Pernah dengar istilah cuti ayah? Masih asing bukan? Selama ini masyarakat Indonesia lebih sering mendengar tentang cuti bagi ibu setelah melahirkan. Pada umumnya seorang ibu yang bekerja mendapatkan jatah cuti selama 3 bulan. Namun, semua kembali pada kebijakan perusahaan.
Manfaat Cuti Ayah
Melansir dari Parentalk.id Selasa (8/8/2023), cuti untuk ayah diterapkan bukannya tanpa alasan. Semua ini di lakukan untuk meningkatkan kesejahtaraan dalam keluarga. Secara lebih terperinci, inilah manfaat cuti ayah:
- Cuti selama beberapa minggu atau bulan dapat mendorong ikatan orang tua dan anak.
- Meningkatkan kesetaraan gender di lingkungan rumah dan kantor.
- Ayah dapat mendukung dan membantu kegiatan ibu menyusui.
- Memastikan ayah ikut bertanggung jawab dalam pengasuhan anak.
- Memperkuat hubungan dengan pasangan dalam menjalani peran baru sebagai ibu dan ayah.
Cuti Ayah di Berbagai Negara
Sebenarnya, cuti ayah bukanlah hal yang baru. Di beberapa negara lain sudah diberlakukan hal ini. Penasaran? Yuk simak 6 negara yang memberlakukan cuti ayah.
1. Jepang
Jepang mengalami krisis pertumbuhan penduduk. Di sana, ayah akan mendapatkan cuti sepanjang 30 minggu dengan ketentuan selama 180 hari pertama, ayah tetap dibayar 67% dari gaji tanpa pajak. Kemudian, selama sisa cuti, dibayar 50% dari gaji.
2. Korea Selatan
Meskipun Korea Selatan terkenal dengan penduduknya yang gila kerja, namun negara memberikan jatah cuti ayah selama15 minggu. Cuti ayah mulai diperkenalkan pada tahun 2007. Akan tetapi, hanya sedikit ayah yang mengambil cuti karena khawatir dengan kelanjutan karirnya.
3. Singapura
Sejumlah perusahaan di Singapura menggandakan masa cuti ayah yang berbayar dari dua minggu menjadi empat minggu. Berarti setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda mengenai cuti ayah.
4. Swedia
Di negara ini memiliki kebijakan bahwa ayah mendapatkan cuti selama 11 minggu atau setidaknya mendapat cuti maksimal 90 hari. Selama 10 hari pertama, ayah mendapat 78% gaji.
5. Finlandia
Ayah akan mendapatkan jatah cuti selama 7 minggu atau setara dengan 54 hari kerja. Menariknya, ayah tidak boleh cuti bersamaan dengan ibu. Hal ini bertujuan agar ayah juga menjaga anak.
6. Islandia
Hal yang paling menakjubkan tentang negara ini adalah fakta mengenai ayah yang mendapat cuti setengah tahun.
Selama cuti, ayah tetap menerima 80% dari penghasilannya.
Apakah Indonesia Mendapatkan Cuti Ayah?
Di Indonesia, cuti ayah masuk dalam RUU KIA yang mempertimbangkan soal cuti ayah 40 hari. DPR beralasan, pasal tersebut bertujuan demi kesejahteraan ibu dan anak dapat tercapai sesuai dengan tujuan pembangunan nasional. RUU tersebut telah disahkan sejak 30 Juni 2022. Namun, tidak semua perusahaan menerapkannya, sehingga tidak banyak ayah yang mendapatkan cuti ketika istri baru saja melahirkan. Semoga kedepannya segera banyak yang menerapkan ya!
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Moisturizer untuk Base Makeup, Bikin Riasan Lebih Nempel dan Flawless
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
Terkini
-
Voicemails for Isabelle: Sulitnya Melepas Orang yang Telah Tiada
-
Toy Story 5 Angkat Fenomena Screen Time Addiction pada Anak-Anak
-
Mohammad Hatta: Potret Kesederhanaan dan Integritas Sang Proklamator
-
Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Misteri Ritual Kuno yang Mencekam!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala