Dikutip dari unggahan akun instagram @studiodjiwa, Big 5 Personality Traits atau yang biasa dikenal dengan OCEAN ini dikembangkan oleh Robert R. McCrae dan Paul T. Costa, Jr yang merupakan dua psikologi dari Amerika Serikat.
Melalui teori OCEAN ini, kami bisa tahu kelebihan dan kekurangan yang ada dalam dirimu. OCEAN sendiri merupakan singkatan dari Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, dan Neuroticism.
1. Openness
Openness dapat didefinisikan sebagai keterbukaan seseorang terhadap pengalaman atau suatu hal yang baru. Openness kamu tinggi jika kamu bersifat imajinatif dan kreatif, memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, dapat mengekspresikan emosi secara terbuka, serta menyukai aktivitas baru.
Sebaliknya, openness kamu rendah jika kamu kurang suka perubahan, lebih suka keteraturan dan rutinitas, kurang penasaran akan sesuatu, serta jarang mengekspresikan emosi.
2. Conscientiousness
Conscientiousness berhubungan dengan tingkat kehati-hatian kamu ketika sedang melakukan sesuatu. Conscientiousness akan tinggi jika kamu suka keteraturan, teliti dan memiliki kontrol diri yang baik, memiliki disiplin yang tinggi, serta senang memperhatikan hal-hal kecil.
Sebaliknya, Conscientiousness rendah jika kamu kurang suka dengan hal yang terstruktur, senang menunda-nunda pekerjaan, sulit fokus, serta suka terlambat menyelesaikan pekerjaan.
3. Extraversion
Extraversion dapat diartikan sebagai dimensi yang berfokus pada hubunganmu dengan dunia di sekitarmu. Extraversion akan tinggi jika kamu ramah terhadap orang lain, suka menjadi pusat perhatian, senang mengenal orang baru, serta mudah akrab dengan orang lain.
Extraversion akan rendah jika kamu lebih senang menyendiri daripada bersosialisasi, kelelahan setelah bersosialisasi, lebih santai dan fokus pada diri sendiri, serta kurang suka berbasa-basi.
4. Agreeableness
Agreeableness merupakan dimensi yang mencerminkan harmonisasi dengan orang lain. Agreeableness akan tinggi jika kamu penuh empati dan kasih sayang, dapat bekerja sama dengan orang lain, jujur dan tulus, serta senang menolong orang lain.
Agreeableness akan rendah jika kamu kurang bisa percaya kepada orang lain, cenderung cuek dengan sekitarmu, senang meremehkan orang lain, serta sulit memaafkan orang lain.
5. Neuroticism
Neuroticism dapat diartikan sebagai perasaan negatif yang dirasakan. Neuroticism tinggi jika kamu sering khawatir berlebihan, sering cemas dan gugup, mudah merasa marah dan bersikap permusuhan, serta mudah putus asa.
Neuroticism rendah jika kamu cenderung tenang dan tidak takut, stabil secara emosional, serta mampu mengatasi stres dengan baik.
Itulah beberapa hal tentang teori OCEAN, seperti dilansir oleh VeryWellMind, Theories of Personality, Alodokter, dan Sprouts. Kamu termasuk kombinasi yang mana?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Mengubah Kualitas Kerja Karyawan Hybrid dengan Kepemimpinan Empowering
-
Apa Ciri-Ciri NPD? Ramai Dituduhkan ke Baim Wong Usai Diduga Pisahkan Anak dengan Paula Verhoeven
-
Pentingnya Memiliki Prinsip Hidup dalam Buku Menjadi Diri Sendiri
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?