Kebut Semalam? Ini Tips Belajar Zahid Ibrahim Biar Nggak Gampang Stres!
-
5 Tanda Teman Kamu Quiet Quitting dan Cara Menyikapinya
-
4 Sunscreen Vitamin C Non-Comedogenic untuk Kulit Cerah Tanpa Clogged Pores
-
Tanpa Kalkun pun Bisa, Ini 5 Cara Kamu Merayakan Thanksgiving Versi Lokal
Terkini
-
Sinopsis The Last Wulin, Drama China Dibintangi Jiang Xin dan Gong Zheng
-
Ikut Baper! El Rumi Ungkap Sisi Positif Syifa Hadju yang Bikin Jatuh Hati
-
Sinopsis Zootopia 2, Nick dan Judy Hadapi Misi Baru Menegangkan
-
JAFF Market 2025 Resmi Dibuka: Lebih dari 1.400 Peserta Ramaikan 'Panggung Sinematik' Jogja!
-
Babak Akhir Drama Tumbler Hilang di KRL: Mediasi dan Saling Minta Maaf